What is the treatment for a 2-month-old infant diagnosed with dysentery?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 6, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Terapi untuk Bayi Disentri Usia 2 Bulan

Bayi usia 2 bulan dengan disentri memerlukan rehidrasi segera sebagai prioritas utama, dilanjutkan dengan antibiotik empiris karena usia <3 bulan merupakan indikasi khusus untuk terapi antimikroba pada disentri.

Penilaian Awal dan Rehidrasi

Rehidrasi adalah prioritas absolut dan harus dimulai segera untuk mencegah mortalitas, bahkan sebelum hasil kultur tersedia 1.

Penilaian Status Dehidrasi

  • Evaluasi tanda klinis: turgor kulit, membran mukosa, status mental, nadi, dan waktu pengisian kapiler 2
  • Kategorikan dehidrasi: ringan (3-5% defisit), sedang (6-9% defisit), atau berat (≥10% defisit dengan syok) 2
  • Penurunan berat badan adalah indeks klinis utama derajat dehidrasi 3

Protokol Rehidrasi Berdasarkan Derajat Dehidrasi

Dehidrasi Ringan-Sedang:

  • Berikan oralit (ORS osmolaritas rendah) sebagai terapi lini pertama 1, 2
  • Dosis: 50-100 mL/kg selama 2-4 jam 2
  • Untuk bayi yang tidak dapat minum tetapi tidak syok: gunakan selang nasogastrik dengan kecepatan 15 mL/kg/jam 4, 1
  • Berikan dalam volume kecil dan sering jika muntah (misalnya 5 mL setiap menit dengan sendok atau spuit) 4

Dehidrasi Berat atau Syok:

  • Mulai rehidrasi intravena segera dengan Ringer Laktat atau NaCl 0,9% 1, 2
  • Berikan bolus 20 mL/kg sampai nadi, perfusi, dan status mental normal 4
  • Setelah stabil, lanjutkan defisit yang tersisa dengan ORS 1

Penggantian Kehilangan Cairan Berkelanjutan

  • Ganti setiap tinja cair dengan 10 mL/kg ORS 4, 2
  • Ganti setiap episode muntah dengan 2 mL/kg ORS 4, 2
  • Evaluasi ulang status hidrasi setiap 3-4 jam 4

Terapi Antimikroba

Bayi <3 bulan dengan disentri merupakan indikasi khusus untuk terapi antibiotik empiris, berbeda dengan anak yang lebih besar 4, 1.

Pilihan Antibiotik untuk Bayi <3 Bulan

  • Sefalosporin generasi ketiga adalah pilihan utama untuk bayi <3 bulan 4
  • Azitromisin dapat dipertimbangkan tergantung pola resistensi lokal 4, 1
  • Jangan gunakan fluorokuinolon pada bayi karena kontraindikasi usia 4

Prinsip Penting Terapi Antimikroba

  • Hindari antibiotik jika dicurigai STEC O157 atau STEC penghasil Shiga toksin 2 karena risiko sindrom uremik hemolitik 4, 1
  • Kultur tinja harus dilakukan untuk memandu terapi 1
  • Modifikasi atau hentikan antibiotik setelah organisme spesifik teridentifikasi 4

Manajemen Nutrisi

Jangan tunda pemberian makan—tidak ada justifikasi untuk "mengistirahatkan usus" melalui puasa 1, 2.

Protokol Pemberian Makan

  • Lanjutkan ASI sepanjang episode diare tanpa henti 4, 1, 2
  • Untuk bayi yang tidak mendapat ASI: berikan susu formula kekuatan penuh segera setelah rehidrasi 4
  • Ibu harus menyusui sesuai permintaan bayi 4
  • Jika bayi <12 bulan tidak mendapat ASI, berikan 100-200 mL air bersih sebelum melanjutkan ORS 4

Pertimbangan Intoleransi Laktosa

  • Intoleransi laktosa sejati jarang terjadi (hanya 5-10% kasus) 5
  • Diagnosis intoleransi laktosa ditegakkan jika diare memburuk secara klinis saat pemberian makanan mengandung laktosa, bukan hanya berdasarkan pH tinja atau zat pereduksi 4
  • Susu formula bebas laktosa hanya untuk diare berat, persisten, atau berulang 5

Obat yang Harus Dihindari

Jangan berikan obat-obatan berikut pada bayi dengan disentri:

  • Obat antimotilitas (loperamid) dikontraindikasikan pada anak <18 tahun dengan disentri 1
  • Obat antidiare nonspesifik tidak mencegah dehidrasi 3
  • Stimulan, steroid, dan purgatif dapat menghasilkan efek merugikan 4

Indikasi Rawat Inap

Bayi <3 bulan dengan disentri harus dipertimbangkan untuk rawat inap karena:

  • Usia <3 bulan adalah faktor risiko tinggi 6
  • Dehidrasi berat 6
  • Muntah persisten 6
  • Tampilan toksik atau dicurigai abdomen bedah 6

Peringatan Khusus untuk Bayi Usia 2 Bulan

  • Usia 2 bulan menempatkan bayi pada risiko tinggi mortalitas dan morbiditas dari disentri 4
  • Pemantauan ketat diperlukan karena dehidrasi dapat terjadi sangat cepat pada bayi 3
  • Evaluasi ulang keseimbangan cairan, elektrolit, dan status nutrisi secara berkala 4
  • Kolaborasi dengan otoritas kesehatan setempat untuk kebijakan pengendalian infeksi 4

References

Guideline

Dysentery Management

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Treatment of Acute Diarrheal Disease

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

[Prevention and treatment of acute diarrhea in infants].

Archives de pediatrie : organe officiel de la Societe francaise de pediatrie, 2007

Research

Management of acute diarrhea in emergency room.

Indian journal of pediatrics, 2013

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.