Remisi Diabetes Tipe 2Melalui Perubahan Pola Makan
Program diet pengganti total (total diet replacement) dengan kalori sangat rendah adalah pendekatan paling efektif untuk mencapai remisi diabetes tipe 2, dengan tingkat remisi hingga 61% pada 1 tahun, jauh lebih tinggi dibandingkan diet berbasis makanan biasa. 1
Pendekatan Diet Paling Efektif untuk Remisi
Diet Pengganti Total (Total Diet Replacement - TDR)
- TDR menggunakan formula pengganti makanan dengan asupan 400-500 kkal/hari selama 8-12 minggu mencapai tingkat remisi tertinggi (median 54%, rentang 46-61%) dibandingkan perawatan standar (4-12%). 1
- Studi DiRECT menunjukkan remisi 46% pada 1 tahun dan 36% pada 2 tahun dengan penurunan berat badan rata-rata 10 kg. 1
- Studi DIADEM-I melaporkan remisi 61% pada 1 tahun dengan penurunan berat badan 12 kg. 1
- Tingkat kepastian bukti: GRADE TINGGI - ini adalah bukti terkuat yang tersedia. 1
Pengganti Makanan Formula (Meal Replacement)
- Pengganti makanan untuk sarapan dan makan siang (1200-1800 kkal/hari) mencapai remisi 11% pada 1 tahun dibandingkan 2% pada kelompok kontrol. 1
- Penurunan berat badan 2.4 kg lebih besar dibandingkan diet kontrol selama 12-52 minggu. 1
- Tingkat kepastian bukti: GRADE SEDANG. 1
Diet Mediterania
- Diet Mediterania mencapai remisi 15% pada 1 tahun dibandingkan 4% pada diet rendah lemak. 1
- Memerlukan penurunan berat badan sekitar 8 kg untuk efektif pada pasien dengan durasi diabetes lebih lama. 2
- Tingkat kepastian bukti: GRADE RENDAH karena ukuran sampel kecil. 1
Diet Rendah Karbohidrat
- Bukti menunjukkan diet rendah karbohidrat TIDAK lebih baik untuk penurunan berat badan dibandingkan diet tinggi karbohidrat/rendah lemak. 1
- Tingkat remisi 20% dilaporkan, tetapi dengan risiko bias serius dan kepastian bukti GRADE SANGAT RENDAH. 1
- Dapat mencapai euglikemia tanpa penurunan berat badan, tetapi ini merupakan "keadaan mitigasi" bukan remisi sejati, dan hanya bertahan selama pembatasan karbohidrat dipertahankan. 3
Prediktor Kunci Remisi
Penurunan Berat Badan
- Penurunan berat badan >10-15 kg adalah prediktor paling signifikan untuk remisi, terlepas dari jenis diet. 1
- Remisi terjadi pada 70-80% pasien yang mempertahankan penurunan berat badan >10 kg selama 2 tahun. 1
- Penurunan berat badan menghilangkan lemak ektopik dari hati dan pankreas, memulihkan sensitivitas insulin dan sekresi insulin fase pertama. 1
Durasi Diabetes
- Remisi paling mungkin terjadi pada diabetes durasi pendek (<2 tahun). 1
- Tingkat remisi hingga 75% dilaporkan pada pasien dengan diabetes baru didiagnosis atau <2 tahun. 1
- Pasien dengan durasi diabetes >2 tahun memerlukan penurunan berat badan lebih besar dan kombinasi dengan diet berbasis tanaman. 2
Kapasitas Sel Beta
- Pemulihan respons insulin fase pertama diperlukan untuk remisi yang bertahan lama. 4
- Ini menjadi kurang mungkin seiring progresi diabetes. 4
Rekomendasi Makanan Spesifik
Meskipun pertanyaan menyebutkan berbagai jenis makanan (nasi merah, protein, lemak sehat, sayuran, buah), bukti terkuat menunjukkan bahwa komposisi makronutrien spesifik TIDAK sepenting total kalori dan penurunan berat badan yang dicapai. 1
Makanan yang Dapat Dipertimbangkan:
- Karbohidrat kompleks: Nasi merah, gandum utuh, oatmeal dapat digunakan, tetapi total kalori lebih penting daripada jenis karbohidrat. 1
- Protein: Sumber protein nabati mungkin mendukung remisi dengan penurunan berat badan lebih sedikit dibandingkan diet rendah kalori atau rendah karbohidrat. 2
- Sayuran: Sayuran non-tepung dalam jumlah banyak direkomendasikan dalam semua pendekatan diet. 1
- Lemak: Diet tinggi asam lemak tak jenuh tunggal, vegetarian, dan indeks glikemik rendah menunjukkan perbedaan minimal (0.3-2 kg) atau tidak ada perbedaan dari diet kontrol. 1
Peringatan Penting
Risiko dan Kontraindikasi
- Ketoasidosis metabolik adalah bahaya dengan diet ketogenik, terutama pada pasien yang menggunakan inhibitor SGLT2. 1
- Penghindaran lemak ekstrem dapat memicu kolelitiasis. 1
- Asupan protein tinggi dikaitkan dengan penyakit ginjal dalam beberapa studi observasional. 1
Definisi Remisi
- Remisi didefinisikan sebagai HbA1c <48 mmol/mol (<6.5%) atau glukosa puasa <7 mmol/l tanpa obat penurun glukosa. 1
- Konfirmasi selama 3-12 bulan berturut-turut diperlukan. 1
- Banyak pasien dalam remisi tetap berada dalam rentang pra-diabetes (HbA1c 42-48 mmol/mol), di mana risiko penyakit kardiovaskular mulai meningkat. 1
Pemeliharaan Jangka Panjang
- Kekambuhan kemungkinan terjadi dengan penambahan berat badan kembali. 5
- Sebagian besar bukti terbatas pada 1 tahun atau kurang; data jangka panjang diperlukan. 1
- Tantangan terbesar adalah mempertahankan penurunan berat badan jangka panjang. 5
Algoritma Implementasi Klinis
**Pasien dengan diabetes <2 tahun**: Tawarkan program TDR dengan fase induksi 8-12 minggu (400-500 kkal/hari), diikuti transisi ke makanan biasa dengan target penurunan berat badan >10 kg. 1
Pasien dengan diabetes >2 tahun: Kombinasikan diet berbasis tanaman dengan target penurunan berat badan lebih besar (>10-15 kg), atau pertimbangkan pengganti makanan formula. 2, 5
Pasien yang menolak formula: Diet Mediterania rendah karbohidrat dengan target penurunan berat badan 8 kg dapat dipertimbangkan, meskipun bukti lebih lemah. 2
Semua pasien: Hentikan obat penurun glukosa dengan protokol yang tepat untuk pemantauan dan reintroduksi jika diperlukan. 1