What is the maximum dose of aspirin (acetylsalicylic acid)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 31, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Maksimal Aspirin

Dosis maksimal aspirin untuk penggunaan kardiovaskular jangka panjang adalah 325 mg per hari, meskipun dosis optimal yang direkomendasikan adalah 75-162 mg per hari karena dosis lebih tinggi meningkatkan risiko perdarahan tanpa memberikan manfaat kardiovaskular tambahan. 1, 2

Dosis Berdasarkan Indikasi Klinis

Fase Akut (Loading Dose)

  • Sindrom koroner akut: Berikan loading dose 162-325 mg aspirin non-enteric coated, diikuti segera dengan dosis pemeliharaan rendah 75-100 mg per hari 2, 3
  • Infark miokard akut: Loading dose 162.5-325 mg, kemudian maintenance 75-150 mg per hari 1, 4
  • Aspirin harus dikunyah untuk mencapai efek antiplatelet yang lebih cepat pada presentasi akut 2

Terapi Pemeliharaan Jangka Panjang

  • Pencegahan sekunder (pasien dengan riwayat penyakit kardiovaskular): 75-162 mg per hari, dengan preferensi pada rentang 75-100 mg 1, 2, 5
  • Pencegahan primer (pasien diabetes dengan risiko tinggi): 75-162 mg per hari 1, 5
  • Tablet dosis rendah yang paling umum di AS adalah 81 mg 1, 2

Mengapa Dosis Tinggi Tidak Digunakan untuk Pemeliharaan

Dosis aspirin ≥160 mg per hari dikaitkan dengan peningkatan risiko perdarahan tanpa perbaikan outcome kardiovaskular dibandingkan terapi dosis rendah. 3 Beberapa bukti penting:

  • Dalam uji coba ADAPTABLE pada pasien dengan penyakit kardiovaskular yang sudah ada (38% dengan diabetes), tidak ada perbedaan signifikan dalam kejadian kardiovaskular atau perdarahan mayor antara pasien yang diberikan 81 mg versus 325 mg aspirin per hari 1
  • Uji coba CURRENT-OASIS 7 menunjukkan bahwa aspirin 75-100 mg per hari menghasilkan perdarahan gastrointestinal yang lebih sedikit dibandingkan dosis 300-325 mg per hari 1
  • Efek samping gastrointestinal bersifat dose-dependent, dengan dosis 100 mg per hari memiliki efek samping lebih sedikit dibandingkan 300 mg per hari 1

Rentang Dosis Efektif dari Uji Klinis

Aspirin telah terbukti efektif sebagai agen antitrombotik pada dosis antara 50-1,500 mg per hari dalam berbagai kondisi trombotik vaskular 1:

  • Angina tidak stabil: 75-1,300 mg per hari
  • Angina stabil: 75 mg per hari
  • Infark miokard akut: 162.5 mg per hari
  • Stroke iskemik akut: 160-300 mg per hari
  • Polisitemia vera: 100 mg per hari (tetapi bukan 900 mg per hari)

Namun, kurangnya hubungan dose-response untuk efikasi aspirin dalam studi klinis dan ketergantungan dosis perdarahan gastrointestinal mendukung penggunaan dosis efektif terendah yang terbukti sebagai strategi paling tepat. 1

Dosis Maksimal Absolut (Label FDA)

Menurut label FDA, untuk dewasa dan anak-anak ≥12 tahun: ambil 4-8 tablet setiap 4 jam, tidak melebihi 48 tablet dalam 24 jam kecuali diarahkan oleh dokter 6. Namun, ini mengacu pada penggunaan analgesik/antipiretik, bukan untuk indikasi kardiovaskular.

Peringatan Penting dan Kontraindikasi

Hindari Dosis Tinggi Jangka Panjang

  • Jangan melanjutkan aspirin dosis tinggi melampaui loading dose awal pada pasien sindrom koroner akut 3
  • Dosis pemeliharaan yang lebih tinggi (300-325 mg per hari) tidak menawarkan manfaat tambahan dan meningkatkan risiko perdarahan 2

Kontraindikasi Absolut

  • Alergi atau hipersensitivitas aspirin yang terdokumentasi 2
  • Perdarahan aktif atau risiko perdarahan tinggi 2
  • Perdarahan gastrointestinal baru-baru ini 1
  • Penyakit hati yang aktif secara klinis 1
  • Usia <21 tahun (risiko sindrom Reye) 1, 5

Pertimbangan Khusus

  • Untuk pasien yang menggunakan ticagrelor, batasi aspirin hingga ≤100 mg per hari 2
  • Hindari kombinasi dengan NSAID karena meningkatkan risiko ulserasi dan perdarahan gastrointestinal secara signifikan 1, 3
  • Untuk pasien >70 tahun tanpa penyakit kardiovaskular yang sudah ada, keseimbangan risiko-manfaat cenderung lebih besar risikonya 1, 5

Algoritma Dosis Praktis

  1. Presentasi akut (MI, stroke, sindrom koroner akut): 162-325 mg loading dose (non-enteric coated, dikunyah) → transisi segera ke 75-100 mg per hari 2, 3

  2. Pencegahan sekunder (penyakit kardiovaskular yang sudah ada): 75-162 mg per hari, preferensi 75-100 mg 1, 2, 5

  3. Pencegahan primer (risiko tinggi, tidak ada riwayat CVD): 75-162 mg per hari jika manfaat melebihi risiko perdarahan 1, 2, 5

  4. Intoleransi aspirin: Clopidogrel 75 mg per hari sebagai alternatif 2, 5

Kesimpulannya, meskipun dosis hingga 1,500 mg per hari telah digunakan dalam uji klinis, dosis maksimal yang direkomendasikan untuk penggunaan kardiovaskular adalah 325 mg per hari, dengan dosis optimal 75-162 mg per hari untuk meminimalkan risiko perdarahan sambil mempertahankan efikasi. 1, 2

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Aspirin Therapy for Atherosclerotic Cardiovascular Disease

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Aspirin Dosing for Cardiovascular Disease

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Aspirin Therapy in Clinical Practice

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.