Obat Anticemas (Antiemetic Medications)
Terapi Lini Pertama untuk Mual dan Muntah
Antagonis reseptor dopamin seperti metoclopramide (10-20 mg PO/IV 3-4 kali sehari), prochlorperazine (5-10 mg PO/IV 3-4 kali sehari), atau haloperidol (0.5-2 mg IV/PO setiap 6-8 jam) merupakan pilihan lini pertama untuk pengobatan mual dan muntah pada sebagian besar pasien. 1
Algoritma Pemilihan Obat Lini Pertama:
Untuk mual dan muntah akut (≤7 hari):
- Mulai dengan metoclopramide 10-20 mg PO/IV 3-4 kali sehari sebagai pilihan pertama karena efektivitas dan profil keamanan yang baik 1, 2
- Alternatif: prochlorperazine 10 mg PO/IV setiap 6 jam atau haloperidol 0.5-2 mg setiap 6-8 jam 1, 3
- Untuk mual terkait kecemasan atau antisipasi: lorazepam 0.5-2 mg PO/IV setiap 6 jam 3
Untuk mual dan muntah kronis (≥4 minggu):
- Identifikasi penyebab yang mendasari terlebih dahulu (obstruksi usus, hiperkalsemia, efek obat) 3, 4
- Gunakan antagonis dopamin sebagai terapi awal dengan dosis terjadwal (bukan PRN) selama minimal 1 minggu 1, 2
Pertimbangan Khusus Berdasarkan Konteks:
Mual dan muntah akibat kemoterapi:
- Grade 4 (potensi emetik tinggi): Dexamethasone 20 mg PO + granisetron 1 mg PO + lorazepam 1 mg PO setiap 1-2 jam PRN 3
- Grade 3: Dexamethasone 20 mg PO + ondansetron 16 mg PO 3
- Grade 1-2: Dexamethasone 20 mg PO (opsional) + prochlorperazine 10 mg PO 3
Gastroenteritis viral (rawat jalan):
- Ondansetron 8 mg PO sebagai dosis awal, dapat diulang setiap 8-12 jam sesuai kebutuhan 5
- Untuk anak >4 tahun: ondansetron 0.15 mg/kg (biasanya 4 mg) untuk memfasilitasi rehidrasi oral 5
- Peringatan penting: Ondansetron tidak boleh menggantikan rehidrasi cairan dan elektrolit yang adekuat 5
Terapi Lini Kedua untuk Mual Persisten
Jika mual berlanjut setelah 24-48 jam dengan antagonis dopamin, tambahkan (jangan ganti) antagonis reseptor 5-HT3 seperti ondansetron 4-8 mg IV/PO setiap 8 jam. 1, 2
Strategi Eskalasi Terapi:
Ubah dari dosis PRN menjadi dosis terjadwal selama minimal 1 minggu 1, 2
Tambahkan obat dengan mekanisme berbeda:
Kombinasi tiga mekanisme untuk mual refrakter:
Obstruksi Usus Maligna:
- Octreotide harus digunakan untuk mual dan muntah akibat obstruksi usus yang disebabkan oleh kanker 3
- Tambahkan dexamethasone 2-8 mg IV/PO untuk pasien dengan obstruksi usus atau peningkatan tekanan intrakranial 3, 1
Peringatan dan Kesalahan Umum
Efek Samping yang Harus Diwaspadai:
Antagonis dopamin (metoclopramide, prochlorperazine, haloperidol):
- Akathisia dapat berkembang kapan saja dalam 48 jam setelah pemberian 7
- Mengurangi kecepatan infus dapat mengurangi insiden efek samping ini 7
- Dapat diobati dengan diphenhydramine IV 7
- Reaksi distonik juga mungkin terjadi 8
Ondansetron:
- Dapat menyebabkan konstipasi yang dapat memperburuk mual jika tidak ditangani 1
- Dapat meningkatkan volume/diare tinja pada beberapa pasien 5
- Hanya boleh diberikan setelah pasien terhidrasi dengan adekuat 5
Promethazine:
- Lebih menyebabkan sedasi dibandingkan agen lain 7
- Berpotensi menyebabkan kerusakan vaskular saat pemberian intravena 7
- Dapat menjadi pilihan yang sesuai ketika sedasi diinginkan 7
Kesalahan yang Harus Dihindari:
- Jangan menggunakan antihistamin generasi pertama seperti diphenhydramine untuk mual karena dapat memperburuk hipotensi, takikardia, dan sedasi 1
- Jangan hanya mengulangi dosis ondansetron terlalu cepat tanpa menambahkan agen dengan mekanisme berbeda 1, 2
- Jangan mengabaikan penyebab lain yang dapat diobati seperti konstipasi, gangguan elektrolit, atau dehidrasi sebelum meningkatkan terapi antiemetik 1, 2
- Jangan menggunakan hanya satu kelas antiemetik ketika pendekatan kombinasi yang menargetkan jalur berbeda mungkin lebih efektif 2
Profilaksis untuk Pasien Berisiko:
- Untuk pasien dengan riwayat mual akibat obat sebelumnya, pengobatan profilaksis dengan antiemetik sangat dianjurkan sebelum memulai obat yang berpotensi menyebabkan mual 2
- Untuk mual antisipasi (terkait kecemasan): lorazepam 1 mg PO pada malam hari sebelum kemoterapi dan 1 mg pada pagi hari kemoterapi 3
Pilihan Terapi Lanjutan
Jika kombinasi di atas gagal setelah 24-48 jam, pertimbangkan: