Pengobatan Lesi Gigitan Tomcat
Catatan Penting: Tomcat Bukan Hewan Menggigit
Perlu diperjelas bahwa "tomcat" dalam konteks medis Indonesia merujuk pada kumbang Paederus/Rove beetle yang TIDAK menggigit, melainkan menyebabkan dermatitis kontak iritan (Paederus dermatitis) ketika serangga ini terkena tekanan pada kulit dan mengeluarkan toksin pederin. Lesi gigitan tomcat adalah istilah yang keliru—sebenarnya ini adalah lesi bakar kimiawi dari toksin serangga, bukan gigitan.
Penanganan Dermatitis Paederus (Lesi "Tomcat")
Penanganan Segera Luka
Cuci area yang terkena segera dan menyeluruh dengan sabun dan air untuk menghilangkan toksin pederin yang tersisa pada kulit 1
Hindari menggaruk atau menggosok area yang terkena karena dapat menyebarkan toksin ke area kulit lain 1
Kompres dingin dapat membantu mengurangi rasa terbakar dan nyeri 1
Terapi Topikal
Kortikosteroid topikal potensi sedang hingga tinggi (seperti betametason atau mometason) merupakan terapi lini pertama untuk mengurangi inflamasi dan gejala 2
Aplikasikan 2-3 kali sehari pada area yang terkena selama 5-7 hari 2
Untuk lesi yang terinfeksi sekunder, kombinasi kortikosteroid dengan antibiotik topikal seperti mupirocin dapat digunakan 2
Terapi Sistemik (Untuk Kasus Berat)
Kortikosteroid oral (prednison 0.5-1 mg/kg/hari) dapat diberikan untuk kasus yang luas atau berat selama 5-7 hari 2
Antihistamin oral (seperti cetirizine atau loratadine) dapat membantu mengurangi gatal 2
Pencegahan Infeksi Sekunder
Jaga kebersihan luka dengan mencuci area yang terkena 2 kali sehari dengan sabun antiseptik ringan 1
Hindari memecahkan vesikel atau bula yang terbentuk untuk mencegah infeksi bakteri sekunder 1
Jika terjadi tanda-tanda infeksi sekunder (pus, eritema yang meluas, demam), pertimbangkan antibiotik oral seperti cephalexin 500 mg 4 kali sehari atau amoxicillin-clavulanate 875/125 mg 2 kali sehari selama 7-10 hari 2
Peringatan Penting
Lesi dermatitis Paederus dapat menyerupai herpes zoster atau impetigo bulosa—diagnosis yang tepat penting untuk terapi yang sesuai 2
Hindari penggunaan kortikosteroid pada lesi yang sudah terinfeksi tanpa antibiotik yang adekuat 2
Lesi biasanya sembuh dalam 7-14 hari dengan terapi yang tepat, tetapi hiperpigmentasi pasca-inflamasi dapat bertahan selama beberapa minggu hingga bulan 2