Nilai Skor Nyeri Ringan dengan CPOT dan FLACC
Untuk CPOT, nyeri ringan tidak memiliki kategori yang didefinisikan secara spesifik dalam literatur, tetapi skor ≥ 2 menunjukkan adanya nyeri yang memerlukan intervensi pada pasien dewasa kritis yang tidak dapat melaporkan nyeri secara verbal. 1
Untuk FLACC, nyeri ringan didefinisikan sebagai skor 1-3 pada skala 0-10. 2
Interpretasi Skor CPOT (Critical-Care Pain Observation Tool)
Karakteristik Skala CPOT
- CPOT dirancang khusus untuk pasien dewasa di ICU yang tidak dapat melaporkan nyeri secara verbal 2, 3
- CPOT memiliki skor psikometrik tertinggi (16.7 dari 20) di antara semua skala nyeri perilaku untuk dewasa 2, 4, 3
- Skala ini telah divalidasi di berbagai populasi ICU medis, bedah, dan trauma 2
Cut-off Point CPOT
- Skor CPOT ≥ 2 adalah cut-off optimal untuk mendeteksi adanya nyeri selama prosedur nosiseptif 1
- Skor CPOT secara signifikan lebih tinggi selama prosedur nosiseptif dibandingkan dengan prosedur non-nosiseptif atau saat istirahat 1
- Tidak ada kategori "ringan, sedang, berat" yang secara resmi didefinisikan untuk CPOT dalam pedoman 2
Catatan Penting untuk CPOT
- CPOT menunjukkan korelasi yang sangat kuat dengan laporan nyeri pasien sendiri (Spearman's R > 0.85) 1
- Reliabilitas inter-rater sangat baik dengan ICC > 0.97 1
- Pada pasien cedera otak, perilaku nyeri terutama terkait dengan tingkat kesadaran; grimacing dan rigiditas otot kurang sering diamati 2
Interpretasi Skor FLACC (Face, Legs, Activity, Cry, Consolability)
Karakteristik Skala FLACC
- FLACC divalidasi untuk anak-anak usia 2 bulan hingga 7 tahun 2
- FLACC menggunakan skor numerik untuk lima kategori: wajah, kaki, aktivitas, menangis, dan kemampuan dihibur 2
- Skala ini memiliki skor psikometrik rendah (< 10) menurut pedoman ICU dewasa 2
Kategori Nyeri FLACC
Validitas FLACC
- FLACC menunjukkan reliabilitas inter-rater yang tinggi di departemen gawat darurat pediatrik (Kendall W: 0.85-0.96) 5
- Skor FLACC berkurang secara signifikan setelah pemberian analgesia (dari rata-rata 5.54 menjadi 2.00 pada 30 menit dan 1.14 pada 60 menit) 5
- FLACC ditemukan sebagai cara yang berharga untuk mengkuantifikasi nyeri pasca-tonsilektomi pada anak-anak 2
Perbedaan Penting Antara CPOT dan FLACC
Populasi Target
- CPOT: Pasien dewasa di ICU yang tidak dapat melaporkan nyeri 2, 3
- FLACC: Anak-anak usia 2 bulan hingga 7 tahun 2
Peringatan Penggunaan
- FLACC tidak sesuai untuk digunakan pada pasien dewasa di ICU 6
- Studi menunjukkan CPOT lebih tepat untuk dewasa dibandingkan FLACC 6
- Meskipun beberapa penelitian membandingkan CPOT dengan FLACC pada pasien dewasa, FLACC dirancang untuk populasi pediatrik 6, 7