What medications should be avoided in patients with glaucoma?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 13, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Obat-obatan yang Harus Dihindari pada Pasien Glaukoma

Kortikosteroid merupakan obat yang paling penting untuk dihindari atau digunakan dengan sangat hati-hati pada pasien glaukoma karena dapat meningkatkan tekanan intraokular secara signifikan dan memperburuk kerusakan saraf optik. 1, 2, 3

Kortikosteroid - Risiko Utama

  • Kortikosteroid dalam bentuk apapun (topikal mata, periokular, sistemik, atau inhalasi) dapat meningkatkan tekanan intraokular dan menyebabkan glaukoma 1, 3
  • Sekitar 18-36% populasi umum adalah "corticosteroid responders", tetapi angka ini meningkat menjadi 46-92% pada pasien dengan glaukoma sudut terbuka primer 1
  • Triamcinolone acetonide dan betamethasone sodium phosphate yang digunakan di sekitar mata memiliki risiko tertinggi untuk meningkatkan tekanan intraokular dibandingkan kortikosteroid lainnya 2
  • Pasien berusia >40 tahun, penderita diabetes mellitus, miopia tinggi, dan keluarga pasien glaukoma lebih rentan terhadap glaukoma akibat kortikosteroid 1

Obat-obatan Lain yang Harus Dihindari atau Digunakan dengan Hati-hati

Antikolinergik

  • Obat antikolinergik dapat memicu glaukoma sudut tertutup dengan menyebabkan dilatasi pupil 3

Antidepresan Tertentu

  • Beberapa antidepresan dapat meningkatkan risiko glaukoma 3
  • Semua pasien glaukoma yang diresepkan antidepresan harus tetap di bawah pengawasan ketat dokter mata dengan pemantauan tekanan intraokular secara teratur 4
  • Target tekanan intraokular harus dipertahankan sekitar 20% lebih rendah dari pengukuran baseline untuk mencegah kerusakan glaukomatosa 4

Topiramate

  • Topiramate dapat menyebabkan glaukoma sudut tertutup akut 3

Brimonidine pada Ibu Menyusui

  • Brimonidine tidak boleh digunakan pada ibu yang sedang menyusui karena dapat menembus sawar darah-otak dan menyebabkan apnea dan somnolen pada bayi, balita, dan anak-anak 5

Pertimbangan Khusus untuk Glaukoma Sudut Tertutup Akut

Obat yang Harus Dihindari dalam Krisis Akut

  • Analog prostaglandin tidak boleh digunakan pada glaukoma sudut tertutup akut karena dapat memperburuk inflamasi dan tidak memiliki peran dalam krisis sudut tertutup akut 6
  • Pilocarpine harus dihindari ketika tekanan intraokular sangat tinggi (>40-50 mmHg) karena sfingter iris yang iskemik tidak akan merespons, dan memaksa miosis dapat secara paradoks memperburuk penutupan sudut 6
  • Timolol tidak boleh digunakan sendiri dalam pengobatan glaukoma sudut tertutup karena memiliki sedikit atau tidak ada efek pada pupil 7

Kontraindikasi Absolut Beta-blocker (seperti Timolol)

Pasien dengan kondisi berikut tidak boleh menggunakan timolol atau beta-blocker topikal lainnya: 7

  • Asma bronkial atau riwayat asma bronkial
  • Penyakit paru obstruktif kronik berat
  • Sinus bradikardia
  • Blok atrioventrikular derajat dua atau tiga
  • Gagal jantung

Algoritma Pemantauan untuk Obat Berisiko

  1. Sebelum memulai terapi obat berisiko (kortikosteroid, antidepresan): Lakukan pemeriksaan oftalmologi baseline untuk mendokumentasikan status saraf optik dan lapang pandang 4

  2. Untuk pasien dengan glaukoma berat atau tidak stabil: Konsultasi antara psikiatri dan oftalmologi disarankan sebelum memulai terapi antidepresan 4

  3. Pemantauan rutin: Semua pasien glaukoma yang menggunakan obat-obatan berisiko harus dipantau tekanan intraokularnya secara teratur 4, 8

Peringatan Penting

  • Jika kortikosteroid diperlukan, gunakan dosis serendah mungkin untuk waktu sesingkat mungkin, dan pantau tekanan intraokular secara ketat 1
  • Edukasi pasien dan praktisi medis tentang risiko kortikosteroid sangat penting untuk meminimalkan risiko glaukoma akibat kortikosteroid 1
  • Pasien yang menerima beta-blocker oral dan timolol topikal harus dipantau untuk efek aditif potensial dari beta-blockade, baik sistemik maupun pada tekanan intraokular 7

References

Research

Corticosteroids and glaucoma risk.

Drugs & aging, 1999

Guideline

Management of Antidepressants in Patients with Glaucoma

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Acute Angle-Closure Glaucoma Management

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Sleep Medications for Patients with Glaucoma

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.