How long does a primary survey take?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 28, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Berapa Lama Primary Survey Dilakukan

Primary survey harus diselesaikan dengan cepat, biasanya dalam 2-5 menit, dengan fokus pada identifikasi dan penanganan segera kondisi yang mengancam jiwa menggunakan pendekatan ABCDE. 1

Prinsip Kecepatan dalam Primary Survey

Primary survey dirancang sebagai penilaian cepat yang berfokus pada kondisi yang segera mengancam jiwa, bukan pemeriksaan komprehensif. 1, 2 Tujuan utamanya adalah mengidentifikasi dan menangani masalah kritis secepat mungkin sebelum melanjutkan ke secondary survey. 1

Komponen yang Harus Diselesaikan dengan Cepat

Primary survey mencakup penilaian dan manajemen sistematis berikut:

  • Airway (Jalan Napas): Penilaian dan pengelolaan patensi jalan napas harus dilakukan segera 1
  • Breathing (Pernapasan): Evaluasi fungsi respirasi dan penanganan cedera dada yang mengancam jiwa 1
  • Circulation (Sirkulasi): Penilaian status hemodinamik dan kontrol perdarahan mayor 1
  • Disability (Disabilitas): Penilaian neurologis singkat 1
  • Exposure (Paparan): Membuka pakaian pasien sepenuhnya sambil mencegah hipotermia 1

Pentingnya Kecepatan

Penelitian menunjukkan bahwa mortalitas meningkat sekitar 1% setiap 3 menit keterlambatan dalam mengontrol perdarahan internal yang signifikan. 3 Ini menekankan pentingnya menyelesaikan primary survey dengan sangat cepat untuk mengidentifikasi sumber perdarahan dan kondisi kritis lainnya.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • Jangan melewatkan komponen primary survey: Melewatkan bagian dari primary survey dapat menyebabkan tugas resusitasi yang tidak lengkap 1, 4
  • Jangan melakukan secondary survey sebelum stabilisasi: Melakukan secondary survey sebelum pasien stabil dapat menyebabkan kondisi yang mengancam jiwa terlewatkan 1
  • Jangan menunda intervensi: Pada pasien tidak stabil dengan perdarahan aktif, intervensi segera lebih penting daripada pencitraan tambahan 3

Kapan Melanjutkan ke Secondary Survey

Secondary survey yang komprehensif (pemeriksaan head-to-toe lengkap) hanya dilakukan setelah primary survey selesai dan resusitasi awal dilakukan ketika pasien relatif stabil. 1 Pendekatan sistematis ABCDE harus diselesaikan terlebih dahulu dengan penilaian ulang berkelanjutan sepanjang perawatan pasien. 1

References

Guideline

Initial vs. Secondary Survey in the Emergency Room

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Immediate Management of Suspected Internal Bleeding and Missed Facial Fractures

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Effect of a checklist on advanced trauma life support task performance during pediatric trauma resuscitation.

Academic emergency medicine : official journal of the Society for Academic Emergency Medicine, 2014

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.