What is the meaning of elongation and fragmentation of the tibial tuberosity apophysis, typically seen in adolescents?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 12, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Arti Elongasi dan Fragmentasi Apofisis Tuberositas Tibia

Elongasi dan fragmentasi apofisis tuberositas tibia adalah temuan radiologis khas dari penyakit Osgood-Schlatter, suatu apofisitis traksi yang terjadi pada remaja aktif akibat tarikan berulang tendon patella pada pusat osifikasi sekunder tuberositas tibia.

Definisi dan Patofisiologi

Elongasi dan fragmentasi apofisis tuberositas tibia merupakan perubahan struktural yang terjadi pada:

  • Elongasi: Pemanjangan atau perpanjangan apofisis tuberositas tibia akibat stres traksi berulang dari tendon patella 1
  • Fragmentasi: Pemisahan dan pembentukan fragmen tulang pada apofisis tuberositas tibia, yang terlihat sebagai irregularitas dan separasi dari tuberositas tibia pada tahap awal, berkembang menjadi fragmentasi pada tahap lanjut 1

Kondisi ini terjadi karena tendon patella menarik pusat osifikasi sekunder tuberositas tibia yang belum matang secara berulang, menyebabkan mikrotrauma dan gangguan proses osifikasi normal 2.

Karakteristik Klinis dan Radiologis

Populasi yang Terkena

  • Anak laki-laki: Usia 12-15 tahun 1, 3
  • Anak perempuan: Usia 8-12 tahun 1
  • Prevalensi hingga 10% pada remaja, terutama yang aktif dalam olahraga melompat seperti basket, voli, dan lari 1, 4

Temuan Radiologis Berdasarkan Stadium

Stadium Akut (0-3 bulan):

  • Margin tendon patella menjadi kabur akibat pembengkakan jaringan lunak 2
  • Irregularitas awal apofisis dengan separasi dari tuberositas tibia 1

Stadium Sub-akut (3-4 bulan):

  • Fragmentasi tulang yang jelas pada tuberositas tibia 2
  • Pembengkakan jaringan lunak mulai mereda, tetapi osikel tulang tetap ada 2

Stadium Kronis:

  • Fragmen tulang dapat menyatu dengan tuberositas tibia atau tetap sebagai osikel terpisah 2
  • Penampilan dapat kembali normal jika terjadi fusi sempurna 2

Evaluasi Diagnostik

Modalitas Pencitraan

  • Radiografi polos: Modalitas lini pertama untuk menunjukkan irregularitas apofisis, separasi, dan fragmentasi 1, 2
  • Ultrasonografi: Memberikan informasi lengkap tentang keterlibatan struktur 5
    • Pembengkakan kartilago terlihat pada 100% kasus 5
    • Fragmentasi tuberositas tibia pada 75% kasus 5
    • Penebalan tendon patella pada 22% kasus 5
    • Bursitis infrapatella pada 17% kasus 5
  • MRI: Berguna ketika diagnosis tidak pasti, sesuai rekomendasi American College of Radiology 6

Implikasi Klinis dan Prognosis

Perjalanan Penyakit

  • Kondisi self-limiting: Sekitar 90% pasien merespons baik terhadap terapi konservatif 1, 3
  • Resolusi spontan: Pemulihan lengkap diharapkan dengan penutupan lempeng pertumbuhan tibia 1
  • Gejala residual: Beberapa kasus mengalami ketidaknyamanan saat berlutut dan pembatasan aktivitas 1

Faktor Risiko yang Perlu Diperhatikan

  • Berat badan berlebih 3
  • Kekakuan otot, terutama pemendekan rektus femoris yang mengubah biomekanik lutut 3
  • Kelemahan otot saat ekstensi lutut 3
  • Fleksibilitas hamstring yang buruk 3

Peringatan Penting

Jangan salah interpretasi fragmentasi sebagai:

  • Fraktur traumatik akut - fragmentasi pada Osgood-Schlatter bersifat progresif dan terkait dengan aktivitas berulang 1, 2
  • Tumor tulang - konteks klinis (usia, aktivitas olahraga, nyeri terkait aktivitas) membedakan kondisi ini 1
  • Osteomielitis - tidak ada tanda infeksi sistemik, dan fragmentasi terjadi secara bertahap 2

Pertimbangan khusus:

  • Fragmentasi yang persisten setelah penutupan fisis dengan gejala yang mengganggu mungkin memerlukan eksisi bedah osikel 1, 2
  • Indikasi pembedahan: Nyeri saat berlutut yang tidak responsif terhadap tindakan konservatif pada pasien dengan maturitas skeletal 2

References

Research

Osgood Schlatter syndrome.

Current opinion in pediatrics, 2007

Research

A systematic review on conservative treatment options for OSGOOD-Schlatter disease.

Physical therapy in sport : official journal of the Association of Chartered Physiotherapists in Sports Medicine, 2021

Guideline

Initial Treatment for Swelling Over the Tibial Tuberosity in a Teenager

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.