What is the diagnostic evaluation and management approach for apnea in a full-term infant?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 12, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Diagnosis Banding Apnea pada Bayi Cukup Bulan

Apnea pada bayi cukup bulan adalah diagnosis eksklusi yang memerlukan evaluasi sistematis untuk menyingkirkan penyebab patologis serius seperti gangguan sistem saraf pusat, kejang, sepsis, kelainan metabolik, penyakit paru primer, anemia, dan kelainan kardiovaskular sebelum dianggap sebagai apnea fisiologis. 1

Klasifikasi Jenis Apnea

Langkah pertama adalah mengklasifikasikan tipe apnea berdasarkan ada tidaknya usaha napas:

  • Apnea sentral: Tidak ada usaha napas sama sekali selama episode apnea, tanpa gerakan thorakoabdominal yang terlihat pada monitoring 2
  • Apnea obstruktif: Usaha napas tetap berlanjut meskipun tidak ada aliran udara, ditandai dengan gerakan paradoksal dada dan abdomen, sering disertai snoring atau keterbatasan aliran udara 2
  • Apnea campuran (mixed): Dimulai dengan komponen sentral (tidak ada usaha napas) diikuti oleh usaha napas obstruktif melawan jalan napas yang tertutup 2

Penyebab Patologis yang Harus Disingkirkan

Pada bayi cukup bulan, apnea hampir selalu menunjukkan kondisi patologis yang mendasari dan memerlukan evaluasi menyeluruh 3:

Gangguan Sistem Saraf Pusat

  • Kejang: Apnea dapat merupakan manifestasi kejang, terutama pada hari-hari pertama kehidupan 3
  • Perdarahan intrakranial
  • Ensefalopati hipoksik-iskemik
  • Infeksi SSP (meningitis, ensefalitis)

Gangguan Respirasi

  • Penyakit paru primer (pneumonia, respiratory distress syndrome pada bayi lewat bulan)
  • Obstruksi jalan napas atas (choanal atresia, laringomalasia)
  • Kelainan struktural jalan napas 3

Gangguan Kardiovaskular

  • Penyakit jantung kongenital
  • Aritmia
  • Hipotensi sistemik

Gangguan Metabolik dan Hematologik

  • Hipoglikemia atau hiperglikemia 1
  • Gangguan elektrolit (hiponatremia, hipokalsemia)
  • Anemia 1
  • Hipotermia atau hipertermia

Infeksi

  • Sepsis 1, 3
  • Pneumonia
  • Meningitis

Penyebab Gastrointestinal

  • Refluks gastroesofageal (meskipun hubungan dengan apnea belum terbukti definitif) 4
  • Enterokolitis nekrotikans 5

Evaluasi Diagnostik

Anamnesis Spesifik

  • Riwayat kehamilan dan persalinan (komplikasi perinatal, paparan obat maternal termasuk kafein) 1
  • Karakteristik episode: durasi, frekuensi, hubungan dengan makan atau posisi 3
  • Gejala penyerta: sianosis, pucat, perubahan tonus, perubahan responsivitas 2
  • Riwayat demam, gejala infeksi saluran napas atas 6

Pemeriksaan Fisik Terfokus

  • Tanda vital lengkap termasuk suhu
  • Status neurologis: tingkat kesadaran, tonus, refleks, tanda peningkatan tekanan intrakranial
  • Pemeriksaan jalan napas: stridor, retraksi, pola napas
  • Pemeriksaan kardiovaskular: murmur, perfusi perifer, hepatomegali
  • Tanda-tanda sepsis atau distres

Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan laboratorium awal:

  • Kadar glukosa serum 1
  • Darah lengkap dengan diferensiasi (evaluasi anemia dan infeksi)
  • Elektrolit, kalsium
  • Kultur darah jika dicurigai sepsis
  • Analisis gas darah jika ada tanda distres respirasi

Pemeriksaan lanjutan berdasarkan kecurigaan klinis:

  • EEG jika dicurigai kejang 3
  • Pencitraan kepala (USG, CT, atau MRI) jika dicurigai kelainan SSP
  • Foto thoraks jika dicurigai penyakit paru
  • Ekokardiografi jika dicurigai penyakit jantung

Polisomnografi (PSG):

  • Merupakan gold standard untuk diagnosis definitif apnea tidur pada anak, memungkinkan pengukuran central apnea index, saturasi oksigen, monitoring CO2, deteksi arousal, dan monitoring video 2, 7
  • Home sleep apnea test (HSAT) TIDAK direkomendasikan pada anak karena tidak dapat memonitor kadar CO2 atau mendeteksi arousal 8, 7

Konteks Usia dan Definisi BRUE

Untuk bayi <1 tahun dengan episode yang sekarang sudah teratasi, pertimbangkan diagnosis Brief Resolved Unexplained Event (BRUE), yang didefinisikan sebagai episode mendadak, singkat, dan sekarang sudah teratasi berupa sianosis/pucat, napas yang tidak ada/berkurang/ireguler, perubahan tonus yang mencolok, atau perubahan responsivitas, tanpa penjelasan setelah anamnesis dan pemeriksaan fisik menyeluruh 2

Faktor risiko untuk kejadian yang lebih berat:

  • Apnea sentral >30 detik
  • SpO2 <80% selama 10 detik
  • Heart rate <50-60 bpm selama 10 detik
  • Gejala infeksi saluran napas atas 2

Pendekatan Manajemen

Untuk Bayi Risiko Rendah

  • Monitoring singkat dengan pulse oximetry kontinyu dan observasi serial dapat sesuai 2
  • Follow-up rawat jalan yang ketat dalam 24 jam untuk mengidentifikasi kekhawatiran yang berkelanjutan 2

Untuk Bayi dengan Penyebab Patologis Teridentifikasi

  • Tatalaksana ditujukan pada kondisi yang mendasari 1, 3
  • Monitoring kardiorespirasi kontinyu selama rawat inap
  • Pertimbangkan konsultasi spesialis sesuai etiologi (neurologi, kardiologi, pulmonologi)

Peringatan Penting

  • Apnea sentral dapat terlewat diagnosis jika hanya menggunakan HSAT karena tidak dapat memonitor kadar CO2 atau mendeteksi arousal 2
  • Apnea singkat 10-15 detik tanpa desaturasi atau bradikardia signifikan pada neonatus dapat bersifat jinak dan merepresentasikan imaturitas kontrol respirasi yang normal secara developmental, NAMUN ini berlaku untuk bayi prematur, bukan bayi cukup bulan 2
  • Pada bayi cukup bulan, bahkan apnea singkat harus dianggap patologis sampai terbukti sebaliknya 3
  • Hubungan antara apnea dan refluks gastroesofageal belum pernah terbukti secara definitif, meskipun sering diasumsikan dalam praktik klinis 4
  • Jangan menunda evaluasi sepsis atau kejang pada bayi cukup bulan dengan apnea, karena ini adalah penyebab yang mengancam jiwa 1, 3

References

Guideline

Central Apnea Diagnosis and Management

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Apnea in the term infant.

Seminars in fetal & neonatal medicine, 2017

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Diagnostic Criteria and Testing for Central Sleep Apnea in Children

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Pediatric Obstructive Sleep Apnea Severity Classification and Management

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Related Questions

What is the most likely diagnosis for a newborn experiencing apneas lasting 10-15 seconds, occurring a few times an hour, and what is the appropriate management?
What is the appropriate management for a 2-month-old infant experiencing brief apnea episodes while crying?
What is the definition of apnea in neonates?
What are the causes of apnea in neonates (newborns)?
In a 3‑day‑old preterm male infant born at 32 weeks gestation in the neonatal intensive care unit who has 10–15 apnea episodes per hour lasting about 15 seconds, beginning with absent chest wall movement then progressing to irregular respiratory effort with intermittent obstruction, perioral cyanosis and mild bradycardia, what type of apnea is most likely?
What is the recommended treatment for a patient with extensive destructive tuberculosis osteomyelitis due to delayed diagnosis, who has drug-susceptible tuberculosis?
What is the diagnostic approach for a patient presenting with muscle twitching, considering their age, sex, past medical history, and current medications, including potential electrolyte imbalances and nutrient deficiencies?
What is the recommended broad-spectrum antibiotic (abx) regimen for intravenous (IV) administration in a patient with suspected severe bacterial infection and impaired renal function, considering potential allergies and recent antibiotic use?
What is the immediate management for a patient with suspected increased intracranial pressure in the ICU, possibly following a traumatic brain injury?
How should a patient with unspecified symptoms and medical history be evaluated and treated?
Does Functional Neurological Disorder (FND) affect life expectancy in a young to middle-aged adult patient with no severe comorbidities?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.