What is the treatment for Stevens-Johnson Syndrome (SJS) and can the lesions heal?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 21, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Penyembuhan Stevens-Johnson Syndrome (SJS)

Prognosis Penyembuhan Lesi

Ya, lesi SJS dapat sembuh sempurna dengan perawatan yang tepat, dengan re-epitelisasi biasanya terjadi dalam beberapa hari hingga beberapa minggu setelah pengelupasan epidermis berhenti. 1

Mekanisme Penyembuhan

  • Setelah pengelupasan epidermis aktif berhenti, proses re-epitelisasi akan dimulai 1
  • Penyembuhan dapat terjadi dalam beberapa hari pada kasus ringan, atau memerlukan beberapa minggu untuk mencapai kesembuhan lengkap pada kasus yang lebih berat 1
  • Epidermis yang terlepas dapat dibiarkan in situ untuk bertindak sebagai pembalut biologis yang membantu proses penyembuhan 1

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyembuhan

Penghentian Obat Penyebab

  • Penghentian segera obat yang dicurigai sebagai penyebab adalah langkah paling kritis dan harus dilakukan secepat mungkin karena menurunkan risiko kematian 1
  • Keterlambatan dalam menghentikan obat penyebab akan memperburuk kondisi dan meningkatkan mortalitas 2

Transfer ke Pusat Perawatan Khusus

  • Pasien dengan >10% luas permukaan tubuh yang terkena harus segera dirujuk ke unit luka bakar atau ICU yang berpengalaman menangani SJS/TEN 1, 2
  • Transfer cepat ke perawatan khusus meningkatkan kelangsungan hidup, sementara keterlambatan transfer meningkatkan mortalitas 1, 2
  • Pada anak-anak, waktu rujukan yang lebih lama meningkatkan mortalitas 1

Perawatan Kulit untuk Mempercepat Penyembuhan

Penanganan Kulit yang Tepat

  • Penanganan kulit harus sangat hati-hati untuk meminimalkan gaya geser yang dapat menyebabkan pengelupasan epidermis lebih lanjut 1
  • Perawatan sebaiknya dilakukan oleh perawat spesialis yang terbiasa dengan gangguan kerapuhan kulit 1

Aplikasi Emolien

  • Aplikasi emolien yang sering ke seluruh kulit membantu mendukung fungsi barrier, mengurangi kehilangan air transkutan, dan mendorong re-epitelisasi 1, 2
  • Emolien berbasis petrolatum atau dimethicone dapat digunakan sebagai alternatif untuk perlindungan kulit 2

Pembalut Luka

  • Pembalut yang tepat pada dermis yang terbuka akan mengurangi kehilangan cairan dan protein, membatasi kolonisasi mikroba, membantu kontrol nyeri, dan mempercepat re-epitelisasi 1, 2
  • Pembalut non-adherent harus diaplikasikan pada dermis yang terbuka dengan pembalut sekunder foam atau burn dressing untuk mengumpulkan eksudat 2
  • Produk atau pembalut yang mengandung silver hanya dipertimbangkan untuk area yang sloughy 2

Pendekatan Bedah (Jika Diperlukan)

  • Pendekatan bedah melibatkan debridement epidermis yang terlepas untuk menghilangkan material yang berpotensi terinfeksi, diikuti dengan penutupan luka fisiologis menggunakan xenograft biosintetik atau allograft 1
  • Pendekatan yang lebih agresif ini dapat dipertimbangkan setelah kegagalan manajemen konservatif, ditandai dengan perburukan klinis, perluasan pengelupasan epidermis, sepsis lokal/nanah subepidermal, penyembuhan yang tertunda, dan konversi luka 1

Perawatan Mukosa untuk Mencegah Sekuele Permanen

Perawatan Mata

  • Konsultasi oftalmologi dalam 24 jam setelah diagnosis dengan pemeriksaan harian selama fase akut sangat penting untuk mencegah sekuele okular permanen 2, 3
  • Aplikasi tetes mata pelumas bebas pengawet setiap 2 jam selama fase akut 2
  • Higiene okular harian oleh dokter mata atau perawat terlatih untuk menghilangkan debris inflamasi dan memecah adhesi konjungtiva 2
  • Lisis adhesi yang dilakukan oleh dokter mata untuk mencegah jaringan parut permanen 2
  • Antibiotik topikal ketika terdapat pewarnaan fluorescein kornea atau ulserasi 2

Perawatan Mulut

  • Pemeriksaan mulut sebagai bagian dari penilaian awal dengan review oral harian selama penyakit akut 2
  • Aplikasi white soft paraffin ointment pada bibir segera, kemudian setiap 2 jam selama fase akut untuk mengurangi risiko jaringan parut fibrotik 2
  • Obat kumur anti-inflamasi yang mengandung benzydamine hydrochloride setiap 3 jam, terutama sebelum makan 2
  • Obat kumur antiseptik dua kali sehari untuk mengurangi kolonisasi bakteri 2

Perawatan Urogenital

  • Pemeriksaan rutin saluran urogenital selama penyakit akut 2
  • White soft paraffin ointment diaplikasikan pada kulit dan mukosa urogenital setiap 4 jam 2
  • Pertimbangkan dilator vagina atau tampon yang dibungkus Mepitel untuk mencegah pembentukan sinekia vagina 2

Sekuele Jangka Panjang yang Perlu Dipantau

Sekuele Okular

  • Mata kering kronis, symblepharon, jaringan parut kornea, dan kehilangan penglihatan dapat terjadi 3
  • Pemantauan oftalmologi jangka panjang diperlukan 3

Sekuele Kulit

  • Perubahan pigmentasi dan jaringan parut dapat terjadi 3
  • Pada sebagian besar kasus, re-epitelisasi lengkap dapat dicapai dengan perawatan yang tepat 1

Sekuele Urogenital

  • Striktur uretra, fimosis, sinekia vagina, dan disfungsi seksual dapat terjadi 3
  • Pemantauan dan intervensi dini penting untuk mencegah komplikasi permanen 2

Sekuele Psikologis

  • Kelelahan dan kelesuan dapat berlangsung selama beberapa minggu setelah pulang 2
  • Sekuele psikologis merupakan salah satu komplikasi jangka panjang yang paling sering 4
  • Rujukan ke kelompok dukungan dapat bermanfaat 2

Peringatan Penting

  • Kegagalan menghentikan obat penyebab akan memperburuk kondisi dan meningkatkan mortalitas 1, 2
  • Keterlambatan dalam pengenalan dan transfer ke perawatan khusus secara signifikan meningkatkan risiko mortalitas 2
  • Kegagalan melibatkan spesialis yang tepat sejak awal, terutama oftalmologi, dapat menyebabkan sekuele permanen 2
  • Penggunaan antibiotik profilaksis yang tidak tepat dapat meningkatkan kolonisasi kulit dengan organisme resisten 1, 2
  • Resusitasi cairan yang terlalu agresif dapat menyebabkan edema paru, kulit, dan intestinal 2

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Treatment of Stevens-Johnson Syndrome

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Stevens-Johnson Syndrome: Clinical Presentation and Management

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.