Dosis Maksimal Aspirin
Dosis maksimal aspirin untuk penggunaan kardiovaskular jangka panjang adalah 325 mg per hari, meskipun dosis optimal yang direkomendasikan adalah 75-162 mg per hari karena dosis lebih tinggi meningkatkan risiko perdarahan tanpa memberikan manfaat kardiovaskular tambahan. 1, 2
Dosis Berdasarkan Indikasi Klinis
Fase Akut (Loading Dose)
- Sindrom koroner akut: Berikan loading dose 162-325 mg aspirin non-enteric coated, diikuti segera dengan dosis pemeliharaan rendah 75-100 mg per hari 2, 3
- Infark miokard akut: Loading dose 162.5-325 mg, kemudian maintenance 75-150 mg per hari 1, 4
- Aspirin harus dikunyah untuk mencapai efek antiplatelet yang lebih cepat pada presentasi akut 2
Terapi Pemeliharaan Jangka Panjang
- Pencegahan sekunder (pasien dengan riwayat penyakit kardiovaskular): 75-162 mg per hari, dengan preferensi pada rentang 75-100 mg 1, 2, 5
- Pencegahan primer (pasien diabetes dengan risiko tinggi): 75-162 mg per hari 1, 5
- Tablet dosis rendah yang paling umum di AS adalah 81 mg 1, 2
Mengapa Dosis Tinggi Tidak Digunakan untuk Pemeliharaan
Dosis aspirin ≥160 mg per hari dikaitkan dengan peningkatan risiko perdarahan tanpa perbaikan outcome kardiovaskular dibandingkan terapi dosis rendah. 3 Beberapa bukti penting:
- Dalam uji coba ADAPTABLE pada pasien dengan penyakit kardiovaskular yang sudah ada (38% dengan diabetes), tidak ada perbedaan signifikan dalam kejadian kardiovaskular atau perdarahan mayor antara pasien yang diberikan 81 mg versus 325 mg aspirin per hari 1
- Uji coba CURRENT-OASIS 7 menunjukkan bahwa aspirin 75-100 mg per hari menghasilkan perdarahan gastrointestinal yang lebih sedikit dibandingkan dosis 300-325 mg per hari 1
- Efek samping gastrointestinal bersifat dose-dependent, dengan dosis 100 mg per hari memiliki efek samping lebih sedikit dibandingkan 300 mg per hari 1
Rentang Dosis Efektif dari Uji Klinis
Aspirin telah terbukti efektif sebagai agen antitrombotik pada dosis antara 50-1,500 mg per hari dalam berbagai kondisi trombotik vaskular 1:
- Angina tidak stabil: 75-1,300 mg per hari
- Angina stabil: 75 mg per hari
- Infark miokard akut: 162.5 mg per hari
- Stroke iskemik akut: 160-300 mg per hari
- Polisitemia vera: 100 mg per hari (tetapi bukan 900 mg per hari)
Namun, kurangnya hubungan dose-response untuk efikasi aspirin dalam studi klinis dan ketergantungan dosis perdarahan gastrointestinal mendukung penggunaan dosis efektif terendah yang terbukti sebagai strategi paling tepat. 1
Dosis Maksimal Absolut (Label FDA)
Menurut label FDA, untuk dewasa dan anak-anak ≥12 tahun: ambil 4-8 tablet setiap 4 jam, tidak melebihi 48 tablet dalam 24 jam kecuali diarahkan oleh dokter 6. Namun, ini mengacu pada penggunaan analgesik/antipiretik, bukan untuk indikasi kardiovaskular.
Peringatan Penting dan Kontraindikasi
Hindari Dosis Tinggi Jangka Panjang
- Jangan melanjutkan aspirin dosis tinggi melampaui loading dose awal pada pasien sindrom koroner akut 3
- Dosis pemeliharaan yang lebih tinggi (300-325 mg per hari) tidak menawarkan manfaat tambahan dan meningkatkan risiko perdarahan 2
Kontraindikasi Absolut
- Alergi atau hipersensitivitas aspirin yang terdokumentasi 2
- Perdarahan aktif atau risiko perdarahan tinggi 2
- Perdarahan gastrointestinal baru-baru ini 1
- Penyakit hati yang aktif secara klinis 1
- Usia <21 tahun (risiko sindrom Reye) 1, 5
Pertimbangan Khusus
- Untuk pasien yang menggunakan ticagrelor, batasi aspirin hingga ≤100 mg per hari 2
- Hindari kombinasi dengan NSAID karena meningkatkan risiko ulserasi dan perdarahan gastrointestinal secara signifikan 1, 3
- Untuk pasien >70 tahun tanpa penyakit kardiovaskular yang sudah ada, keseimbangan risiko-manfaat cenderung lebih besar risikonya 1, 5
Algoritma Dosis Praktis
Presentasi akut (MI, stroke, sindrom koroner akut): 162-325 mg loading dose (non-enteric coated, dikunyah) → transisi segera ke 75-100 mg per hari 2, 3
Pencegahan sekunder (penyakit kardiovaskular yang sudah ada): 75-162 mg per hari, preferensi 75-100 mg 1, 2, 5
Pencegahan primer (risiko tinggi, tidak ada riwayat CVD): 75-162 mg per hari jika manfaat melebihi risiko perdarahan 1, 2, 5
Intoleransi aspirin: Clopidogrel 75 mg per hari sebagai alternatif 2, 5
Kesimpulannya, meskipun dosis hingga 1,500 mg per hari telah digunakan dalam uji klinis, dosis maksimal yang direkomendasikan untuk penggunaan kardiovaskular adalah 325 mg per hari, dengan dosis optimal 75-162 mg per hari untuk meminimalkan risiko perdarahan sambil mempertahankan efikasi. 1, 2