What are the reasons for performing surgery on a patient with untreated Tuberculosis (TBC)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 23, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Indikasi Operasi pada Pasien TBC yang Belum Diobati

Operasi pada pasien TBC yang belum diobati umumnya dilakukan hanya untuk indikasi darurat yang mengancam nyawa atau untuk mendapatkan diagnosis pasti, bukan sebagai terapi definitif untuk TBC itu sendiri. 1

Indikasi Utama Operasi pada TBC yang Belum Diobati

1. Komplikasi yang Mengancam Nyawa

  • Hemoptisis masif merupakan indikasi operasi darurat yang paling umum, dimana reseksi paru dapat menyelamatkan nyawa pada pasien dengan penyakit kavitas atau bronkiektasis 2, 3, 4
  • Empiema yang tidak dapat diatasi dengan drainase pleura memerlukan intervensi bedah 5
  • Fistula bronkopleural yang persisten dan tidak responsif terhadap drainase pleura 3, 4

2. Keperluan Diagnostik

  • Massa atau nodul paru yang tidak teridentifikasi memerlukan pembedahan untuk menyingkirkan kemungkinan karsinoma bronkogenik, terutama bila pemeriksaan non-invasif tidak konklusif 3, 4
  • Limfadenitis tuberkulosis mediastinal yang menyebabkan gejala kompresi dan komplikasi pulmonal, terutama pada anak-anak, memerlukan eksisi dan kuretase kelenjar getah bening 3
  • Operasi dapat diperlukan untuk mendapatkan spesimen diagnosis pada kasus yang sulit didiagnosis 6, 7

3. Komplikasi Struktural Akut

  • Perikarditis konstriktif dari perikarditis tuberkulosis memerlukan intervensi bedah 1
  • Kompresi medula spinalis dari Pott's Disease (tuberkulosis tulang belakang) 1

Prinsip Penting dalam Manajemen Bedah

Timing Operasi yang Optimal

  • Operasi elektif untuk TBC seharusnya TIDAK dilakukan sebelum pasien menerima beberapa bulan kemoterapi intensif 5
  • Untuk kasus MDR-TB yang memerlukan reseksi paru, pembedahan harus dilakukan oleh ahli bedah berpengalaman dan hanya setelah pasien menerima beberapa bulan kemoterapi intensif 5
  • Kemoterapi harus dilanjutkan selama 1-2 tahun pasca operasi untuk mencegah relaps 5

Kontraindikasi Relatif

  • Pasien dengan TBC aktif yang belum diobati tidak boleh menjalani operasi elektif karena risiko tinggi penyebaran infeksi, komplikasi pasca operasi, dan kegagalan penyembuhan luka 1
  • Operasi pada TBC yang tidak diobati meningkatkan risiko komplikasi infeksi tuberkulosis di rongga pleura atau bronkus 8

Peringatan Penting dan Kesalahan yang Harus Dihindari

Risiko Mortalitas

  • Pneumonektomi memiliki angka kematian yang jauh lebih tinggi (8.5%) dibandingkan reseksi parsial (2.2%), meskipun tidak dapat dipastikan apakah kematian disebabkan oleh komplikasi bedah atau TBC itu sendiri 5
  • Pada pasien dengan XDR-TB, keberhasilan pengobatan lebih rendah pada pasien yang menjalani operasi dibandingkan yang tidak (aOR 0.4; 95% CI 0.2-0.9) 5

Manajemen Perioperatif

  • Terapi anti-tuberkulosis harus dimulai segera setelah diagnosis ditegakkan, bahkan jika operasi direncanakan 9, 1
  • Untuk prosedur bedah yang memerlukan lapangan steril pada pasien dengan TBC infeksius, perlindungan respirasi yang digunakan tenaga kesehatan harus melindungi lapangan bedah dari sekresi respirasi tenaga kesehatan DAN melindungi tenaga kesehatan dari droplet nuclei yang dikeluarkan pasien 5
  • Pasien dengan TBC yang dicurigai atau terkonfirmasi harus memakai masker bedah saat tidak berada di ruang isolasi TBC untuk mengurangi ekspulsi droplet nuclei ke udara 5

Prinsip Fundamental

  • Tidak pernah menambahkan satu obat tunggal ke regimen yang gagal karena hal ini menyebabkan resistensi yang didapat terhadap obat baru 5, 10
  • Untuk kasus MDR-TB (resisten terhadap setidaknya isoniazid dan rifampin), konsultasi dengan ahli tuberkulosis sangat direkomendasikan 1

Kesimpulan Praktis

Operasi pada TBC yang belum diobati harus dibatasi pada situasi darurat yang mengancam nyawa (hemoptisis masif, empiema berat) atau keperluan diagnostik mendesak (massa yang dicurigai keganasan). Untuk semua indikasi elektif lainnya, termasuk MDR-TB dengan kegagalan terapi obat atau penyakit kavitas terlokalisir, pasien harus menerima kemoterapi intensif selama beberapa bulan sebelum operasi dilakukan 5.

References

Research

Surgical treatment of complications of pulmonary tuberculosis, including drug-resistant tuberculosis.

International journal of infectious diseases : IJID : official publication of the International Society for Infectious Diseases, 2015

Research

Role and outcome of surgery for pulmonary tuberculosis.

Asian cardiovascular & thoracic annals, 2006

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Management of TB When Patient Cannot Produce Sputum

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Surgery and tuberculosis.

Current opinion in pulmonary medicine, 2012

Research

Surgery for pulmonary tuberculosis.

World journal of surgery, 1997

Guideline

Treatment Regimens for Tuberculosis Based on Drug Susceptibility Test Results

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Management of Pulmonary Tuberculosis Lost to Follow-Up

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.