How to perform bladder training?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 1, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Cara Melakukan Bladder Training

Bladder training harus dimulai dengan menetapkan jadwal berkemih berdasarkan interval terpendek dari buku harian berkemih pasien, kemudian secara bertahap meningkatkan interval tersebut sambil mengajarkan teknik penekanan urgensi.

Langkah-Langkah Inti Bladder Training

1. Persiapan Awal: Buku Harian Berkemih

  • Minta pasien mengisi buku harian berkemih selama 2-3 hari untuk menentukan pola berkemih awal 1, 2
  • Identifikasi interval terpendek antara berkemih dari buku harian tersebut - ini akan menjadi titik awal jadwal 1

2. Penetapan Jadwal Berkemih

  • Instruksikan pasien untuk berkemih sesuai jam pada interval yang telah ditentukan, baik mereka merasakan dorongan atau tidak 1
  • Untuk dewasa, mulai dengan jadwal berkemih setiap 2 jam selama jam bangun dan setiap 4 jam di malam hari 1
  • Tingkatkan interval berkemih secara bertahap sebesar 15-30 menit setiap 1-2 minggu sesuai toleransi 1

3. Teknik Penekanan Urgensi (Urge Suppression)

Ketika pasien merasakan dorongan berkemih yang kuat 1:

  • Berhenti dan duduk jika memungkinkan, tetap diam
  • Lakukan kontraksi otot dasar panggul yang cepat untuk menghambat aktivitas detrusor
  • Gunakan teknik distraksi seperti pernapasan dalam atau tugas mental sampai urgensi mereda
  • Baru pergi ke kamar mandi setelah urgensi berkurang dan pasien merasa terkontrol

4. Manajemen Cairan

  • Kurangi asupan cairan harian total sekitar 25%, yang terbukti mengurangi frekuensi dan urgensi 1
  • Batasi asupan cairan di awal malam hari untuk mengurangi nokturia 1

Indikasi Berdasarkan Jenis Inkontinensia

Urgency Inkontinensia

  • Bladder training adalah terapi lini pertama yang direkomendasikan dengan kuat oleh American College of Physicians 3
  • Bladder training saja sudah efektif untuk urgency UI - penambahan latihan otot dasar panggul tidak meningkatkan kontinensia dibanding bladder training saja 3

Mixed Inkontinensia

  • Kombinasikan bladder training dengan latihan otot dasar panggul (PFMT) untuk mixed UI 3
  • Kombinasi ini meningkatkan kontinensia dan memperbaiki UI pada wanita dengan mixed UI 3

Stress Inkontinensia

  • Bladder training tidak direkomendasikan sebagai terapi utama untuk stress UI 3
  • Untuk stress UI, gunakan PFMT sebagai lini pertama 3

Durasi dan Pemantauan

  • Berikan periode uji coba yang memadai selama 8-12 minggu untuk menentukan efikasi sebelum mengubah atau menghentikan terapi 1
  • Sebagian besar pasien mengalami pengurangan gejala yang signifikan dan peningkatan kualitas hidup 1
  • Bladder training sama efektifnya dengan obat antimuskarinik dalam mengurangi tingkat gejala 1, 4

Terapi Kombinasi

  • Jika bladder training saja tidak berhasil setelah 8-12 minggu, pertimbangkan menambahkan obat antimuskarinik sebagai terapi lini kedua 3, 1
  • Kombinasi bladder training dengan PFMT dapat meningkatkan hasil untuk persepsi perbaikan dan kualitas hidup 1, 5

Pertimbangan Khusus

Populasi Rentan

  • Wanita berusia >65 tahun, penghuni panti jompo, dan wanita yang menerima layanan perawatan rumah Medicare memerlukan perhatian khusus 3
  • Setidaknya separuh wanita dengan UI tidak melaporkan masalah ini kepada dokter mereka 3

Faktor yang Perlu Diidentifikasi

  • Identifikasi dan kelola kondisi yang dapat menyebabkan UI seperti infeksi saluran kemih, gangguan metabolik, asupan cairan berlebihan, dan gangguan mental seperti delirium 3
  • Identifikasi apakah pasien menerima obat yang dapat menyebabkan atau memperburuk UI 3

Keunggulan Bladder Training

  • Efektif, memiliki sedikit efek samping, dan lebih murah daripada terapi farmakologis 3
  • Banyak pasien menghentikan pengobatan farmakologis karena efek samping, sehingga bladder training menjadi pilihan yang lebih dapat ditoleransi 3

References

Guideline

Bladder Training Guidelines

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

A two-day bladder diary for children: Is it enough?

Journal of pediatric urology, 2015

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Bladder training for treating overactive bladder in adults.

The Cochrane database of systematic reviews, 2023

Research

Bladder training for urinary incontinence in adults.

The Cochrane database of systematic reviews, 2004

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.