Keamanan Operasi pada Anak dengan Leukositosis Tanpa Demam
Operasi dapat dilakukan dengan aman pada anak dengan leukositosis tanpa demam klinis, namun memerlukan evaluasi menyeluruh untuk menyingkirkan infeksi bakteri tersembunyi sebelum prosedur dilakukan. 1
Prinsip Evaluasi Pra-Operasi
Leukositosis tanpa demam tetap memerlukan penilaian hati-hati untuk infeksi bakteri, karena tidak adanya demam tidak menyingkirkan kemungkinan infeksi serius. 1
Evaluasi Laboratorium yang Diperlukan
- Hitung diferensial manual wajib dilakukan untuk menilai bentuk band dan neutrofil imatur secara akurat, bukan hanya mengandalkan hasil otomatis. 2
- Left shift (pergeseran ke kiri) memiliki nilai diagnostik tinggi: jumlah band absolut ≥1.500 sel/mm³ memiliki rasio kemungkinan tertinggi (14,5) untuk mendeteksi infeksi bakteri terdokumentasi. 1, 2
- Persentase band ≥16% atau persentase neutrofil ≥90% juga menunjukkan kemungkinan tinggi infeksi bakteri, bahkan ketika jumlah leukosit total normal. 1, 2
Algoritma Evaluasi Klinis
Langkah 1: Pemeriksaan Fisik Terfokus
- Periksa tanda-tanda infeksi saluran napas: takipnea, retraksi, ronki, atau penurunan suara napas. 1
- Evaluasi tanda-tanda infeksi saluran kemih: disuria, hematuria gross, atau inkontinensia baru. 1
- Cari tanda-tanda infeksi kulit/jaringan lunak: eritema, fluktuasi, atau nyeri tekan. 2
Langkah 2: Pemeriksaan Penunjang Berdasarkan Temuan Klinis
- Jika ada gejala respiratorik: pertimbangkan foto toraks, terutama jika anak berusia <3 bulan dengan tanda penyakit respiratorik akut. 1, 3
- Jika leukositosis >20.000/mm³ dengan suhu >39°C (meskipun saat ini afebrile): pertimbangkan foto toraks karena pneumonia okult terjadi pada 26% kasus. 1, 3
- Jika dicurigai infeksi saluran kemih: lakukan urinalisis dan kultur urin sebelum operasi. 1
Langkah 3: Kultur Darah
- Pertimbangkan kultur darah hanya jika bakteremia sangat dicurigai secara klinis dan ada kapasitas untuk memberikan antibiotik parenteral. 2
Kontraindikasi Relatif untuk Operasi Elektif
Tunda operasi elektif jika ditemukan:
- Leukositosis persisten dengan left shift signifikan (band ≥1.500 sel/mm³ atau ≥16%) tanpa penyebab jelas. 1, 2
- Tanda-tanda infeksi sistemik: takikardia, hipotensi, atau perubahan status mental. 1
- Infeksi fokal yang belum terkontrol atau abses yang belum didrainase. 1
Pertimbangan Khusus untuk Operasi Darurat
Untuk operasi darurat/urgent yang tidak dapat ditunda:
- Tidak adanya demam atau leukositosis tidak boleh menghalangi eksplorasi bedah jika ada indikasi klinis kuat untuk infeksi yang mengancam anggota tubuh atau nyawa. 1
- Pada infeksi kaki diabetik (prinsip yang dapat diadaptasi), tidak adanya demam atau leukositosis tidak boleh mencegah pertimbangan eksplorasi bedah. 1
- Dapatkan kultur dari tempat infeksi sebelum memulai antibiotik jika memungkinkan. 2
Perangkap Klinis yang Harus Dihindari
- Jangan mengabaikan leukositosis hanya karena tidak ada demam: kombinasi ini tetap menunjukkan kemungkinan tinggi infeksi bakteri. 1, 2
- Jangan mengandalkan hanya pada hasil analyzer otomatis: diferensial manual esensial untuk penilaian band yang akurat. 2
- Jangan mengabaikan left shift ketika jumlah leukosit total normal: kombinasi ini tetap mengindikasikan infeksi bakteri signifikan. 1, 2
- Jangan menunda operasi darurat untuk infeksi yang mengancam nyawa/anggota tubuh hanya karena menunggu hasil kultur. 1
Manajemen Peri-Operatif
Jika operasi dilanjutkan dengan leukositosis persisten:
- Berikan antibiotik empiris yang sesuai berdasarkan sumber infeksi yang dicurigai dan pola resistensi lokal setelah mendapatkan kultur. 2
- Monitor ketat tanda-tanda infeksi pasca-operasi: demam persisten atau leukositosis setelah hari ke-2 pasca-operasi menunjukkan risiko tinggi infeksi intra-abdomen (79% pada pasien yang masih demam, 33% pada pasien dengan leukositosis persisten). 4
- Pertimbangkan intervensi bedah ulang jika terjadi infeksi intra-abdomen pasca-operasi, karena hanya 27% yang merespons antibiotik saja tanpa operasi tambahan. 4
Rekomendasi Akhir
Untuk operasi elektif: tunda hingga penyebab leukositosis diidentifikasi dan diobati, atau hingga leukositosis membaik dengan evaluasi negatif untuk infeksi. 1, 2
Untuk operasi urgent/darurat: lanjutkan dengan evaluasi infeksi yang tepat, kultur yang sesuai, dan antibiotik empiris jika diperlukan, tanpa menunda intervensi bedah yang diperlukan secara klinis. 1