Can trimetazidine be used in patients with Chronic Kidney Disease (CKD) on Hemodialysis (HD)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 22, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Trimetazidine pada Pasien CKD dengan Hemodialisis

Trimetazidine sebaiknya TIDAK digunakan pada pasien dengan penyakit ginjal kronik stadium lanjut (CKD) yang menjalani hemodialisis, karena obat ini dikontraindikasikan ketika laju filtrasi glomerulus (GFR) <30 ml/min/1.73 m².

Kontraindikasi Berdasarkan Fungsi Ginjal

Trimetazidine dan ranolazine (obat anti-angina metabolik yang serupa) tidak boleh diresepkan ketika GFR <30 ml/min/1.73 m² 1. Kedua obat ini mengalami metabolisme hepatik ekstensif dan terutama diekskresikan melalui ginjal, dengan kadar plasma meningkat hingga 50-60% pada pasien dengan gangguan ginjal atau hati sedang 1.

Risiko pada Pasien Hemodialisis

  • Pasien dengan CKD stadium 4-5 (termasuk yang menjalani hemodialisis) memiliki risiko komplikasi lebih lanjut jika menggunakan trimetazidine karena akumulasi obat yang berlebihan 1
  • Tidak ada penyesuaian dosis yang aman untuk trimetazidine pada pasien dengan GFR <30 ml/min/1.73 m² 1
  • Limitasi farmakologis trimetazidine sama dengan ranolazine karena keduanya termasuk dalam kelas farmakologi yang sama 1

Alternatif Terapi untuk Angina pada Pasien Hemodialisis

Untuk pasien CKD dengan hemodialisis yang memerlukan terapi anti-angina, pilihan yang lebih aman meliputi 1:

  • Beta-blocker vasodilatasi (carvedilol, nebivolol) - memiliki efek metabolik yang lebih baik
  • Calcium channel blockers - tidak memiliki kontraindikasi pada CKD lanjut
  • Nitrat - dapat digunakan dengan aman pada pasien hemodialisis
  • Ivabradine - alternatif untuk penurunan heart rate jika beta-blocker tidak dapat ditoleransi

Catatan Penting tentang Studi Penelitian

Meskipun beberapa studi menunjukkan manfaat trimetazidine dalam mencegah contrast-induced nephropathy (CIN) pada pasien dengan gangguan ginjal ringan-sedang 2, 3, 4, semua studi ini dilakukan pada pasien dengan GFR >30 ml/min dan BUKAN pada pasien hemodialisis 2, 5, 3. Studi-studi tersebut secara spesifik mengeksklusi pasien dengan CKD stadium lanjut atau yang menjalani dialisis.

Peringatan Klinis

  • Jangan pernah memulai trimetazidine pada pasien hemodialisis karena risiko akumulasi obat dan toksisitas 1
  • Jika pasien yang sudah menggunakan trimetazidine mengalami penurunan fungsi ginjal hingga memerlukan hemodialisis, obat harus segera dihentikan 1
  • Tidak ada data keamanan atau efikasi trimetazidine pada populasi hemodialisis dalam uji klinis 1

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.