Is C-reactive protein (CRP) elevated in patients with fibromyalgia?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 2, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

CRP pada Fibromyalgia

CRP umumnya tidak meningkat pada fibromyalgia, namun sebagian kecil pasien (sekitar 25%) dapat menunjukkan peningkatan ringan yang terutama dijelaskan oleh obesitas dan inaktivitas fisik, bukan proses inflamasi aktif dari fibromyalgia itu sendiri. 1, 2

Temuan Utama tentang CRP pada Fibromyalgia

Tingkat CRP pada Populasi Fibromyalgia

  • Pasien fibromyalgia memiliki rata-rata CRP yang sedikit lebih tinggi dibandingkan kontrol sehat (5.54 ± 9.8 vs 3.75 ± 7.2 mg/L), namun perbedaan ini tidak signifikan secara klinis 3
  • Hanya 25% pasien fibromyalgia yang memiliki CRP tinggi (>1.5 SD di atas rata-rata kontrol normal), dibandingkan 6.8% pada kontrol sehat 2
  • Sekitar 75% pasien fibromyalgia memiliki kadar CRP normal, yang konsisten dengan konsep bahwa fibromyalgia adalah kondisi nociplastic non-inflamasi 1

Faktor Penyebab Peningkatan CRP pada Fibromyalgia

Obesitas dan inaktivitas fisik adalah penyebab utama peningkatan CRP pada pasien fibromyalgia, bukan proses penyakit fibromyalgia itu sendiri. 1, 3

  • Body mass index (BMI) berkorelasi kuat dengan kadar CRP pada pasien fibromyalgia 2, 3
  • Aktivitas fisik waktu luang yang rendah berkontribusi signifikan terhadap peningkatan CRP 1
  • Ketika BMI dan komorbiditas dimasukkan dalam analisis statistik, hubungan antara fibromyalgia dan CRP menjadi sangat lemah atau hilang (AOR 1.1-1.2) 3

Korelasi Klinis CRP pada Fibromyalgia

  • Pasien fibromyalgia dengan CRP tinggi memiliki skor Fibromyalgia Impact Questionnaire (FIQ) yang lebih buruk 1
  • Mereka menunjukkan fungsi fisik yang lebih buruk, nyeri yang lebih berat, dan kemampuan kerja yang lebih terganggu 1
  • CRP berkorelasi dengan IL-6, IL-8, dan laju endap darah (LED) pada pasien fibromyalgia 2

Implikasi Diagnostik Penting

Membedakan Fibromyalgia dari Kondisi Inflamasi

Peningkatan CRP pada pasien muda dengan nyeri difus harus memicu evaluasi untuk kondisi lain, bukan langsung dianggap sebagai fibromyalgia. 4

  • Polymyalgia rheumatica (PMR) memiliki CRP yang sangat tinggi sebagai ciri khas, namun hanya terjadi pada usia >50 tahun 4
  • Pasien obesitas muda dengan myalgia dan CRP tinggi sering salah didiagnosis sebagai PMR, padahal sebenarnya fibromyalgia dengan CRP tinggi akibat obesitas 4
  • CRP >10 mg/L harus memicu pemeriksaan ulang dan evaluasi untuk sumber infeksi atau inflamasi lain 5

Interpretasi Nilai CRP Berdasarkan Magnitude

  • CRP <3 mg/L: risiko rendah untuk proses inflamasi aktif 5
  • CRP 3-10 mg/L: dapat terjadi pada fibromyalgia dengan obesitas, namun pertimbangkan kondisi lain 5
  • CRP >10 mg/L: sangat tidak khas untuk fibromyalgia murni; evaluasi untuk infeksi bakterial (median ~120 mg/L), penyakit inflamasi (median ~65 mg/L), atau keganasan (median ~46 mg/L) 5, 6

Pendekatan Klinis

Kapan Mengukur CRP pada Fibromyalgia

  • Pengukuran CRP dapat membantu mengidentifikasi pasien fibromyalgia dengan gejala lebih berat yang membutuhkan intervensi mendukung kemampuan kerja 1
  • CRP berguna untuk menyingkirkan kondisi inflamasi lain yang dapat menyerupai fibromyalgia 4
  • Dua pengukuran (optimal dengan jarak 2 minggu) harus dilakukan dan dirata-ratakan untuk hasil yang akurat 5

Pertimbangan Terapeutik

  • Pasien fibromyalgia dengan CRP tinggi (>10 mg/L) dapat merespons injeksi betamethasone depot intramuskular untuk setidaknya 4 minggu 7
  • Penurunan berat badan dan terapi yang ditujukan terhadap inflamasi mungkin bermanfaat pada pasien fibromyalgia dengan CRP tinggi 2
  • Intervensi untuk meningkatkan aktivitas fisik dapat menurunkan CRP dan memperbaiki gejala 1

Peringatan Penting

  • Jangan menggunakan CRP sebagai kriteria diagnostik tunggal untuk fibromyalgia atau untuk menyingkirkan diagnosis 1, 2
  • Faktor non-patologis seperti usia, jenis kelamin, ras, merokok, diet, dan tidur mempengaruhi kadar CRP 5, 6
  • Sekitar 20% nilai CRP >10 mg/L dapat dikaitkan dengan perilaku merokok dan faktor gaya hidup lainnya, bukan infeksi akut 5

Related Questions

What is the first line of treatment for a patient with fibromyalgia and arthritis presenting with elevated C-Reactive Protein (CRP)?
What is the best course of action for a patient in their 50s with severe fatigue and elevated C-Reactive Protein (CRP) levels, despite normal Complete Blood Count (CBC), Comprehensive Metabolic Panel (CMP), Lactate Dehydrogenase (LDH), and thyroid panel results?
What is the management approach for a patient presenting with ankle pain, swelling, elevated Erythrocyte Sedimentation Rate (ESR) and C-Reactive Protein (CRP)?
What is the management and diagnosis for a patient with elevated Immunoglobulin A (IgA) levels, increased C-reactive protein (CRP) levels, and elevated Erythrocyte Sedimentation Rate (ESR)?
What is the initial workup for a patient presenting with myalgia (muscle pain)?
What defines recovery from severe acute malnutrition in a patient?
What is the management approach for a patient with epiglottitis, potentially with a history of bleeding disorders or anticoagulant use?
What are the effects of intermittent fasting on cortisol levels and hormonal health, particularly in individuals with a history of hormonal imbalances or stress-related issues, and how can breakfast skipping impact overall health?
What is the appropriate diagnostic workup for a 42-year-old female with a dry tap of bone marrow (bone marrow aspiration failure) and hepatosplenomegaly (enlarged liver and spleen)?
What is the best course of treatment for an anal fissure?
What are the causes and signs/symptoms of epiglottitis in a patient with a history of bleeding disorders or anticoagulant use?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.