Can post-term pregnancy increase the risk of fetal macrosomia in pregnant individuals, particularly those with a history of gestational diabetes or previous macrosomic births?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 4, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Ya, Kehamilan Post-Term Dapat Meningkatkan Risiko Makrosomia

Kehamilan yang berlanjut melewati 38 minggu gestasi meningkatkan risiko makrosomia janin tanpa mengurangi angka seksio sesarea, sehingga persalinan pada minggu ke-38 direkomendasikan kecuali ada pertimbangan obstetrik lain. 1

Mekanisme dan Bukti Hubungan Post-Term dengan Makrosomia

Perpanjangan kehamilan melewati usia kehamilan cukup bulan secara konsisten dikaitkan dengan peningkatan berat badan janin yang berlebihan:

  • Kehamilan yang berlanjut melewati 38 minggu secara spesifik meningkatkan angka bayi besar untuk usia kehamilan (large-for-gestational-age) tanpa memberikan manfaat pengurangan angka operasi caesar. 1

  • Postmaturitas (kehamilan lewat waktu) diidentifikasi sebagai salah satu faktor risiko maternal utama untuk makrosomia janin. 2

  • Kehamilan yang diperpanjang atau post-term merupakan faktor risiko independen untuk makrosomia dalam populasi yang diteliti. 3

Risiko Khusus pada Diabetes Gestasional

Kombinasi post-term dan diabetes gestasional menciptakan risiko yang sangat tinggi:

  • Pengawasan ketat diperlukan untuk kehamilan dengan risiko kematian janin, terutama ketika kadar glukosa puasa melebihi 105 mg/dl atau kehamilan berlanjut melewati cukup bulan. 1

  • Pada diabetes gestasional yang tidak terdiagnosis dan tidak diobati, risiko makrosomia dapat mencapai 20%. 1

  • Risiko distosia bahu pada kehamilan dengan diabetes dan berat lahir >4.500 g berkisar 19,9-50%, dibandingkan 9,2-24% pada kehamilan non-diabetes. 1, 4

Rekomendasi Timing Persalinan Berdasarkan Pedoman

Untuk Diabetes Gestasional:

  • Persalinan pada minggu ke-38 gestasi direkomendasikan untuk mencegah makrosomia progresif, karena perpanjangan kehamilan melewati 38 minggu meningkatkan risiko makrosomia tanpa mengurangi angka seksio sesarea. 1

  • Tidak ada data yang mendukung persalinan sebelum 38 minggu pada diabetes gestasional tanpa bukti objektif komplikasi maternal atau janin. 1

Untuk Kehamilan Tanpa Diabetes:

  • Tidak ada bukti yang mendukung induksi persalinan dini pada pasien cukup bulan dengan suspek makrosomia janin. 1

  • Aman untuk melakukan percobaan persalinan pervaginam pada estimasi berat janin >4.000 g. 1

Pengawasan Intensif Post-40 Minggu

Jika kehamilan berlanjut melewati 40 minggu:

  • Wajar untuk mengintensifkan pengawasan janin ketika kehamilan berlanjut melewati 40 minggu gestasi, meskipun data tentang risiko morbiditas/mortalitas perinatal pada diabetes gestasional terkontrol baik tidak tersedia. 1

  • Ibu harus diajarkan memantau gerakan janin selama 8-10 minggu terakhir kehamilan dan segera melaporkan pengurangan persepsi gerakan janin. 1

Faktor Risiko Tambahan yang Memperberat

Risiko makrosomia pada post-term meningkat dengan adanya:

  • Obesitas maternal (berat ≥70 kg pada akhir kehamilan) merupakan faktor risiko independen untuk makrosomia. 3

  • Multiparitas dan riwayat bayi makrosomia sebelumnya meningkatkan risiko secara signifikan. 2, 3

  • Janin laki-laki memiliki risiko lebih tinggi menjadi makrosomia. 3

Peringatan Klinis Penting

Jangan Menunda Persalinan pada Diabetes Gestasional:

  • Kontrol glukosa postprandial antara 29-32 minggu gestasi paling kuat berkorelasi dengan makrosomia, menunjukkan pentingnya intervensi dini. 5

  • Hiperglikemia maternal meningkatkan sekresi insulin janin, dan hiperinsulinemia janin mempredisposisi makrosomia dengan efek jangka panjang termasuk resistensi insulin, obesitas, dan diabetes pada keturunan. 6, 7

Komplikasi yang Harus Diantisipasi:

  • Risiko cedera pleksus brakialis meningkat 18-21 kali lipat pada bayi makrosomia >4.500 g. 1, 4

  • Fraktur klavikula terjadi 10 kali lebih sering pada bayi makrosomia. 1, 4

  • Angka seksio sesarea pada makrosomia mencapai 33,9%, hampir tiga kali lipat dibanding bayi dengan berat normal. 3

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Fetal macrosomia--maternal risks and fetal outcome.

International journal of gynaecology and obstetrics: the official organ of the International Federation of Gynaecology and Obstetrics, 1990

Research

Macrosomia--maternal and fetal risk factors.

South African medical journal = Suid-Afrikaanse tydskrif vir geneeskunde, 1995

Guideline

Management of Brachial Plexus Injury in Macrosomic Newborns

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Rationale for prevention and treatment of glucose-mediated macrosomia: a protocol for gestational diabetes.

Endocrine practice : official journal of the American College of Endocrinology and the American Association of Clinical Endocrinologists, 1996

Research

Gestational diabetes mellitus and macrosomia: a literature review.

Annals of nutrition & metabolism, 2015

Related Questions

What screening test should be ordered for a 16-week primigravida (first pregnancy) woman with a body mass index (BMI) of 35 and concerns about having a macrosomic (excessively large) baby?
What is the best initial management for a newborn with macrosomia (excessive birth weight) born to a mother with diabetes (Diabetes Mellitus), who develops mild tachypnea (rapid breathing) 6 hours after birth, but has normal vital signs?
What is the most appropriate management for a macrosomic baby born at 38 weeks gestation to a mother with uncontrolled Diabetes Mellitus (DM) via Spontaneous Vaginal Delivery (SVD) with a weak Moro reflex on the right side?
What are the recommended next steps for a macrosomic (large for gestational age) baby with a weak Moro reflex born to a mother with uncontrolled Diabetes Mellitus (DM) at 38 weeks gestation?
What initial test should be ordered for a 16-week primigravida with a BMI of 35 at risk for gestational diabetes and fetal macrosomia?
What are the directions for using nicotine patches for a patient with impaired renal (kidney) or liver function seeking to quit smoking?
What is the recommended management for a pregnant woman at 42 weeks of gestation or more without symptoms?
What factors besides erythropoietin (EPO) influence red blood cell production in the body?
What are the causes of hypomagnesemia in a patient who has undergone a bone marrow transplant?
Is pain medication still necessary for a patient with a spinal stimulator, considering their individual medical history and potential for ongoing pain management?
What could be the cause of purple discoloration at the base of the nail beds in a patient, potentially with a history of conditions like diabetes or peripheral artery disease?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.