Istilah Medis untuk Struma Single Nodul
Istilah medis terbaik untuk struma single nodul adalah "solitary thyroid nodule" atau dalam bahasa Indonesia "nodul tiroid soliter". 1, 2, 3
Definisi dan Terminologi
Nodul tiroid soliter adalah istilah standar yang digunakan dalam literatur medis internasional untuk menggambarkan satu nodul tunggal pada kelenjar tiroid 2, 3, 4
Istilah "struma" sendiri merujuk pada pembesaran kelenjar tiroid secara umum, sedangkan "nodul soliter" lebih spesifik menggambarkan lesi tunggal yang dapat dipalpasi atau terdeteksi pada pencitraan 5, 4
Prevalensi dan Signifikansi Klinis
Nodul tiroid soliter sangat umum, ditemukan pada sekitar 5% wanita dan 1% pria di daerah dengan asupan yodium yang cukup 5
Pada usia 60 tahun, sekitar 50% populasi umum diperkirakan memiliki setidaknya satu nodul tiroid 5
Risiko keganasan pada nodul tiroid soliter adalah 42.27%, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan struma multinodular yang hanya 0.25% 6
Implikasi Klinis Penting
Setiap nodul tiroid soliter ≥1 cm memerlukan evaluasi dengan ultrasonografi dan fine needle aspiration (FNA) untuk menyingkirkan keganasan 1, 4
National Comprehensive Cancer Network merekomendasikan evaluasi nodul soliter >1-1.5 cm dengan pengukuran TSH, ultrasonografi tiroid dan leher sentral, serta FNA untuk nodul dengan kriteria mencurigakan 1
Karsinoma papiler adalah jenis keganasan paling umum pada nodul soliter (65.95%), terutama pada wanita usia 12-30 tahun 6
Catatan Penting untuk Praktik Klinis
Jangan mengabaikan nodul soliter meskipun tampak kecil - risiko keganasan tetap signifikan dan memerlukan evaluasi sistematis 1, 4, 6
Istilah "struma uninodular" atau "struma single nodul" dapat digunakan dalam konteks lokal, namun "nodul tiroid soliter" adalah terminologi standar internasional yang harus digunakan dalam dokumentasi medis formal 2, 3