At what age can we safely hold a newborn in an M-shape position with their back straight?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 20, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Menggendong Bayi dalam Posisi M-Shape dan Tegak

Bayi baru lahir dapat digendong dalam posisi M-shape (kaki membentuk huruf M dengan lutut lebih tinggi dari pantat) dan posisi tegak sejak lahir, selama kepala dan leher bayi disangga dengan baik oleh pengasuh. Posisi ini aman untuk menggendong saat bayi terjaga dan diawasi, berbeda dengan posisi tidur yang harus selalu terlentang.

Perbedaan Penting: Posisi Menggendong vs Posisi Tidur

  • Untuk tidur: Bayi harus SELALU diletakkan dalam posisi terlentang (supine) hingga usia 1 tahun untuk mencegah SIDS, terlepas dari posisi menggendong yang digunakan saat terjaga 1, 2

  • Untuk menggendong saat terjaga: Posisi tegak dan M-shape aman sejak lahir dengan pengawasan penuh 1, 3

Rekomendasi Menggendong Bayi Baru Lahir

Sejak Lahir hingga Bayi Dapat Mengangkat Kepala Sendiri (0-2 bulan)

  • Sangga kepala dan leher dengan sempurna - ini adalah prioritas utama karena bayi belum memiliki kontrol kepala yang memadai 3

  • Posisi M-shape dengan gendongan atau digendong dengan tangan aman selama kepala tersangga 4

  • Kontak kulit-ke-kulit (skin-to-skin) dalam posisi tegak direkomendasikan segera setelah lahir untuk semua ibu dan bayi, dengan pengawasan yang tepat 1

Setelah 2 Bulan

  • Pada usia 2 bulan, bayi mulai dapat mengangkat kepala dan dada saat tengkurap, menunjukkan perkembangan kekuatan otot leher 3

  • Menggendong dalam posisi tegak dan M-shape tetap aman dan bahkan bermanfaat untuk perkembangan otot tulang belakang 4

Manfaat Posisi Tegak dan Menggendong

  • Aktivitas otot tulang belakang: Penelitian menunjukkan bahwa menggendong bayi (baik dengan tangan maupun gendongan) meningkatkan aktivitas otot leher dan punggung, yang penting untuk perkembangan tulang belakang 4

  • Tidak ada perbedaan signifikan antara menggendong dengan tangan atau menggunakan gendongan bayi dalam hal aktivitas otot 4

Peringatan Penting: Jangan Keliru dengan Posisi Tidur

  • Jangan pernah membiarkan bayi tidur dalam posisi tegak di gendongan atau car seat untuk waktu lama - ini berbeda dengan menggendong saat terjaga 2, 4

  • Waktu lama di car seat dapat merugikan perkembangan tulang belakang karena aktivitas otot serviks yang rendah 4

  • Setelah menyusui atau menenangkan bayi dalam posisi tegak, kembalikan bayi ke permukaan tidur yang datar dalam posisi terlentang 2

Waktu Tengkurap Terjaga (Tummy Time)

  • Mulai waktu tengkurap terjaga sesegera mungkin sejak lahir untuk mempromosikan perkembangan motorik dan kekuatan otot tubuh bagian atas 3, 5

  • Ini harus dilakukan setiap hari saat bayi terjaga dan diawasi, BUKAN saat tidur 1, 3

  • Waktu tengkurap membantu mencegah plagiocephaly (kepala peyang) dan memfasilitasi kemampuan berguling 1, 5

Kesimpulan Praktis

Menggendong dalam posisi M-shape dan tegak aman sejak lahir selama kepala dan leher disangga dengan baik dan bayi diawasi. Posisi ini berbeda total dengan posisi tidur - untuk tidur, bayi harus SELALU terlentang hingga usia 1 tahun 1, 2.

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Safe Sleep Practices for Infants

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Developmental Milestones for Infants

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Infant Rolling Development Patterns and Recommendations

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.