How can a patient with difficulty passing gas be managed?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 18, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Tips Agar Pasien Bisa Flatus

Mobilisasi dini adalah intervensi paling penting untuk merangsang fungsi usus dan membantu pasien mengeluarkan flatus, terutama pada kondisi ileus pasca operasi. 1

Intervensi Non-Farmakologis (Prioritas Utama)

Mobilisasi dan Positioning

  • Mobilisasi dini harus dimulai sesegera mungkin untuk merangsang fungsi usus dan mencegah ileus yang berkepanjangan 1
  • Posisikan pasien dalam posisi tegak atau semi-fowler untuk memfasilitasi pergerakan gas melalui saluran cerna 2
  • Ambulasi bertahap sesuai kondisi pasien dapat meningkatkan motilitas usus 1

Modifikasi Diet

  • Diet rendah karbohidrat yang difermentasi dapat mengurangi produksi gas berlebihan pada pasien dengan flatus eksesif 3, 4
  • Hindari makanan yang tinggi laktosa dan produk gandum yang dapat meningkatkan fermentasi bakteri di kolon 3
  • Diet rendah serat ("fiber-free") dapat mengurangi produksi gas fermentasi (H2 dan CO2) secara signifikan, dari median 705 ml/24 jam menjadi 214 ml/24 jam 5
  • Asupan serat yang tinggi (>24-28 g/hari) berkorelasi dengan peningkatan emisi flatus 6

Manajemen Farmakologis

Simethicone

  • Simethicone dapat digunakan untuk mengurangi tekanan dan kembung yang umumnya disebut sebagai gas 7
  • Obat ini bekerja dengan memecah gelembung gas di saluran cerna 7

Analgesik Non-Opioid

  • Hindari atau kurangi penggunaan opioid karena merupakan penyebab utama ileus paralitik melalui efek inhibisi pada motilitas usus 1
  • Pertimbangkan analgesia epidural torakal yang dapat mengurangi risiko ileus pasca operasi secara signifikan dibandingkan analgesia opioid sistemik 1

Obat-obatan yang Harus Dihindari

  • Hindari obat antikolinergik yang dapat menyebabkan dismotilitas berat 1
  • Obat lain yang dapat memperburuk ileus termasuk clozapine, baclofen, phenytoin, dan verapamil 1

Manajemen Kondisi Spesifik

Ileus Pasca Operasi

  • Hindari overload cairan karena dapat memperburuk edema usus dan memperpanjang ileus 1
  • Pendekatan laparoskopi menghasilkan ileus yang lebih ringan dibandingkan prosedur terbuka 1
  • Dekompresi nasogastrik atau gastrostomi dapat dipertimbangkan untuk kasus muntah persisten atau distensi gaster 1

Gangguan Elektrolit

  • Koreksi hipokalemia dan hipomagnesemia yang dapat menyebabkan ileus paralitik 1
  • Monitor dan koreksi gangguan metabolik lainnya seperti hipotiroidisme 1

Monitoring dan Evaluasi

Pemantauan Tekanan Intra-Abdominal

  • Monitor tekanan intra-abdominal, terutama jika melebihi 15 mmHg, untuk mencegah komplikasi seperti sindrom kompartemen abdominal 1

Pola Flatus Normal

  • Flatus normal berkisar 7-13 kali per hari untuk wanita dan hingga 12-13 kali per hari untuk pria 3, 6
  • Volume flatus normal berkisar 476-1491 ml per 24 jam (median 705 ml) 5
  • Produksi flatus lebih besar setelah makan dibandingkan waktu lain 5

Peringatan Penting

Kontraindikasi Penggunaan Rectal Tube

  • Rectal tube TIDAK direkomendasikan sebagai terapi standar untuk ileus paralitik dan tidak boleh digunakan secara rutin untuk ekspulsi feses dan udara 1
  • Fokus pada tindakan konservatif, dekompresi gaster bila perlu, dan pengobatan penyebab yang mendasari 1

Red Flags yang Memerlukan Evaluasi Lebih Lanjut

  • Distensi abdomen progresif dengan tekanan intra-abdominal >15 mmHg 1
  • Muntah persisten yang memerlukan dekompresi nasogastrik 1
  • Tanda-tanda obstruksi usus, iskemia mesenterika, atau peritonitis yang memerlukan evaluasi bedah 1
  • Pasien dengan sepsis atau respons inflamasi sistemik berat 1

References

Guideline

Paralytic Ileus Causes and Management

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Emergency Management for Patient with Pulmonary Edema and Respiratory Distress

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Follow-up of a flatulent patient.

Digestive diseases and sciences, 1979

Research

Bloating and intestinal gas.

Current treatment options in gastroenterology, 2005

Research

Flatus emission patterns and fibre intake.

The European journal of surgery. Supplement. : = Acta chirurgica. Supplement, 1998

Related Questions

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.