What are the indications for steroid (corticosteroid) use in pregnant patients?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 19, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Indikasi Steroid pada Pasien Hamil

Steroid pada kehamilan diindikasikan terutama untuk maturasi paru janin pada risiko persalinan preterm (24-36 minggu), serta untuk kondisi maternal spesifik seperti asma berat, penyakit autoimun, dan rhinitis alergi yang tidak terkontrol.

Indikasi Utama Steroid Antenatal untuk Janin

Maturasi Paru Janin - Usia Kehamilan 24-33 Minggu

  • Berikan betametason 2 dosis 12 mg intramuskular dengan jarak 24 jam untuk kehamilan tunggal antara 24+0 hingga 33+6 minggu yang berisiko tinggi persalinan preterm dalam 7 hari ke depan 1, 2
  • Indikasi spesifik meliputi: persalinan preterm dengan selaput ketuban utuh dan dilatasi serviks ≥3 cm atau penipisan serviks 75%, ketuban pecah spontan, atau persalinan preterm terencana karena indikasi lain (hipertensi gestasional, preeklampsia, pertumbuhan janin terhambat, oligohidramnion) 1
  • Terapi ini mengurangi mortalitas dan morbiditas neonatal secara signifikan 2

Maturasi Paru Janin - Usia Kehamilan 34-36 Minggu (Late Preterm)

  • Pertimbangkan betametason untuk kehamilan tunggal antara 34+0 hingga 36+6 minggu dengan risiko tinggi persalinan dalam 7 hari dan sebelum 37 minggu 1
  • Kriteria ketat harus dipenuhi: probabilitas tinggi persalinan dalam periode late preterm, bukan hanya kemungkinan rendah 1
  • Kontraindikasi absolut: diabetes melitus pregestasional karena risiko hipoglikemia neonatal yang memburuk 1
  • Manfaat utama adalah pengurangan takipnea transien neonatus, tetapi disertai peningkatan hipoglikemia neonatal (biasanya ringan dan self-limited dalam <24 jam) 1

Indikasi Janin Lainnya

  • Blok jantung janin derajat pertama atau kedua dengan antibodi anti-Ro/SSA dan/atau anti-La/SSB: deksametason 4 mg oral per hari 3
  • Jangan gunakan untuk blok jantung komplit (derajat ketiga) 3

Indikasi Steroid untuk Kondisi Maternal

Steroid Inhalasi/Intranasal (Aman Sepanjang Kehamilan)

  • Lanjutkan kortikosteroid nasal spray (budesonid, flutikason, mometason) untuk rhinitis kronik dan rhinosinusitis selama kehamilan pada dosis yang direkomendasikan 1, 4
  • Budesonid intranasal adalah pilihan preferensi jika memulai terapi baru selama kehamilan (kategori kehamilan B dengan data keamanan ekstensif) 1, 4
  • Jika pasien sudah terkontrol baik dengan kortikosteroid intranasal lain sebelum hamil, wajar untuk melanjutkannya 1, 4
  • Absorpsi sistemik kortikosteroid intranasal modern sangat minimal 1

Steroid Oral untuk Kondisi Maternal

Asma dan Kondisi Respiratori Berat

  • Burst singkat kortikosteroid oral dapat digunakan setelah trimester pertama untuk asma berat atau eksaserbasi, terutama jika mengancam status respiratori maternal 1, 2
  • Risiko asma yang tidak terkontrol melebihi risiko penggunaan steroid oral 1
  • Konsultasikan dengan obstetrician sebelum pemberian 1

Penyakit Reumatik dan Autoimun

  • Lanjutkan prednison dosis rendah jika diperlukan untuk kontrol penyakit 2
  • Turunkan prednison dosis tinggi dengan penambahan obat yang kompatibel dengan kehamilan jika diperlukan 2
  • Jangan hentikan azatioprin, siklosporin, takrolimus, dan prednisolon pada resipien transplantasi hamil 2

Penyakit Hati

  • Prednisolon dianggap risiko rendah selama kehamilan tetapi berhubungan dengan peningkatan risiko celah langit-langit pada penggunaan trimester pertama 2

Pemilihan Jenis Steroid: Prinsip Kritis

Untuk Indikasi Maternal

  • Gunakan prednison atau prednisolon sebagai lini pertama 3, 5
  • Steroid non-fluorinasi (prednison, prednisolon) sebagian besar dimetabolisme sebelum mencapai janin 3
  • Hindari deksametason dan betametason untuk indikasi maternal karena steroid fluorinasi ini melewati plasenta secara ekstensif dan menimbulkan risiko bahaya janin 3

Untuk Indikasi Janin

  • Gunakan deksametason atau betametason karena kemampuannya melewati plasenta adalah mekanisme yang diinginkan 3
  • Untuk maturasi paru: betametason 12 mg IM dua dosis dengan jarak 24 jam 1
  • Untuk blok jantung janin: deksametason 4 mg oral per hari 3

Risiko dan Efek Samping

Risiko Maternal

  • Hiperglikemia dan potensi diabetes gestasional 2, 4
  • Hipertensi dan peningkatan risiko preeklampsia 2, 4, 6
  • Supresi adrenal dengan penggunaan berkepanjangan 2
  • Pasien harus menjalani tes diabetes sebelum penggunaan, terutama jika kursus steroid yang lebih lama dipertimbangkan 1

Risiko Janin/Neonatal

  • Peningkatan risiko sedikit untuk celah bibir dengan atau tanpa celah langit-langit (terutama penggunaan trimester pertama) 1, 2
  • Peningkatan insidensi kelahiran preterm dan bayi berat lahir rendah 1, 2, 6
  • Hipoglikemia neonatal (terutama dengan steroid late preterm) 1
  • Risiko terbesar teratogenisitas adalah penggunaan trimester pertama 1

Risiko Penggunaan Jangka Panjang

  • Penggunaan kortikosteroid jangka panjang dalam kehamilan berhubungan dengan preeklampsia (OR 1.72), ketuban pecah dini preterm (OR 1.63), pielonefritis (OR 4.81), dan tromboemboli vena (OR 2.50) 6
  • Neonatus lebih mungkin mengalami prematuritas (OR 1.51) dan berat badan rendah untuk usia kehamilan (OR 2.10) 6

Peringatan Penting dan Kesalahan Umum

Jangan Berikan Steroid Jika:

  • Probabilitas rendah persalinan sebelum 37 minggu - hindari penggunaan kortikosteroid antenatal untuk maturasi paru janin 1
  • Diabetes melitus pregestasional pada konteks late preterm steroids 1
  • Kehamilan sudah mencapai ≥37 minggu tanpa indikasi maternal spesifik 1

Hindari Kesalahan Ini:

  • Jangan berikan kursus berulang deksametason untuk maturasi paru janin 3
  • Jangan gunakan deksametason ketika prednison/prednisolon cukup untuk pengobatan maternal 3
  • Jangan lanjutkan deksametason lebih dari beberapa minggu untuk blok jantung janin 3
  • Jangan gunakan irigasi budesonid atau tetes nasal kortikosteroid secara off-label selama kehamilan 1
  • Hindari "treatment creep" - pemberian steroid pada pasien yang tidak memenuhi kriteria ketat 7

Menyusui

  • Kortikosteroid oral dianggap kompatibel dengan menyusui 1
  • Prednison atau steroid non-fluorinasi setara <20 mg per hari kompatibel dengan menyusui 2
  • Sangat sedikit kortikosteroid yang dikonsumsi ibu masuk ke ASI 8
  • Kortikosteroid lain telah digunakan secara ekstensif selama menyusui tanpa bukti efek merugikan 3

Konseling Pasien

Pasien yang berisiko persalinan late preterm harus diberikan konseling menyeluruh mengenai potensi risiko dan manfaat pemberian kortikosteroid antenatal, dengan penjelasan bahwa risiko jangka panjang masih belum pasti 1

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Steroid Use During Pregnancy

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Safety of Dexamethasone in Pregnancy

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Safety of Nasonex Nasal Spray During Pregnancy

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Maternal and fetal outcomes in pregnancies with long-term corticosteroid use.

The journal of maternal-fetal & neonatal medicine : the official journal of the European Association of Perinatal Medicine, the Federation of Asia and Oceania Perinatal Societies, the International Society of Perinatal Obstetricians, 2021

Research

Antenatal corticosteroids beyond 34 weeks gestation: What do we do now?

American journal of obstetrics and gynecology, 2016

Research

Corticosteroids during pregnancy.

Scandinavian journal of rheumatology. Supplement, 1998

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.