What is the management for centipede stings?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 25, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Tatalaksana Sengat Kelabang

Perawatan luka yang baik dengan kontrol nyeri adalah pengobatan yang memadai untuk sengatan kelabang, tanpa memerlukan profilaksis antibiotik rutin.

Manajemen Nyeri (Prioritas Utama)

Rendam area yang tersengat dalam air panas (40°C) selama 20-30 menit untuk mengurangi nyeri. 1

  • Perendaman air panas berpotensi bermanfaat untuk gigitan kelabang berdasarkan laporan pasien yang mengalami perbaikan nyeri 1
  • Jika air panas tidak tersedia, gunakan kompres es untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan lokal 2, 3
  • Berikan analgesik oral sederhana untuk kontrol nyeri 1, 4
  • Nyeri biasanya sangat intens dan merupakan keluhan utama pada semua kasus sengatan kelabang 1, 4

Perawatan Luka Lokal

Bersihkan luka secara menyeluruh dengan air bersih dalam jumlah banyak. 5

  • Irigasi luka superfisial dengan volume besar air hangat atau suhu ruangan sampai tidak ada benda asing di luka 5
  • Tutup luka dengan salep atau krim antibiotik dan balutan oklusif bersih untuk penyembuhan optimal dan mengurangi infeksi 5
  • Pastikan status imunisasi tetanus 2, 3

Profilaksis Antibiotik: TIDAK DIPERLUKAN

Jangan berikan antibiotik profilaksis secara rutin karena tidak terbukti efektif mencegah infeksi. 6

  • Studi RCT menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna dalam tingkat infeksi luka antara kelompok yang menerima dicloxacillin versus plasebo (5% vs 0%, P=0.496) 6
  • Pembengkakan dan eritema disebabkan oleh pelepasan mediator racun, bukan infeksi, sehingga antibiotik tidak diindikasikan 5
  • Antibiotik hanya diberikan jika ada bukti infeksi sekunder yang berkembang 5, 6

Efek Klinis yang Diharapkan

  • Nyeri lokal yang intens terjadi pada semua kasus 1, 4
  • Eritema (53%), pembengkakan (43%), dan gatal (14%) adalah manifestasi lokal yang umum 1
  • Perdarahan lokal dapat terjadi tetapi bersifat sementara 4
  • Nekrosis lokal atau infeksi kadang berkembang 2, 4
  • Gejala sistemik jarang terjadi dan hanya pada sebagian kecil kasus 4
  • Sengatan kelabang tidak pernah fatal 4

Evaluasi Ulang

Re-evaluasi pasien dalam 3-5 hari untuk mendeteksi infeksi bakteri sekunder. 6

  • Meskipun infeksi jarang terjadi, pemantauan diperlukan untuk mendeteksi komplikasi 6
  • Jika lesi membesar dengan cepat atau ada tanda keracunan sistemik, pertimbangkan rawat inap 3

Peringatan Penting

  • Jangan menggunakan teknik scraping atau penyedotan pada luka 5
  • Hindari penggunaan antibiotik profilaksis rutin karena tidak efektif dan tidak diperlukan 6
  • Fokus pada perawatan luka yang tepat dan kontrol nyeri sebagai terapi yang adekuat 6, 4

References

Research

Prospective study of centipede bites in Australia.

Journal of toxicology. Clinical toxicology, 2004

Research

Centipede envenomation.

Wilderness & environmental medicine, 2001

Research

Managing arthropod bites and stings.

The Physician and sportsmedicine, 1998

Research

Clinical aspects of centipede bite in the Andamans.

The Journal of the Association of Physicians of India, 1990

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.