Will a patient with allergies definitely pass them on to their child?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 3, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Risiko Penurunan Alergi dari Orang Tua ke Anak

Tidak, pasien dengan alergi TIDAK pasti akan menurunkan alergi ke anaknya—hanya terdapat peningkatan risiko, bukan kepastian. Anak-anak dengan riwayat keluarga alergi memiliki risiko lebih tinggi, tetapi banyak anak dengan orang tua alergi tidak mengembangkan alergi, dan sebaliknya, anak tanpa riwayat keluarga juga dapat mengalami alergi 1.

Definisi Risiko Berdasarkan Riwayat Keluarga

Pasien didefinisikan "berisiko" untuk alergi makanan jika memiliki orang tua biologis atau saudara kandung dengan riwayat rinitis alergi, asma, dermatitis atopik, atau alergi makanan 1. Namun, ini hanya menunjukkan peningkatan risiko, bukan jaminan penurunan penyakit.

Tingkat Risiko

  • Risiko tinggi: Anak dengan penyakit alergi berat yang sudah ada (dermatitis atopik signifikan atau asma) atau riwayat keluarga alergi makanan 1
  • Hingga 37% anak di bawah 5 tahun dengan dermatitis atopik sedang hingga berat memiliki alergi makanan yang dimediasi IgE 1
  • Anak dengan alergi makanan memiliki kemungkinan 4 kali lebih tinggi untuk mengalami asma 1

Faktor Genetik dan Lingkungan

Perkembangan alergi melibatkan interaksi gen-lingkungan yang kompleks, bukan hanya faktor genetik semata 1. Bukti menunjukkan beberapa mekanisme:

Kontribusi Genetik

  • Varian genetik pada SPINK5 (serine peptidase inhibitor Kazal type 5) dikaitkan dengan alergi makanan yang dimediasi IgE pada bayi 12 bulan, mendukung peran defek fungsi barrier kulit 1
  • Variasi genetik pada gen IL13 juga dikaitkan dengan alergi makanan yang terbukti melalui challenge test 1
  • Alel pada lokus HLA-DRB1 merupakan determinan genetik untuk alergi kacang yang dikonfirmasi melalui challenge 1

Faktor Lingkungan yang Memodifikasi Risiko

Jumlah saudara kandung yang lebih banyak dikaitkan dengan penurunan prevalensi alergi makanan dan asma, mendukung hipotesis higiene 1. Faktor lain yang mempengaruhi:

  • Infeksi kulit atau eksim meningkatkan prevalensi alergi makanan 1
  • Mikrobiota gastrointestinal awal kehidupan berperan dalam perkembangan dan resolusi alergi makanan 1
  • Pengayaan mikrobioma usus dengan Clostridia dan Firmicutes pada usia 3-6 bulan dikaitkan dengan resolusi alergi susu sapi 1

Strategi Pencegahan yang Tidak Efektif

Tidak ada bukti yang mendukung penghindaran makanan tertentu selama kehamilan atau menyusui untuk mencegah alergi makanan pada anak 1. Ini adalah kesalahpahaman umum yang harus dikoreksi.

Rekomendasi Diet Ibu

  • Pembatasan diet maternal selama kehamilan atau laktasi tidak direkomendasikan 1
  • Tidak ada studi longitudinal prospektif yang mendukung penghindaran makanan selama kehamilan 1
  • Bahkan terdapat bukti yang muncul bahwa paparan awal pada anak mungkin bermanfaat dalam mencegah alergi makanan spesifik 1

Strategi Pencegahan yang Dapat Dipertimbangkan

Untuk bayi berisiko yang tidak mendapat ASI eksklusif, penggunaan formula terhidrolisis (dibandingkan formula susu sapi) dapat dipertimbangkan sebagai strategi pencegahan 1. Namun, biaya dan ketersediaan formula terhidrolisis ekstensif dapat menjadi faktor penghambat 1.

Pertimbangan Penting

  • Tidak ada rekomendasi untuk tes alergi makanan rutin sebelum memperkenalkan makanan yang sangat alergenik pada anak berisiko tinggi 1
  • Pasien berisiko tidak perlu membatasi paparan terhadap alergen non-makanan (tungau debu atau serbuk sari) 1
  • Tidak perlu membatasi paparan terhadap makanan yang mungkin bereaksi silang dengan 8 alergen makanan utama 1

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Kesalahan terbesar adalah mengasumsikan bahwa riwayat keluarga alergi berarti anak pasti akan alergi, yang mengarah pada penghindaran makanan yang tidak perlu 1. Pendekatan yang benar:

  • Tes alergi tidak dapat "memprediksi" risiko masa depan 1
  • Tes IgE memiliki nilai prediktif positif yang buruk—keberadaan IgE spesifik alergen tidak selalu menunjukkan penyakit 1
  • Jika orang tua mencari tes makanan berdasarkan "riwayat keluarga" alergi makanan pada kerabat dekat, dapatkan riwayat menyeluruh dan tentukan apakah pasien mengalami kesulitan dengan makanan apa pun 1
  • Konsultasi dengan ahli alergi direkomendasikan jika ada kekhawatiran spesifik 1

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.