Kenaikan Maksimum Kalium Harian untuk Hipokalemia pada Anak
Untuk koreksi hipokalemia pada anak, kenaikan maksimum kalium yang direkomendasikan adalah 0,3 mEq/kg/jam (maksimum 40 mEq/jam) dalam kasus darurat dengan pemantauan EKG kontinyu, atau 4-6 mEq per 100 ml cairan intravena untuk koreksi lambat pada kasus yang kurang berat. 1
Klasifikasi Berdasarkan Keparahan
Hipokalemia Ringan hingga Sedang (K+ >2,5 mEq/L)
- Untuk pasien dengan kadar kalium serum >2,5 mEq/L tanpa perubahan EKG, gunakan koreksi lambat dengan 4-6 mEq kalium per 100 ml cairan intravena 1
- Kecepatan pemberian tidak boleh melebihi 10 mEq/jam atau 200 mEq dalam 24 jam jika kalium serum >2,5 mEq/L 2
- Suplementasi oral lebih disukai jika saluran gastrointestinal berfungsi, dengan dosis 1-3 mmol/kg/hari (40-120 mg/kg/hari) dibagi dalam beberapa dosis 3
Hipokalemia Berat (K+ ≤2,5 mEq/L atau dengan Perubahan EKG)
- Pada kasus darurat dengan kalium serum <2 mEq/L atau dengan perubahan EKG dan/atau paralisis otot, kecepatan hingga 40 mEq/jam atau 400 mEq dalam 24 jam dapat diberikan dengan sangat hati-hati 2
- Koreksi cepat dengan infus 0,3 mEq/kg/jam harus dilakukan sampai EKG menjadi normal, dengan pemantauan EKG kontinyu dan pemeriksaan kalium serum yang sering 1
- Semua pasien yang menerima koreksi cepat dalam satu studi PICU berhasil mencapai kadar kalium normal dan semuanya bertahan hidup 1
Pertimbangan Penting dalam Pemberian
Rute Pemberian
- Pemberian melalui jalur sentral direkomendasikan bila memungkinkan untuk dilusi menyeluruh oleh aliran darah dan menghindari ekstravasasi 2
- Konsentrasi tertinggi (300 dan 400 mEq/L) harus diberikan secara eksklusif melalui jalur sentral 2
- Gunakan perangkat infus terkalibrasi dengan kecepatan terkontrol lambat 2
Pemantauan Ketat
- Pemantauan EKG kontinyu wajib dilakukan pada kasus berat atau saat menggunakan kecepatan koreksi cepat 2, 1
- Pemeriksaan kalium serum harus dilakukan secara berkala untuk menghindari hiperkalemia dan henti jantung 2
- Periksa dan koreksi magnesium terlebih dahulu, karena hipomagnesemia adalah penyebab paling umum hipokalemia yang refrakter terhadap pengobatan 4
Faktor Risiko pada Populasi Pediatrik
- Malnutrisi (berat badan untuk usia <80%) ditemukan pada 72% pasien PICU dengan hipokalemia 1
- Penyakit predisposisi meliputi penyakit ginjal (19%), sepsis (19%), diare akut (14%), penyakit jantung dengan gagal jantung kongestif, dan meningoensefalitis (masing-masing 12%) 1
- Terapi dengan diuretik, kortikosteroid, dan obat antiastma meningkatkan risiko 1
Peringatan Kritis
- Jangan menambahkan obat tambahan ke dalam larutan kalium klorida 2
- Jangan gunakan wadah fleksibel dalam koneksi seri karena dapat menyebabkan emboli udara 2
- Mortalitas keseluruhan pada pasien PICU dengan hipokalemia (25,6%) secara signifikan lebih tinggi dibandingkan pasien PICU lainnya (10,9%) 1
- Deteksi dini melalui pemantauan rutin dan koreksi cepat dapat membantu meningkatkan hasil 1
Koreksi Defisit Total
- Defisit kalium tubuh total jauh lebih besar daripada yang disarankan oleh perubahan serum, karena hanya 2% kalium tubuh berada di ruang ekstraseluler 5
- Pada ketoasidosis diabetik pediatrik, defisit kalium tipikal adalah 3-5 mEq/kg berat badan 4
- Replensi kalium memerlukan suplementasi substansial dan berkepanjangan karena defisit kecil dalam serum mewakili kehilangan tubuh yang besar 5