How to correct low bicarbonate levels in a patient with metabolic acidosis?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 11, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Koreksi Bikarbonat pada Neonatus dengan HCO3 12 mmol/L

Untuk neonatus dengan bikarbonat 12 mmol/L, berikan natrium bikarbonat intravena dengan dosis awal 1-2 mEq/kg selama 4-8 jam, dengan target meningkatkan bikarbonat ke sekitar 18-20 mmol/L pada hari pertama, kemudian bertahap mencapai ≥22 mmol/L. 1

Penilaian Keparahan dan Indikasi Terapi

  • Bikarbonat 12 mmol/L menunjukkan asidosis metabolik berat yang memerlukan intervensi farmakologis segera, jauh di bawah ambang 18 mmol/L dimana terapi sangat direkomendasikan 2, 3
  • Asidosis metabolik berat pada neonatus dapat menyebabkan penurunan cardiac output, hipotensi, predisposisi aritmia, gangguan respons imun, dan penurunan produksi ATP 4
  • Terapi bikarbonat "vigorous" diperlukan pada asidosis metabolik dimana peningkatan cepat total CO2 plasma sangat penting 1

Algoritma Pemberian Natrium Bikarbonat

Dosis Awal dan Kecepatan Pemberian

  • Untuk asidosis metabolik yang kurang urgent: Berikan 2-5 mEq/kg berat badan selama periode 4-8 jam untuk menghasilkan perbaikan terukur dalam status asam-basa darah 1
  • Untuk situasi darurat (cardiac arrest): Dosis awal cepat 1-2 vial 50 mL (44.6-100 mEq) dapat diberikan, dilanjutkan 50 mL setiap 5-10 menit jika diperlukan berdasarkan monitoring pH arteri dan gas darah 1
  • Pada neonatus, gunakan pendekatan bertahap karena respons dari dosis tertentu tidak dapat diprediksi secara tepat 1

Target Terapi Bertahap

  • Target hari pertama: Mencapai total CO2 sekitar 20 mEq/L, yang biasanya akan menghasilkan pH darah normal 1
  • Target jangka panjang: Mempertahankan bikarbonat serum ≥22 mmol/L untuk mencegah katabolisme protein, penyakit tulang, dan komplikasi lainnya 2, 5
  • Hindari koreksi penuh ke nilai normal dalam 24 jam pertama karena dapat menyebabkan alkalosis yang tidak dikenali akibat keterlambatan penyesuaian ventilasi 1

Monitoring Ketat Selama Terapi

  • Monitoring gas darah: Ukur pH arteri dan gas darah untuk memandu dosis berikutnya, karena terapi harus direncanakan secara bertahap 1
  • Monitoring elektrolit: Periksa kalium serum secara ketat karena alkalisasi mendorong kalium masuk ke intraseluler dan dapat memicu hipokalemia yang mengancam jiwa 2, 6
  • Monitoring hemodinamik: Pada asidosis terkait syok, monitor gas darah, osmolaritas plasma, laktat darah arteri, hemodinamik, dan ritme jantung 1
  • Ulangi pengukuran gas darah setiap 2-4 jam untuk memantau pH vena dan anion gap 2

Pertimbangan Khusus untuk Neonatus

Risiko Hipernatremia

  • Larutan bikarbonat bersifat hipertonik dan dapat menghasilkan peningkatan konsentrasi natrium plasma yang tidak diinginkan dalam proses koreksi asidosis metabolik 1
  • Namun pada cardiac arrest, risiko dari asidosis melebihi risiko hipernatremia 1
  • Inspeksi larutan secara visual untuk partikel dan perubahan warna sebelum pemberian 1

Manajemen Kalium

  • Setelah perfusi ginjal pulih dan output urin terbentuk, tambahkan 20-30 mEq/L kalium (2/3 KCl dan 1/3 KPO4) ke cairan maintenance 2
  • Monitor kalium serum secara frequent karena alkalisasi dapat menyebabkan hipokalemia berat 2, 6

Pitfall yang Harus Dihindari

  • JANGAN berikan bikarbonat untuk asidosis laktat dari hipoperfusi jaringan pada syok septik - fokus pada restorasi perfusi terlebih dahulu dengan resusitasi cairan dan vasopresor 2, 5
  • JANGAN berikan bikarbonat pada ketoasidosis diabetik kecuali pH <6.9-7.0 - terapi insulin dan resusitasi cairan akan mengoreksi ketoasidosis yang mendasari 2, 5
  • Hindari "overshoot" alkalosis dengan monitoring pH dan gas darah secara ketat 6
  • Jangan mencoba koreksi penuh dalam 24 jam pertama karena dapat menyebabkan alkalosis berat dengan pH darah yang sangat alkali 1

Terapi Penyebab yang Mendasari

  • Terapi asidosis metabolik harus, jika memungkinkan, ditumpangkan pada tindakan yang dirancang untuk mengontrol penyebab dasar asidosis 1
  • Identifikasi dan tangani penyebab: gangguan ginjal berat, diabetes tidak terkontrol, insufisiensi sirkulasi akibat syok atau dehidrasi berat, cardiac arrest, atau asidosis laktat primer berat 1
  • Karena interval waktu yang cukup lama mungkin berlalu sebelum semua efek tambahan tercapai, terapi bikarbonat diindikasikan untuk meminimalkan risiko yang melekat pada asidosis itu sendiri 1

References

Guideline

Acid-Base Disorders and Bicarbonate Levels

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Management of Severe Metabolic Acidosis with Impaired Renal Function

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Treatment of Low Bicarbonate (Hypobicarbonatemia)

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Simple acid-base disorders.

The Veterinary clinics of North America. Small animal practice, 1989

Related Questions

At what blood bicarbonate level should sodium bicarbonate (Sodium Bicarbonate) tablets be initiated?
What are the causes and diagnostic criteria of metabolic acidosis?
How to manage a patient with metabolic acidosis, pH 7.35, bicarbonate 13, and potassium 4.2?
What is the best approach to manage a patient with severe metabolic acidosis, on BiPAP (Bilevel Positive Airway Pressure), with impaired respiratory status and altered mental status?
What are the causes of metabolic acidosis?
What is the appropriate management for a female patient in her 40s with bilateral leg swelling, pain, elevated CRP (C-Reactive Protein) indicating inflammation, and a mildly elevated D-Dimer suggesting possible DVT (Deep Vein Thrombosis) or other vascular conditions?
What are the considerations for prescribing estrogen Hormone Replacement Therapy (HRT) to a postmenopausal woman with a history of pancreatic issues or at risk for developing pancreatitis, particularly regarding lipase levels?
What does a copeptin test result of 4.6 pmol/L after a 12-hour non-formal water fast indicate about my body's response to antidiuretic hormone (ADH) and potential diagnosis of central or nephrogenic diabetes insipidus?
What are the considerations for using memantine in a geriatric patient with mild dementia and elevated liver enzymes (hepatic impairment)?
Is memantine indicated for a patient with mild dementia and impaired hepatic function?
Is naproxen (Nonsteroidal Anti-Inflammatory Drug (NSAID)) safe for a lactating mother to take?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.