Regimen Kemoterapi untuk Adenokarsinoma Paru dengan Metastase Tulang
Untuk pasien wanita 40 tahun dengan adenokarsinoma paru metastase tulang tanpa hasil pemeriksaan molekuler, regimen yang paling tepat adalah kombinasi platinum-pemetrexed (cisplatin/pemetrexed atau carboplatin/pemetrexed), dengan prioritas utama untuk segera melakukan pemeriksaan molekuler (EGFR, ALK, ROS1) karena dapat mengubah strategi terapi secara fundamental. 1, 2
Langkah Pertama: Pemeriksaan Molekuler Segera
Sebelum memulai kemoterapi, pemeriksaan biomarker molekuler harus dilakukan sesegera mungkin karena dapat mengidentifikasi mutasi driver yang memerlukan terapi target, bukan kemoterapi. 1, 2
- Pemeriksaan wajib meliputi: EGFR, ALK, ROS1, BRAF, MET exon 14 skipping, RET, NTRK, dan PD-L1 2
- Pada populasi Asia dan wanita muda dengan adenokarsinoma, prevalensi mutasi EGFR mencapai 40-60%, sehingga pemeriksaan ini sangat penting 1
- Jika ditemukan mutasi EGFR, terapi target (erlotinib atau gefitinib) memberikan survival yang lebih superior dibanding kemoterapi 1
- Jika ditemukan rearrangement ALK, crizotinib harus diberikan sebagai terapi lini pertama 1
Regimen Kemoterapi Pilihan (Sambil Menunggu Hasil Molekuler)
Regimen Utama yang Direkomendasikan:
Cisplatin + Pemetrexed adalah pilihan terbaik untuk histologi non-skuamosa (adenokarsinoma). 1
- Pemetrexed terbukti superior dibanding gemcitabine pada histologi non-skuamosa dengan manfaat survival yang signifikan 1
- Cisplatin lebih superior dibanding carboplatin pada subgrup histologi non-skuamosa 1
- Dosis: Pemetrexed 500 mg/m² hari ke-1 + Cisplatin 75 mg/m² hari ke-1, setiap 21 hari 1, 3
Alternatif: Carboplatin + Pemetrexed jika ada kontraindikasi cisplatin (gangguan ginjal, neuropati, gangguan pendengaran). 1
- Carboplatin lebih mudah ditoleransi dan lebih mudah diberikan dibanding cisplatin 4
- Dosis: Pemetrexed 500 mg/m² hari ke-1 + Carboplatin AUC 5-6 hari ke-1, setiap 21 hari 3
Pertimbangan Penambahan Bevacizumab:
Bevacizumab dapat ditambahkan pada regimen paclitaxel-carboplatin jika pasien memiliki performance status 0-1 dan tidak ada kontraindikasi. 1
- Bevacizumab hanya terbukti memperpanjang survival pada kombinasi paclitaxel-carboplatin, bukan pada regimen lain 1
- Kontraindikasi bevacizumab: hemoptisis, kavitasi tumor, metastase otak yang tidak terkontrol, riwayat perdarahan 1
- Seleksi pasien yang ketat sangat penting mengingat toksisitas spesifik bevacizumab 1
Durasi dan Timing Terapi
Kemoterapi harus dimulai saat performance status masih baik. 1
- Durasi optimal: 3-4 siklus untuk sebagian besar pasien 1
- Maksimal 6 siklus pada pasien yang respons 1
- Evaluasi respons dilakukan setelah 2-3 siklus 1
Terapi Maintenance:
Pemetrexed maintenance dapat dipertimbangkan pada pasien dengan histologi non-skuamosa yang mencapai respons atau stable disease setelah 4 siklus kemoterapi berbasis platinum. 1, 2
- Pemetrexed maintenance menunjukkan manfaat PFS dan OS pada histologi non-skuamosa 1
- Keputusan maintenance harus dibuat secara individual 1
Manajemen Metastase Tulang
Terapi untuk metastase tulang harus dimulai segera untuk mencegah skeletal-related events (SRE). 1
- Zoledronic acid 4 mg setiap 4 minggu mengurangi kejadian SRE (fraktur patologis, radiasi tulang, kompresi medula spinalis) 1
- Denosumab 120 mg setiap 4 minggu merupakan alternatif yang menunjukkan OS lebih baik dibanding zoledronic acid pada subset NSCLC (9.5 vs 8.0 bulan) 1
- Terapi untuk tulang harus dilanjutkan selama praktis memungkinkan tanpa efek samping signifikan 1
- Radiasi paliatif dapat diberikan untuk kontrol nyeri lokal atau pencegahan fraktur pada tulang weight-bearing 1
Suplementasi Wajib dengan Pemetrexed
Suplementasi vitamin sangat penting untuk mengurangi toksisitas pemetrexed. 4
- Vitamin B12 1000 μg intramuskular dimulai minimal 1 minggu sebelum dosis pertama, dilanjutkan setiap 9 minggu 4
- Asam folat 0.4-1.0 mg oral sehari dimulai minimal 1 minggu sebelum dosis pertama, dilanjutkan sepanjang terapi 4
Monitoring dan Efek Samping
Pemantauan ketat diperlukan karena 62% pasien mengalami adverse events grade 3-4. 4
- Complete blood count pada hari ke-8 dan ke-15 setiap siklus untuk mendeteksi nadir 4
- Hidrasi adekuat sangat penting, terutama pada hari pemberian terapi 4
- Evaluasi klinis dan laboratorium setiap 3 bulan tahun pertama, kemudian setiap 6 bulan 4
Perawatan Paliatif Terintegrasi
Rujukan ke tim paliatif interdisipliner harus dilakukan sejak awal bersamaan dengan terapi aktif kanker. 2
- Perawatan paliatif meningkatkan kualitas hidup, mood, dan potensial survival 2
- Manajemen nyeri tulang yang agresif sangat penting untuk kualitas hidup 1
Algoritma Keputusan Berdasarkan Hasil Molekuler
Jika hasil molekuler tersedia:
- EGFR mutasi positif (exon 19 deletion atau L858R): Ganti ke osimertinib sebagai lini pertama 1, 2
- ALK rearrangement positif: Ganti ke crizotinib atau ALK TKI lain 1, 2
- ROS1 rearrangement positif: Ganti ke crizotinib 1, 2
- Semua marker negatif: Lanjutkan kemoterapi platinum-pemetrexed 1, 2
Catatan Penting
- Usia 40 tahun bukan kontraindikasi untuk kemoterapi kombinasi platinum 1
- Performance status pasien adalah faktor kunci dalam pemilihan regimen 1
- Pada pasien dengan PS 2, kemoterapi single-agent atau platinum doublet terpilih dapat dipertimbangkan 1
- Histologi adenokarsinoma sangat penting karena menentukan pilihan agen kemoterapi (pemetrexed hanya untuk non-skuamosa) 1