What are the recommended dosage and potential risks of long-term melatonin (melatonin) use in a young adult to improve sleep quality and reduce nocturia (nocturnal urination), and can it lead to dependence?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 9, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Penggunaan Melatonin Jangka Panjang pada Dewasa Muda

American Academy of Sleep Medicine secara eksplisit TIDAK merekomendasikan melatonin untuk pengobatan insomnia kronis pada dewasa, dan tidak ada bukti bahwa melatonin efektif untuk mengurangi nokturia (terbangun untuk buang air kecil di malam hari). 1

Efektivitas Melatonin untuk Masalah Tidur

Untuk insomnia umum pada dewasa:

  • American Academy of Sleep Medicine menyarankan dokter untuk TIDAK menggunakan melatonin sebagai pengobatan untuk kesulitan tidur atau mempertahankan tidur pada dewasa 1
  • Efek melatonin sangat minimal: hanya mengurangi waktu untuk tertidur rata-rata 9 menit dibandingkan plasebo 1
  • Kualitas bukti sangat rendah, dengan manfaat yang hampir setara dengan efek sampingnya 1

Untuk gangguan ritme sirkadian (Delayed Sleep-Wake Phase Disorder):

  • Melatonin HANYA efektif untuk kondisi spesifik ini, bukan untuk insomnia biasa 2
  • Pada dewasa tanpa depresi, melatonin meningkatkan total waktu tidur 56 menit dan mengurangi latensi tidur 37,7 menit 2

Efektivitas untuk Nokturia (Terbangun Buang Air Kecil)

Melatonin TIDAK efektif untuk mengurangi nokturia:

  • Studi terkontrol plasebo pada 26 pasien menunjukkan TIDAK ada perbedaan signifikan antara melatonin 2 mg dan plasebo untuk episode nokturia (1,4 episode/malam dengan melatonin vs 1,6 dengan plasebo, p=0,85) 3
  • Systematic review tahun 2024 menyimpulkan bukti tidak cukup untuk merekomendasikan melatonin sebagai pengobatan efektif untuk nokturia 4
  • Meskipun beberapa studi menunjukkan tren perbaikan, heterogenitas diagnosis dan ukuran sampel kecil membatasi kesimpulan 4

Dosis yang Dianjurkan (Jika Tetap Digunakan)

Algoritma dosis berdasarkan American Academy of Sleep Medicine:

  1. Mulai dengan 3 mg immediate-release melatonin 5, 2
  2. Konsumsi 1,5-2 jam sebelum waktu tidur yang diinginkan 5, 2
  3. Evaluasi respons setelah 1-2 minggu 5
  4. Jika tidak efektif, tingkatkan dalam increment 3 mg hingga maksimum 15 mg 5

Peringatan penting tentang dosis:

  • Dosis LEBIH RENDAH sering LEBIH EFEKTIF daripada dosis tinggi 5
  • Dosis tinggi (10 mg) dapat menyebabkan desensitisasi reseptor dan mengganggu mekanisme sirkadian normal 5
  • Efek samping seperti sakit kepala pagi hari dan kantuk lebih sering terjadi pada dosis tinggi 5

Risiko Ketergantungan

Tidak ada bukti ketergantungan fisik:

  • Studi jangka panjang (hingga 29 minggu pada dewasa, 24 bulan pada anak) menunjukkan tidak ada bukti ketergantungan atau toleransi bahkan pada dosis tinggi 5, 6
  • Melatonin tidak menyebabkan ketergantungan bahkan ketika diberikan pada dosis tinggi 6
  • Tidak ada gejala putus obat yang dilaporkan 7, 6

Penggunaan Jangka Panjang

American Academy of Sleep Medicine TIDAK merekomendasikan penggunaan jangka panjang:

  • Penggunaan jangka panjang (>3-4 bulan) TIDAK direkomendasikan untuk insomnia kronis karena data keamanan dan efikasi tidak cukup 5, 2
  • Sebagian besar data uji klinis hanya mendukung penggunaan 4 minggu atau kurang 5
  • Jika digunakan jangka panjang, lakukan penilaian ulang setiap 3-6 bulan 5

Strategi jika penggunaan jangka panjang diperlukan:

  • Coba kurangi frekuensi (setiap 2-3 hari sekali) daripada penggunaan harian 5
  • Jika menghentikan setelah penggunaan lama, turunkan dosis secara bertahap selama beberapa minggu hingga bulan 5
  • Kombinasikan dengan terapi kognitif-perilaku untuk meningkatkan tingkat keberhasilan penghentian 5

Efek Samping

Efek samping umum (umumnya ringan):

  • Kantuk di siang hari (1,66%) 5, 2
  • Sakit kepala (0,74%) 5, 2
  • Pusing (0,74%) 5
  • Mual (lebih sering pada dosis tinggi) 5
  • Efek "hangover" pagi hari lebih umum pada dosis tinggi 5

Peringatan khusus:

  • Dapat meningkatkan gejala depresi pada beberapa individu 5, 2
  • Gunakan dengan hati-hati pada pasien yang menggunakan warfarin (potensi interaksi) 5, 2
  • Hindari pada pasien dengan epilepsi (berdasarkan laporan kasus) 5, 2
  • Dapat mengganggu toleransi glukosa pada individu sehat 5

Masalah Kualitas Produk

Regulasi sebagai suplemen makanan (bukan obat):

  • Di Amerika Serikat dan banyak negara, melatonin diatur sebagai suplemen makanan, bukan obat 5, 7
  • Tidak ada badan pengawas yang mengatur pembuatan atau penjualannya 7
  • Konsentrasi melatonin dalam produk yang dipasarkan sangat bervariasi antara label produk dan produsen 7
  • Pilih formulasi dengan United States Pharmacopeial Convention Verified Mark untuk dosis dan kemurnian yang lebih dapat diandalkan 5

Rekomendasi Alternatif yang Lebih Baik

Untuk insomnia pada dewasa muda, American Academy of Sleep Medicine merekomendasikan:

  • Zolpidem 10 mg untuk kesulitan tidur awal dan mempertahankan tidur (rekomendasi lemah) 1
  • Eszopiclone 2-3 mg untuk kesulitan tidur awal dan mempertahankan tidur (rekomendasi lemah) 1
  • Suvorexant 10-20 mg untuk mempertahankan tidur (rekomendasi lemah) 1

Untuk nokturia:

  • Evaluasi penyebab medis yang mendasari (diabetes, gagal jantung, sleep apnea, konsumsi cairan berlebihan di malam hari)
  • Batasi asupan cairan 2-3 jam sebelum tidur
  • Hindari kafein dan alkohol di malam hari 5
  • Pertimbangkan pengobatan untuk kondisi urologi atau medis yang mendasari

Kesimpulan Praktis

Melatonin BUKAN solusi untuk nokturia dan memiliki efektivitas minimal untuk insomnia umum pada dewasa muda. Jika Anda mengalami terbangun untuk buang air kecil di malam hari, melatonin tidak akan mengatasi masalah ini 3, 4. Untuk masalah tidur umum, pertimbangkan terapi kognitif-perilaku untuk insomnia (CBT-I) sebagai lini pertama, atau konsultasikan dengan dokter untuk opsi farmakologis yang lebih efektif 1, 5.

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.