What is the recommended dosage and frequency of mannitol administration in pediatric patients to reduce intracranial pressure?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 29, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis dan Frekuensi Manitol untuk Menurunkan Tekanan Intrakranial pada Anak

Manitol diberikan dengan dosis 0,25-1 g/kg IV selama 20-30 menit, dan dapat diulang setiap 6 jam sesuai kebutuhan, dengan dosis maksimal harian 2 g/kg. 1, 2

Rekomendasi Dosis Berdasarkan Pedoman

Dosis Standar

  • Dosis awal: 0,25-1 g/kg IV diberikan selama 20-30 menit 1, 2
  • Untuk pasien kecil atau lemah: 500 mg/kg 3
  • Dosis berdasarkan luas permukaan tubuh: 30-60 g/m² diberikan selama 30-60 menit 3

Dosis untuk Krisis Hipertensi Intrakranial Akut

  • Dosis lebih besar 0,5-1 g/kg dapat diberikan selama 15 menit pada situasi krisis akut dengan ancaman herniasi 1, 2

Frekuensi Pemberian

  • Dapat diulang setiap 6 jam sesuai kebutuhan 2, 3
  • Frekuensi pemberian harus disesuaikan dengan respons tekanan intrakranial dan osmolalitas serum 2
  • Efek puncak manitol terjadi segera setelah pemberian dengan durasi efek 2-4 jam 2

Dosis Maksimal dan Batasan Keamanan

  • Dosis maksimal harian: 2 g/kg untuk menghindari efek samping 2, 3
  • Hentikan manitol jika osmolalitas serum melebihi 320 mOsm/L untuk mencegah gagal ginjal 2, 4
  • Peningkatan osmolalitas serum ≥10 mOsm dikaitkan dengan penurunan TIK yang efektif 2

Pertimbangan Praktis Penting

Persiapan Sebelum Pemberian

  • Pasang kateter urin sebelum pemberian karena manitol menyebabkan diuresis osmotik yang signifikan 1, 2, 4
  • Gunakan filter saat pemberian dan jangan gunakan larutan yang mengandung kristal 1, 2

Monitoring yang Diperlukan

  • Monitor osmolalitas serum secara berkala 2, 4
  • Monitor status cairan, natrium, dan klorida 2, 5
  • Monitor tekanan darah karena manitol dapat menyebabkan hipotensi 5, 4

Terapi Adjuvan

  • Manitol harus digunakan bersamaan dengan tindakan kontrol TIK lainnya termasuk: 1, 2
    • Hiperventilasi
    • Sedasi dan analgesia
    • Elevasi kepala tempat tidur
    • Drainase cairan serebrospinal
    • Barbiturat jika diperlukan
    • Blokade neuromuskular

Perbandingan dengan Salin Hipertonik

  • Pada dosis ekuiosmolar (sekitar 250 mOsm), manitol dan salin hipertonik 3% memiliki efikasi yang sebanding dalam menurunkan TIK 2, 5, 6
  • Namun, salin hipertonik 3% menunjukkan hasil superior dalam studi pediatrik pada infeksi SSP akut, dengan proporsi lebih tinggi mencapai target TIK <20 mmHg (79,3% vs 53,6%) 7
  • Pilih manitol ketika hipernatremia sudah ada atau ketika perbaikan oksigenasi serebral menjadi prioritas 2, 5
  • Pilih salin hipertonik ketika hipovolemia atau hipotensi menjadi perhatian 2, 5

Peringatan Penting

  • Manitol adalah tindakan sementara sebelum terapi definitif seperti kraniotomi dekompresi 2
  • Manitol dapat menyebabkan hipertensi intrakranial rebound, terutama dengan penggunaan berkepanjangan 2
  • Hindari penggunaan bersamaan dengan obat nefrotoksik atau diuretik lain karena meningkatkan risiko gagal ginjal 3
  • Meskipun efektif menurunkan TIK, mortalitas tetap tinggi (50-70%) pada pasien dengan TIK meningkat meskipun dengan manajemen medis intensif 2

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Management of Intracranial Hypertension with Mannitol

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Mannitol and other diuretics in severe neurotrauma.

New horizons (Baltimore, Md.), 1995

Guideline

Management of Traumatic Brain Injury with Hypertonic Saline and Mannitol

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Comparison of equiosmolar dose of hyperosmolar agents in reducing intracranial pressure-a randomized control study in pediatric traumatic brain injury.

Child's nervous system : ChNS : official journal of the International Society for Pediatric Neurosurgery, 2019

Research

Randomized Clinical Trial of 20% Mannitol Versus 3% Hypertonic Saline in Children With Raised Intracranial Pressure Due to Acute CNS Infections.

Pediatric critical care medicine : a journal of the Society of Critical Care Medicine and the World Federation of Pediatric Intensive and Critical Care Societies, 2020

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.