Konversi Insulin Basal-Bolus ke Insulin Mixed
Untuk mengkonversi dari regimen basal-bolus ke insulin mixed, hitung total dosis harian insulin (basal + bolus), kemudian berikan 50% sebagai dosis pagi dan 50% sebagai dosis malam menggunakan insulin premixed (misalnya NPH/regular 70/30). 1
Langkah-Langkah Konversi
1. Hitung Total Dosis Harian (TDD)
- Jumlahkan semua dosis insulin basal (misalnya glargine) dan semua dosis bolus (misalnya aspart) dalam 24 jam untuk mendapatkan TDD 1
- Contoh: Jika pasien menggunakan glargine 20 unit + aspart 6 unit (sarapan) + 8 unit (makan siang) + 6 unit (makan malam) = TDD 40 unit 1
2. Distribusi Dosis Insulin Mixed
- Berikan 2/3 dari TDD sebagai dosis pagi (sebelum sarapan) dan 1/3 sebagai dosis malam (sebelum makan malam) menggunakan insulin premixed 1
- Alternatif: Mulai dengan pembagian 50:50 antara pagi dan malam, kemudian sesuaikan berdasarkan pola glukosa 1
- Untuk contoh di atas dengan TDD 40 unit: berikan 26-27 unit pagi dan 13-14 unit malam 1
3. Pemilihan Jenis Insulin Mixed
- Insulin premixed NPH/regular (70/30) adalah alternatif yang lebih murah dibandingkan analog insulin 1
- Insulin premixed tersedia dalam formulasi yang berbeda dengan rasio komponen basal dan prandial yang bervariasi 1
Keuntungan dan Kerugian
Keuntungan Insulin Mixed
- Regimen yang lebih sederhana dan nyaman dengan hanya 2 injeksi per hari dibandingkan 4-5 injeksi pada basal-bolus 1
- Cara yang efektif untuk menyebarkan cakupan insulin sepanjang hari 1
- Biaya lebih rendah, terutama untuk formulasi insulin manusia 1
Kerugian Insulin Mixed
- Fleksibilitas lebih rendah untuk pasien dengan jadwal makan yang tidak teratur 1
- Risiko hipoglikemia yang lebih tinggi dibandingkan regimen basal-bolus dalam studi rawat inap 2
- Kontrol glikemik yang kurang optimal dibandingkan basal-bolus dalam beberapa populasi 2
Peringatan Penting
Jangan Mencampur Insulin Glargine
- Insulin glargine tidak boleh dicampur dengan insulin lain karena pH diluennya yang rendah 1, 3
- Memerlukan injeksi terpisah jika menggabungkan insulin basal dan prandial 1
Hindari Penggunaan di Rumah Sakit
- Insulin premixed tidak direkomendasikan untuk pasien rawat inap karena tingkat hipoglikemia iatrogenik yang tinggi 3
- Regimen basal-bolus terjadwal lebih superior untuk pasien rawat inap 3
Pertimbangkan Alternatif Lain
- Jika tujuan adalah penyederhanaan regimen, pertimbangkan regimen "basal-plus" (basal insulin + 1 dosis bolus pada waktu makan terbesar) sebagai langkah peralihan 4
- Kombinasi insulin basal dengan GLP-1 RA menawarkan kontrol glikemik yang kuat dengan lebih sedikit kenaikan berat badan dan hipoglikemia dibandingkan regimen insulin intensif 1
Monitoring dan Titrasi
Pemantauan yang Diperlukan
- Monitor glukosa puasa untuk menilai komponen basal 1
- Monitor glukosa pra-makan siang dan pra-makan malam untuk menilai komponen prandial 1
- Periksa HbA1c setiap 3 bulan selama titrasi intensif 3
Penyesuaian Dosis
- Titrasi dosis berdasarkan pola glukosa selama beberapa hari, bukan pembacaan tunggal 3
- Jika hipoglikemia terjadi, kurangi dosis yang sesuai sebesar 10-20% 3, 5
- Jika kontrol glikemik tetap suboptimal setelah 3-6 bulan, pertimbangkan kembali ke regimen basal-bolus 1
Populasi Khusus
Pasien Lanjut Usia
- Penyederhanaan regimen insulin kompleks mungkin diperlukan karena penurunan kemampuan manajemen diri 1
- Gunakan dosis yang lebih rendah dan target glikemik yang kurang ketat untuk mengurangi risiko hipoglikemia 3, 5