What is the recommended X-ray position for diagnosing atresia ani (imperforate anus)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 27, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Posisi Rontgen untuk Atresia Ani

Untuk diagnosis atresia ani (imperforate anus), posisi rontgen yang direkomendasikan adalah invertogram (cross-table lateral radiograph) dengan bayi dalam posisi terbalik (head-down/knee-chest position), meskipun modalitas ini memiliki sensitivitas yang sangat rendah (27%) dan telah digantikan oleh metode yang lebih akurat seperti ultrasonografi perineal atau kolostografi. 1

Pendekatan Diagnostik Pencitraan

Radiografi Konvensional

  • Foto polos abdomen AP tegak harus dilakukan sebagai pemeriksaan awal untuk mengevaluasi pola gas usus dan mengidentifikasi obstruksi usus proksimal atau distal 2
  • Pemeriksaan ini dapat menunjukkan distensi abdomen dan pola gas yang abnormal yang mengindikasikan obstruksi 3

Invertogram (Metode Klasik)

  • Invertogram dengan posisi bayi terbalik secara historis digunakan untuk menentukan jarak kantong rektal dari kulit perineum 4, 5
  • Teknik ini melibatkan penempatan kateter karet merah in situ dan pengambilan foto lateral dengan bayi dalam posisi head-down 4
  • Keterbatasan utama: Sensitivitas sangat rendah hanya 27% untuk menentukan jarak kantong rektal dari kulit 1
  • Pemeriksaan sebaiknya dilakukan minimal 16-24 jam setelah lahir untuk memungkinkan gas usus mencapai ujung distal kantong rektal 5

Modalitas Alternatif yang Lebih Superior

Ultrasonografi perineal merupakan pilihan yang lebih baik dengan sensitivitas 86%, jauh lebih tinggi dibandingkan invertogram 1. Modalitas ini:

  • Non-invasif dan dapat dilakukan tanpa radiasi
  • Lebih akurat dalam menentukan jarak kantong rektal dari kulit
  • Dapat dilakukan lebih cepat tanpa perlu menunggu 16-24 jam

Kolostografi memiliki sensitivitas tertinggi (100%) untuk menentukan jarak kantong rektal dari kulit dan merupakan pemeriksaan pilihan untuk evaluasi pra-operatif pada malformasi anorektal kompleks sebelum perbaikan bedah definitif 1.

Pertimbangan Klinis Penting

Evaluasi Anomali Terkait

  • Atresia ani dapat disertai dengan anomali lain seperti fistula urorektal, malformasi uretra, atau bahkan atresia kolon transversum 6, 5
  • Foto polos dapat menunjukkan loop usus yang distensi di epigastrium dengan fluid levels, mengindikasikan kemungkinan atresia usus yang menyertai 5

Klasifikasi Berdasarkan Pencitraan

  • Pencitraan membantu mengklasifikasikan atresia ani menjadi tipe tinggi, intermediate, atau rendah 4, 6
  • Klasifikasi ini penting untuk menentukan pendekatan bedah yang tepat
  • Tipe intermediate dapat berhubungan dengan persistensi membran kloaka 6

Peringatan dan Kesalahan Umum

  • Jangan mengandalkan invertogram sebagai satu-satunya modalitas diagnostik karena sensitivitasnya yang sangat rendah dapat menyebabkan kesalahan dalam perencanaan bedah 1
  • Pertimbangkan keterbatasan geografis dan ekonomi: Di daerah dengan akses terbatas ke MRI atau ultrasonografi, invertogram dengan kateter in situ masih dapat digunakan sebagai alternatif, namun dengan kesadaran akan keterbatasannya 4
  • Tunggu waktu yang cukup (16-24 jam) sebelum melakukan invertogram untuk memastikan gas usus telah mencapai ujung distal 5
  • Evaluasi kemungkinan anomali multipel: Distensi abdomen yang signifikan atau pola gas yang tidak biasa harus meningkatkan kecurigaan terhadap atresia usus yang menyertai 5

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Duodenal Atresia: Characteristics and Associations

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Imperforate anus associated with atresia of the transverse colon: a case report.

European journal of pediatric surgery : official journal of Austrian Association of Pediatric Surgery ... [et al] = Zeitschrift fur Kinderchirurgie, 2004

Research

A proposed mechanism for intermediate atresia ani (AA), based on a porcine case of AA and hypospadias.

Birth defects research. Part A, Clinical and molecular teratology, 2005

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.