Terapi Cegukan Persisten
Pendekatan Terapi Lini Pertama
Untuk cegukan persisten, mulai dengan chlorpromazine 25-50 mg tiga hingga empat kali sehari sebagai terapi farmakologis lini pertama, dengan peningkatan dosis bertahap jika gejala menetap setelah 2-3 hari. 1
Dosis dan Pemberian Chlorpromazine
- Dosis awal: 25-50 mg tiga hingga empat kali sehari secara oral 1
- Jika gejala menetap setelah 2-3 hari: Pertimbangkan terapi parenteral 1
- Peringatan penting: Chlorpromazine dapat menyebabkan hipotensi, sedasi, gejala ekstrapiramidal, dan perpanjangan interval QT 2
- Pada pasien lanjut usia: Gunakan dosis yang lebih rendah karena lebih rentan terhadap hipotensi dan reaksi neuromuskular 1
Terapi Lini Kedua
Jika chlorpromazine tidak efektif atau tidak dapat ditoleransi, pertimbangkan agen alternatif berikut:
Metoclopramide
- Rekomendasi: American Society of Clinical Oncology merekomendasikan metoclopramide sebagai agen lini kedua 2
- Keuntungan tambahan: Dapat dikombinasikan dengan terapi PPI jika GERD dicurigai sebagai penyebab 2
Terapi Berdasarkan Etiologi
Jika GERD dicurigai sebagai penyebab:
- Mulai terapi proton pump inhibitor (PPI) dosis tinggi 2
- Waktu respons bervariasi dari 2 minggu hingga beberapa bulan 2
- Tambahkan terapi prokinetik (seperti metoclopramide) jika perbaikan parsial atau tidak ada perbaikan 2
- Implementasikan modifikasi diet dan gaya hidup antireflux secara bersamaan 2
Evaluasi Diagnostik Penting
Sebelum memulai terapi, pertimbangkan evaluasi untuk penyebab yang mendasari:
Penyebab yang Perlu Disingkirkan
- Penyebab sistem saraf pusat: Tumor otak, cedera otak traumatik 2
- Penyebab kardiovaskular: Efusi perikardial yang menekan nervus frenikus (ditandai dengan gejala kompresi lokal) 2
- Pencitraan yang direkomendasikan: Foto toraks dan ekokardiografi jika dicurigai patologi perikardial atau toraks 2
Konsekuensi Jika Tidak Diobati
Cegukan persisten yang tidak diobati dapat menyebabkan:
Catatan Penting tentang Bukti
Meskipun berbagai intervensi telah dilaporkan untuk cegukan, bukti berkualitas tinggi sangat terbatas - review Cochrane tahun 2013 menemukan bukti yang tidak memadai untuk memandu terapi baik farmakologis maupun non-farmakologis 4. Namun, chlorpromazine tetap menjadi agen yang paling banyak digunakan dan satu-satunya yang disetujui FDA untuk indikasi ini 1, 5.
Opsi untuk Kasus Refrakter
Untuk kasus yang sangat jarang terjadi dan refrakter terhadap terapi medis: