Diagnosis Diferensial Lesi Extradural Cervical Spine
Metastasis adalah diagnosis diferensial paling umum untuk lesi extradural cervical spine, diikuti oleh meningioma, spondylotic myelopathy, dan proses inflamasi seperti sarcoidosis atau Rosai-Dorfman-Destombes disease. 1, 2, 3
Neoplasma Ganas
Metastasis
- Lesi extradural paling sering adalah metastasis neoplasma, terutama pada pasien dewasa dengan riwayat keganasan sistemik 1, 4
- Presentasi klinis meliputi nyeri lokal, defisit neurologis, dan instabilitas spinal 1
- Imaging menunjukkan destruksi tulang vertebra dengan kompresi medula spinalis 1
- Prognosis tergantung pada tipe dan stadium keganasan primer, dengan survival rate 1 tahun sebesar 58% 1
Lymphoma
- Harus dipertimbangkan terutama pada pasien dewasa dengan lesi extradural 4
- Dapat menyebabkan kompresi medula spinalis progresif 4
Neoplasma Jinak
Meningioma Extradural
- Meningioma extradural menyumbang 2.7-10% dari neoplasma spinal, meskipun lebih sering di thoracic spine 2
- Karakteristik imaging: massa enhancing pada MRI dengan kontras, dapat memiliki kalsifikasi pada CT 2, 5
- Pitfall penting: Meningioma sering misdiagnosis sebagai nerve sheath tumor sebelum operasi 6
- Tipe en-plaque dapat meluas dari C1-C5 dengan kalsifikasi dan enhancement yang baik 5
- Reseksi subtotal mungkin diperlukan jika tumor meluas mengelilingi vertebral artery 2
Cavernous Malformation Extradural
- Lesi vaskular yang jarang namun penting sebagai mimic 6
- Karakteristik imaging khas:
- Berbeda dengan cavernous malformation intrakranial: perilesional hemosiderin jarang terlihat 6
- Predileksi kuat untuk thoracic spine dorsal (68%), namun dapat terjadi di cervical 6
- 34% kasus meluas ke foramen intravertebral 6
- Presentasi: 30% dengan onset neurologis mendadak akibat perdarahan spontan 6
- Angiografi selektif dapat menunjukkan vascular blush 6
Penyakit Degeneratif
Spondylotic Myelopathy
- Penyebab paling umum kompresi extradural kronik pada cervical spine 3
- Faktor kontribusi: degenerasi spinal, herniasi diskus, lipomatosis epidural, malalignment 3
- Dapat diperburuk oleh pedikel yang secara kongenital pendek 3
- MRI tanpa kontras biasanya cukup untuk diagnosis 3
- Pattern enhancement karakteristik dapat terlihat pada dan di bawah level stenosis 3
Epidural Lipomatosis
- Bagian dari spektrum spondylotic myelopathy 3
- Akumulasi lemak epidural berlebihan menyebabkan kompresi 3
Penyakit Inflamasi/Histiositosis
Rosai-Dorfman-Destombes Disease (RDD)
- Lesi spinal dural atau epidural paling sering di cervical dan thoracic regions 3
- Presentasi: myelopathy atau gejala kompresi medula spinalis 3
- Imaging: massa dural-based paraspinal dengan keterlibatan elemen tulang spine dan ekstensi foraminal 3
- Dapat menunjukkan hypermetabolism pada FDG-PET/CT 3
- Respons terhadap steroid dapat dramatis 3
Neurosarcoidosis
- Red flag: leptomeningeal/root enhancement 3
- Lesi longitudinally extensive (>3 segmen vertebra) dengan enhancement leptomeningeal dan peripheral spinal cord 3
- "Trident sign" pada enhancement karakteristik untuk sarcoidosis 3
Penyakit Vaskular
Arteriovenous Fistula/Malformation
- Lesi T2-hiperintens ekstensif dengan spotted dan tortuous regions of contrast enhancement 3
- Dapat meluas rostral dari conus 3
- Angiografi konvensional spinal tidak berguna untuk evaluasi awal 3
Komplikasi Post-Operatif
Pada Pasien dengan Riwayat Operasi Spinal
- Seroma, pseudomeningocele, hematoma, abses epidural 3
- Adjacent level degenerative disease dengan stenosis spinal 3
- Herniasi diskus rekuren 3
- MRI dengan dan tanpa kontras IV adalah modalitas pilihan 3
Kelainan Kongenital/Struktural
Arachnoid Web Dorsal
- Penyebab jarang myelopathy progresif 3
Ventral Cord Herniation
- Kondisi jarang yang dapat menyebabkan myelopathy progresif 3
Algoritma Pendekatan Diagnostik
MRI cervical spine dengan dan tanpa kontras IV adalah modalitas imaging pilihan 3, 2
CT cervical spine tanpa kontras sebagai adjunct 2
Pertimbangkan angiografi selektif jika imaging menunjukkan karakteristik vaskular 6
Evaluasi sistemik untuk keganasan primer jika metastasis dicurigai 2
- CT chest, abdomen, pelvis 2
Biopsi terbuka mungkin diperlukan jika karakteristik imaging tidak khas 2
Pitfall Klinis yang Harus Dihindari
- Jangan mengasumsikan semua lesi enhancing extradural adalah meningioma: cavernous malformation, metastasis, dan RDD dapat memiliki appearance serupa 6, 2, 3
- Perhatikan red flags untuk diagnosis alternatif: leptomeningeal enhancement (sarcoidosis), onset akut (cavernous malformation dengan perdarahan), atau riwayat keganasan sistemik (metastasis) 3, 6, 1
- Enhancement pattern penting: "pancake-like" enhancement menunjukkan spondylotic myelopathy, bukan neoplasma 3
- Ekstensi foraminal sering terlihat pada cavernous malformation (34% kasus) dan harus meningkatkan kecurigaan diagnosis ini 6