What is the initial approach for a woman with subclinical hyperthyroidism (elevated thyroid hormone levels with a suppressed Thyroid-Stimulating Hormone (TSH) level) and amenorrhea (absence of menstruation), but with a normal gynecological examination?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 2, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Pendekatan Awal untuk Wanita dengan Hipertiroid Subklinis dan Amenorea

Konfirmasi diagnosis hipertiroid subklinis dengan mengulang pemeriksaan TSH, free T4, dan T3 dalam 2-4 minggu, kemudian evaluasi etiologi tiroid dan lakukan pemeriksaan hormonal ginekologi untuk menentukan penyebab amenorea. 1

Langkah 1: Konfirmasi Diagnosis Hipertiroid Subklinis

  • Ulangi pemeriksaan TSH bersama dengan free T4 dan total T3 atau free T3 dalam waktu 4 minggu untuk mengkonfirmasi diagnosis hipertiroid subklinis (TSH rendah dengan hormon tiroid normal). 1

  • Jika TSH <0.1 mIU/L, ulangi pemeriksaan lebih cepat (dalam 2 minggu) karena risiko komplikasi kardiovaskular lebih tinggi. 1

  • Jika TSH antara 0.1-0.45 mIU/L, ulangi dalam 3 bulan jika tidak ada gejala kardiak atau aritmia. 1

Langkah 2: Tentukan Etiologi Hipertiroid Subklinis

  • Lakukan radioactive iodine uptake dan scan untuk membedakan antara penyakit Graves, goiter nodular toksik, atau tiroiditis destruktif. 1, 2

  • Tiroiditis subakut ditandai dengan uptake radioaktif iodin yang rendah atau tidak ada, dan biasanya sembuh spontan tanpa memerlukan pengobatan definitif. 2

  • Periksa riwayat penggunaan obat-obatan yang mengandung iodin (seperti amiodaron) atau konsumsi levotiroksin berlebihan yang dapat menyebabkan supresi TSH iatrogenik. 3

Langkah 3: Evaluasi Hubungan Amenorea dengan Hipertiroid Subklinis

  • Meskipun pemeriksaan ginekologi normal, hipertiroid (bahkan subklinis) dapat menyebabkan gangguan menstruasi termasuk amenorea melalui gangguan aksis hipotalamus-hipofisis-ovarium. 1

  • Periksa hormon reproduksi: FSH, LH, estradiol, dan prolaktin untuk menyingkirkan penyebab amenorea lainnya seperti insufisiensi ovarium prematur atau hiperprolaktinemia. 1

  • Singkirkan kehamilan dengan pemeriksaan β-hCG, karena TSH rendah fisiologis dapat terjadi pada trimester pertama kehamilan. 3

Langkah 4: Tentukan Indikasi Pengobatan Hipertiroid Subklinis

Jika TSH <0.1 mIU/L (Hipertiroid Subklinis Berat):

  • Pertimbangkan pengobatan terutama jika pasien memiliki risiko tinggi untuk komplikasi kardiovaskular atau osteoporosis. 1, 4

  • Pengobatan direkomendasikan untuk wanita postmenopause karena risiko kehilangan densitas mineral tulang dan fraktur. 1

  • Pilihan pengobatan termasuk obat antitiroid dosis rendah (metimazol atau propiltiourasil) selama 6-12 bulan untuk menginduksi remisi. 5, 6

Jika TSH 0.1-0.45 mIU/L (Hipertiroid Subklinis Ringan):

  • Tidak direkomendasikan pengobatan rutin untuk TSH dalam rentang ini karena konsekuensi minimal. 1, 7

  • Monitor TSH setiap 3-12 bulan sampai TSH normal atau kondisi stabil. 1

Langkah 5: Manajemen Amenorea

  • Jika amenorea disebabkan oleh hipertiroid subklinis, normalisasi fungsi tiroid dapat mengembalikan siklus menstruasi normal. 1

  • Jika setelah normalisasi TSH amenorea tetap persisten, rujuk ke spesialis endokrinologi reproduksi untuk evaluasi lebih lanjut penyebab amenorea primer atau sekunder lainnya. 1

Peringatan Penting

  • Jangan mengobati hipertiroid subklinis berdasarkan gejala saja tanpa konfirmasi laboratorium berulang, karena supresi TSH transien dapat terjadi karena berbagai sebab non-tiroid. 3

  • Hindari overtreatment yang dapat menyebabkan hipotiroid iatrogenik, yang juga dapat memperburuk amenorea. 1

  • Pasien dengan goiter nodular memerlukan perhatian khusus karena dapat berkembang menjadi hipertiroid overt saat terpapar iodin berlebih (misalnya kontras radiografi). 1

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Diagnostic Findings of Subacute Thyroiditis

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Management of subclinical hyperthyroidism.

International journal of endocrinology and metabolism, 2012

Research

Subclinical Hyperthyroidism: When to Consider Treatment.

American family physician, 2017

Research

Subclinical hyperthyroidism: controversies in management.

American family physician, 2002

Guideline

Subclinical Hypothyroidism Treatment Guidelines

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.