Dosis dan Frekuensi Manitol untuk Menurunkan Tekanan Intrakranial pada Anak
Manitol diberikan dengan dosis 0,25-1 g/kg IV selama 20-30 menit, dan dapat diulang setiap 6 jam sesuai kebutuhan, dengan dosis maksimal harian 2 g/kg. 1, 2
Rekomendasi Dosis Berdasarkan Pedoman
Dosis Standar
- Dosis awal: 0,25-1 g/kg IV diberikan selama 20-30 menit 1, 2
- Untuk pasien kecil atau lemah: 500 mg/kg 3
- Dosis berdasarkan luas permukaan tubuh: 30-60 g/m² diberikan selama 30-60 menit 3
Dosis untuk Krisis Hipertensi Intrakranial Akut
- Dosis lebih besar 0,5-1 g/kg dapat diberikan selama 15 menit pada situasi krisis akut dengan ancaman herniasi 1, 2
Frekuensi Pemberian
- Dapat diulang setiap 6 jam sesuai kebutuhan 2, 3
- Frekuensi pemberian harus disesuaikan dengan respons tekanan intrakranial dan osmolalitas serum 2
- Efek puncak manitol terjadi segera setelah pemberian dengan durasi efek 2-4 jam 2
Dosis Maksimal dan Batasan Keamanan
- Dosis maksimal harian: 2 g/kg untuk menghindari efek samping 2, 3
- Hentikan manitol jika osmolalitas serum melebihi 320 mOsm/L untuk mencegah gagal ginjal 2, 4
- Peningkatan osmolalitas serum ≥10 mOsm dikaitkan dengan penurunan TIK yang efektif 2
Pertimbangan Praktis Penting
Persiapan Sebelum Pemberian
- Pasang kateter urin sebelum pemberian karena manitol menyebabkan diuresis osmotik yang signifikan 1, 2, 4
- Gunakan filter saat pemberian dan jangan gunakan larutan yang mengandung kristal 1, 2
Monitoring yang Diperlukan
- Monitor osmolalitas serum secara berkala 2, 4
- Monitor status cairan, natrium, dan klorida 2, 5
- Monitor tekanan darah karena manitol dapat menyebabkan hipotensi 5, 4
Terapi Adjuvan
- Manitol harus digunakan bersamaan dengan tindakan kontrol TIK lainnya termasuk: 1, 2
- Hiperventilasi
- Sedasi dan analgesia
- Elevasi kepala tempat tidur
- Drainase cairan serebrospinal
- Barbiturat jika diperlukan
- Blokade neuromuskular
Perbandingan dengan Salin Hipertonik
- Pada dosis ekuiosmolar (sekitar 250 mOsm), manitol dan salin hipertonik 3% memiliki efikasi yang sebanding dalam menurunkan TIK 2, 5, 6
- Namun, salin hipertonik 3% menunjukkan hasil superior dalam studi pediatrik pada infeksi SSP akut, dengan proporsi lebih tinggi mencapai target TIK <20 mmHg (79,3% vs 53,6%) 7
- Pilih manitol ketika hipernatremia sudah ada atau ketika perbaikan oksigenasi serebral menjadi prioritas 2, 5
- Pilih salin hipertonik ketika hipovolemia atau hipotensi menjadi perhatian 2, 5
Peringatan Penting
- Manitol adalah tindakan sementara sebelum terapi definitif seperti kraniotomi dekompresi 2
- Manitol dapat menyebabkan hipertensi intrakranial rebound, terutama dengan penggunaan berkepanjangan 2
- Hindari penggunaan bersamaan dengan obat nefrotoksik atau diuretik lain karena meningkatkan risiko gagal ginjal 3
- Meskipun efektif menurunkan TIK, mortalitas tetap tinggi (50-70%) pada pasien dengan TIK meningkat meskipun dengan manajemen medis intensif 2