What is the SNOOP (Systemic symptoms, Neurological symptoms or signs, Onset, Older age, Pattern change) criteria for evaluating secondary causes of headaches in patients?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 11, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Kriteria SNOOP untuk Evaluasi Nyeri Kepala Sekunder

Kriteria SNOOP (dan versi yang diperluas SNNOOP10) adalah sistem skrining sistematis untuk mengidentifikasi "red flags" yang menunjukkan kemungkinan penyebab sekunder berbahaya pada pasien dengan nyeri kepala, dengan tujuan mengurangi morbiditas dan mortalitas melalui deteksi dini kondisi yang mengancam jiwa.

Komponen Utama Kriteria SNNOOP10

Kriteria SNNOOP10 mencakup 15 "red flags" yang harus dievaluasi secara sistematis pada setiap pasien dengan nyeri kepala 1, 2:

S - Systemic Symptoms (Gejala Sistemik)

  • Demam - menunjukkan kemungkinan infeksi seperti meningitis atau ensefalitis 1, 2
  • Gejala sistemik lain yang mengindikasikan penyakit sistemik 1

N - Neoplasm History (Riwayat Keganasan)

  • Riwayat kanker - meningkatkan risiko metastasis otak atau komplikasi terkait keganasan 1, 3
  • Penelitian menunjukkan riwayat neoplasma adalah prediktor independen untuk nyeri kepala sekunder serius 3

N - Neurologic Deficit (Defisit Neurologis)

  • Defisit neurologis fokal termasuk penurunan kesadaran 1, 2
  • Pemeriksaan neurologis lengkap harus mencakup: tanda vital dengan tekanan darah, pemeriksaan saraf kranial komprehensif, funduskopi untuk papilledema, tes motorik dan sensorik, fungsi serebelar, evaluasi gait, dan penilaian status mental 4
  • Defisit neurologis baru adalah prediktor independen terkuat untuk diagnosis nyeri kepala sekunder serius 3

O - Onset Sudden/Abrupt (Onset Mendadak)

  • "Thunderclap headache" - nyeri kepala terburuk yang tiba-tiba, menunjukkan kemungkinan perdarahan subaraknoid 1, 2
  • Memerlukan evaluasi segera dengan CT scan kepala tanpa kontras 4, 5

O - Older Age (Usia Lanjut)

  • Onset baru setelah usia 50-65 tahun meningkatkan risiko penyebab sekunder 1, 2
  • Usia lebih tua (>50 tahun) adalah prediktor independen untuk nyeri kepala sekunder serius 3

P - Pattern Change (Perubahan Pola)

  • Perubahan pola atau onset baru dari nyeri kepala 1, 2
  • Nyeri kepala yang memburuk secara progresif 1

Red Flags Tambahan dalam SNNOOP10

P - Positional Headache (Nyeri Kepala Posisional)

  • Nyeri kepala yang berubah dengan posisi tubuh 1

P - Precipitated by Valsalva/Cough/Exercise

  • Nyeri kepala yang dipicu oleh bersin, batuk, atau aktivitas fisik 6, 1, 2
  • Nyeri kepala yang dipicu oleh manuver Valsalva menunjukkan kemungkinan malformasi Chiari 4

P - Papilledema

  • Papilledema pada funduskopi - indikasi peningkatan tekanan intrakranial 4, 1
  • 60% anak dengan tumor otak memiliki papilledema 4
  • Jangan pernah melewatkan pemeriksaan funduskopi karena esensial untuk mendeteksi peningkatan tekanan intrakranial 4

P - Progressive Headache

  • Nyeri kepala yang memburuk secara progresif dan presentasi atipikal 1

P - Pregnancy/Puerperium

  • Kehamilan atau masa nifas meningkatkan risiko kondisi seperti trombosis sinus vena 1

P - Painful Eye with Autonomic Features

  • Mata nyeri dengan gejala otonom - pertimbangkan glaukoma akut atau cluster headache 1, 2

P - Post-traumatic

  • Onset nyeri kepala pasca trauma kepala atau leher 6, 1
  • Trauma kepala baru-baru ini (2-7 hari sebelumnya) adalah prediktor independen untuk nyeri kepala sekunder serius 3

P - Pathology of Immune System

  • Imunosupresi seperti HIV meningkatkan risiko infeksi oportunistik 1

P - Painkiller Overuse

  • Penggunaan berlebihan analgesik atau obat baru saat onset nyeri kepala 1

Algoritma Klinis Berdasarkan Temuan

Jika TIDAK ada red flags dan pemeriksaan neurologis normal:

  • Neuroimaging TIDAK diindikasikan karena yield diagnostik <1% untuk temuan signifikan secara klinis 4, 5, 2
  • Fokus pada diagnosis gangguan nyeri kepala primer menggunakan kriteria ICHD-3 7

Jika ADA red flags atau pemeriksaan neurologis abnormal:

  • Neuroimaging emergensi wajib dilakukan 4
  • CT kepala tanpa kontras untuk evaluasi akut jika curiga perdarahan atau trauma 4, 5, 2
  • MRI otak dengan dan tanpa kontras lebih disukai untuk presentasi subakut, dengan resolusi lebih tinggi dan sensitivitas superior untuk tumor, stroke, dan abnormalitas parenkim 4, 5
  • Pungsi lumbal diperlukan untuk menyingkirkan perdarahan subaraknoid jika CT normal pada thunderclap headache 6, 2

Performa Prediktif Kriteria Red Flag

  • Sensitivitas gabungan kriteria red flag adalah 96.5% tetapi spesifisitas rendah hanya 5.1% 3
  • Nilai prediktif positif 9.3% dengan nilai prediktif negatif 93.5% 3
  • Defisit neurologis baru, riwayat neoplasma, usia lanjut (>50 tahun), dan trauma kepala baru-baru ini adalah prediktor independen terkuat 3

Peringatan Penting

  • Jangan mendiagnosis "sinus headache" tanpa mempertimbangkan migrain terlebih dahulu, karena 62% pasien migrain pediatrik memiliki gejala otonom kranial (rhinorrhea, kongesti nasal) yang dapat meniru sinusitis 4
  • Jangan memesan neuroimaging rutin tanpa red flags, karena yield <1% pada pasien dengan pemeriksaan normal 4, 5
  • Jangan melewatkan pemeriksaan funduskopi - ini esensial untuk mendeteksi peningkatan tekanan intrakranial 4
  • Onset mendadak, onset saat aktivitas fisik, kehamilan, dan imunosupresi tidak terbukti sebagai prediktor independen setelah penyesuaian untuk prediktor lain 3

References

Research

Acute Headache in Adults: A Diagnostic Approach.

American family physician, 2022

Guideline

Neurological Examination for Severe Headache in Pediatric Patients

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Headache Diagnosis and Management

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.