Syarat Kesehatan Ibu untuk Induksi Laktasi
Tidak ada kontraindikasi kesehatan absolut yang spesifik untuk induksi laktasi pada ibu adopsi atau ibu yang tidak hamil, selama ibu dalam kondisi kesehatan umum yang baik dan dapat memberikan stimulasi payudara yang konsisten.
Kondisi Kesehatan Dasar yang Diperlukan
Status Kesehatan Umum
- Ibu harus dalam kondisi kesehatan yang cukup baik untuk menjalani protokol stimulasi payudara yang intensif selama 6 bulan sebelum bayi tiba 1
- Tidak ada penyakit kronis yang tidak terkontrol yang dapat mengganggu produksi ASI atau membahayakan bayi 2
- Kemampuan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan hidrasi yang meningkat (minimal 2.7 liter air per hari dan tambahan 500 kkal/hari) 3, 4
Kondisi Payudara
- Payudara harus memiliki jaringan kelenjar yang cukup berkembang, meskipun perkembangan penuh dapat terjadi bahkan tanpa kehamilan sebelumnya 5
- Tidak ada riwayat operasi payudara yang ekstensif yang merusak duktus atau jaringan kelenjar 6
- Puting susu harus dapat distimulasi dan tidak ada kelainan anatomis yang signifikan 6
Riwayat Reproduksi (Bukan Syarat Mutlak)
Kehamilan dan Menyusui Sebelumnya
- Riwayat kehamilan atau menyusui sebelumnya tidak diperlukan untuk induksi laktasi yang berhasil 1, 7
- Bahkan ibu yang belum pernah hamil (nullipara) dapat berhasil menginduksi laktasi dengan stimulasi yang konsisten 1, 8
- Namun, tidak ada konsensus apakah pengalaman kehamilan/menyusui sebelumnya mempengaruhi keberhasilan induksi 7
Kondisi yang Perlu Dievaluasi
Kondisi Endokrin
- Fungsi tiroid yang normal, karena hipotiroidisme dapat mengganggu produksi ASI 2
- Tidak ada hiperprolaktinemia patologis atau tumor hipofisis yang tidak terdiagnosis 5
- Diabetes yang terkontrol dengan baik jika ada, karena dapat mempengaruhi produksi ASI 2
Kondisi Infeksi
- Bebas dari infeksi aktif yang dapat ditularkan melalui ASI, seperti HIV aktif yang tidak terkontrol 2
- Hepatitis B yang terkontrol dengan vaksinasi bayi dalam 12 jam pertama tidak menjadi kontraindikasi 2
- Hepatitis C tidak menjadi kontraindikasi untuk menyusui 2
Medikasi dan Suplemen yang Diperlukan
Galaktagog (Opsional tetapi Sering Digunakan)
- Domperidone dapat digunakan sebagai galaktagog selama 1 bulan untuk meningkatkan produksi ASI 1
- Metoclopramide (Reglan) juga dapat digunakan, meskipun efek sampingnya perlu dipertimbangkan 8
- Penggunaan galaktagog tidak selalu diperlukan jika stimulasi payudara dilakukan secara konsisten 1, 7
Suplementasi Nutrisi
- Vitamin D 10 mg per hari selama proses induksi dan menyusui 3, 4
- Zat besi dan asam folat selama 3 bulan pertama 3, 4
- Iodium 250 mg per hari melalui garam beriodium dan makanan laut 3, 4
- EPA/DHA 250 mg per hari plus tambahan 100-200 mg DHA 3, 4
Faktor Keberhasilan Kritis
Stimulasi Payudara yang Konsisten
- Stimulasi payudara teratur adalah mekanisme paling penting untuk produksi ASI, lebih penting daripada pengobatan hormonal 1, 7
- Protokol pompa dimulai dengan pompa payudara elektrik ganda dikombinasikan dengan pompa manual 6 bulan sebelum bayi tiba 1
- Frekuensi stimulasi 8-10 kali per 24 jam sangat penting untuk mempertahankan produksi ASI 3
Dukungan dan Komitmen
- Dukungan dari tenaga kesehatan yang berpengetahuan tentang induksi laktasi sangat penting 6, 7
- Komitmen jangka panjang diperlukan karena proses ini sangat menuntut 6
- Dukungan keluarga dan lingkungan mempengaruhi keberhasilan 7
Peringatan Penting
Ekspektasi Realistis
- Banyak ibu yang menginduksi laktasi tidak dapat memproduksi cukup ASI untuk menyusui eksklusif, tetapi tetap menemukan kepuasan dalam proses ini karena ikatan ibu-bayi yang dipromosikan 6
- Laktogenesis dapat dimulai dalam 10 hari setelah adopsi dengan protokol yang tepat 8
- Beberapa ibu dapat memproduksi ASI dalam jumlah yang cukup untuk menjadi donor ASI bahkan sebelum menerima anak adopsi mereka 1