What is the recommended maintenance fluid for a patient with 40% burns and impaired renal function?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 31, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Maintenance Cairan untuk Pasien Luka Bakar dengan Gangguan Ginjal dan Syok

Untuk pasien ini yang sudah 3 hari pasca luka bakar dengan oliguria, gangguan ginjal berat (kreatinin 3.1 mg/dL), dan memerlukan support vasopressor tinggi, maintenance cairan harus ditargetkan pada output urin 0.5-1 mL/kg/jam dengan monitoring ketat parameter hemodinamik, menggunakan balanced crystalloid (Ringer Laktat) dengan laju yang disesuaikan untuk mencapai target urin tersebut - bukan mengikuti formula resusitasi fase akut karena pasien sudah melewati fase resusitasi 24-48 jam pertama. 1

Konteks Klinis Penting

Pasien ini berada dalam situasi kompleks:

  • Fase post-resusitasi (hari ke-3 pasca luka bakar) - bukan fase resusitasi akut 2, 1
  • Acute Kidney Injury berat dengan kreatinin 3.1 mg/dL dan oliguria
  • Syok yang memerlukan vasopressor dosis tinggi (Norepinefrin 0.7 mcg/kg/menit + Vasopressin 1.8 unit/menit)
  • Luka bakar 40% TBSA pada pasien geriatri (78 tahun, 50 kg)

Prinsip Maintenance Cairan pada Fase Ini

Target Utama: Output Urin

  • Target output urin: 0.5-1 mL/kg/jam (25-50 mL/jam untuk pasien 50 kg ini) 1, 3
  • Output urin adalah parameter termudah dan tercepat untuk monitoring adequasi cairan 1
  • Pada pasien dengan AKI dan oliguria, target ini mungkin sulit dicapai tanpa terapi pengganti ginjal 1

Jenis Cairan

  • Gunakan balanced crystalloid (Ringer Laktat atau Hartmann's solution) sebagai cairan maintenance 2, 1
  • Hindari normal saline karena risiko hyperchloremic acidosis pada pasien dengan gangguan ginjal 1

Perhitungan Laju Cairan

Pada fase maintenance (>48 jam pasca luka bakar), formula Parkland TIDAK lagi berlaku. 2, 1

Untuk pasien ini:

  • Mulai dengan laju 50-75 mL/jam (1-1.5 mL/kg/jam) sebagai titik awal 1
  • Titrasi berdasarkan:
    • Output urin (target 25-50 mL/jam)
    • Mean arterial pressure (MAP >65 mmHg)
    • Kebutuhan vasopressor (idealnya menurun)
    • Lactate clearance
    • Status volume (CVP, GEDVI jika tersedia) 4

Pertimbangan Khusus untuk Pasien Ini

Gangguan Ginjal Berat

  • Oliguria dengan kreatinin 3.1 mg/dL menunjukkan AKI stage 3 1
  • Pasien ini kemungkinan besar memerlukan renal replacement therapy (RRT) untuk mengontrol volume dan uremia 1
  • Jika RRT dimulai, maintenance cairan dapat lebih liberal karena volume dapat dikontrol melalui ultrafiltrasi 1
  • Tanpa RRT, batasi cairan untuk mencegah fluid overload yang dapat memperburuk edema paru dan kompartemen syndrome 1, 5

Support Vasopressor Tinggi

  • Norepinefrin 0.7 mcg/kg/menit adalah dosis tinggi, menunjukkan syok distributif berat 1
  • Pertimbangkan albumin 5% supplementation jika pasien hypoalbuminemic (target albumin >30 g/L) untuk membantu mempertahankan tekanan onkotik 1, 5
  • Albumin dapat membantu mengurangi kebutuhan crystalloid dan mencegah "fluid creep" 5

Risiko "Fluid Creep"

  • Over-resusitasi menyebabkan morbiditas signifikan termasuk compartment syndrome, edema paru, edema intestinal, dan memperburuk AKI 1
  • Pada pasien dengan oliguria dan AKI, risiko fluid overload sangat tinggi 1
  • Monitor ketat tanda-tanda fluid overload: edema perifer, ronki paru, peningkatan tekanan intra-abdominal 1, 5

Algoritma Praktis

Langkah 1: Mulai dengan laju konservatif

  • 50-75 mL/jam Ringer Laktat (1-1.5 mL/kg/jam) 1

Langkah 2: Monitor setiap jam

  • Output urin (target 25-50 mL/jam)
  • MAP (target >65 mmHg)
  • Tren vasopressor (idealnya menurun)
  • Tanda fluid overload 1, 3

Langkah 3: Titrasi cairan

  • Jika output urin <25 mL/jam DAN tidak ada tanda fluid overload: tingkatkan 25 mL/jam 1
  • Jika output urin >50 mL/jam: pertahankan atau kurangi sedikit 1
  • Jika ada tanda fluid overload: kurangi laju dan pertimbangkan diuretik atau RRT 1

Langkah 4: Pertimbangkan adjunctive therapy

  • Albumin 5% jika serum albumin <30 g/L dan kebutuhan crystalloid terus meningkat 1, 5
  • Renal replacement therapy jika oliguria persisten, fluid overload, atau uremia 1

Caveat Penting

  • Formula resusitasi (Parkland) hanya untuk 24-48 jam pertama - pasien ini sudah melewati fase tersebut 2, 1
  • Jangan mengejar output urin normal dengan cairan berlebihan pada pasien dengan AKI established - ini akan menyebabkan fluid overload tanpa memperbaiki fungsi ginjal 1
  • Vasopressor dosis tinggi menunjukkan syok berat - fokus pada optimalisasi hemodinamik, bukan hanya volume 1
  • Usia 78 tahun dengan luka bakar 40% memiliki mortalitas sangat tinggi - goals of care harus didiskusikan dengan keluarga 1
  • Leukosit 5500 pada pasien luka bakar berat mungkin menunjukkan sepsis atau immunosupresi - pertimbangkan infeksi sebagai penyebab syok 1

budget:token_budget Tokens used this turn: 5753 Total tokens used: 5753 Tokens remaining: 194247

References

Guideline

Fluid Administration in Burn Patients

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

The Parkland formula under fire: is the criticism justified?

Journal of burn care & research : official publication of the American Burn Association, 2008

Research

Colloid administration normalizes resuscitation ratio and ameliorates "fluid creep".

Journal of burn care & research : official publication of the American Burn Association, 2010

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.