Terapi Kolik Infantil
Untuk bayi yang menyusu ASI dengan kolik infantil, berikan Lactobacillus reuteri (DSM 17938 atau ATCC 55730) sebagai terapi lini pertama, yang secara signifikan mengurangi waktu menangis dengan bukti berkualitas tinggi. 1, 2
Pendekatan Terapi Berdasarkan Jenis Pemberian Makan
Bayi yang Menyusu ASI
- Probiotik L. reuteri (DSM 17938 atau ATCC 55730) adalah intervensi utama yang mengurangi waktu menangis secara bermakna (median perbedaan -65 menit/hari) 1, 2
- Jika terapi probiotik tidak mencukupi, implementasikan diet eliminasi maternal yang mengeksklusi susu sapi dan telur selama 2-4 minggu 1
- Alergi protein susu sapi bersamaan dengan kolik pada 42-58% kasus bayi yang menyusu ASI 3
Bayi yang Minum Susu Formula
- Ganti ke formula protein terhidrolisis ekstensif atau formula berbasis asam amino sebagai intervensi diet pertama 1
- Bukti ilmiah mendukung penggunaan formula kasein hidrolisat pada bayi dengan susu formula yang mengalami kolik infantil 4
Modifikasi Pemberian Makan
- Kurangi volume pemberian makan sambil meningkatkan frekuensi untuk mencegah overfeeding dan distensi lambung 1
- Pertahankan bayi dalam posisi tegak atau prone hanya saat terjaga dan di bawah pengawasan langsung 1
- Pastikan sendawa yang sering selama pemberian makan 3
- Hindari penebalan formula pada bayi prematur karena risiko enterokolitis nekrotikans yang meningkat 1
Pertimbangan Diagnostik Kritis Sebelum Diagnosis Kolik
Singkirkan gejala alarm berikut sebelum mendiagnosis kolik 1:
- Muntah bilious atau proyektil
- Demam atau letargi
- Pertambahan berat badan buruk atau penolakan makan
- Distensi atau nyeri tekan abdomen
- Tinja berdarah
- Hepatosplenomegali atau fontanel menonjol
Terapi Farmakologis: Pendekatan Hati-hati
- Hindari penggunaan rutin proton pump inhibitor atau antagonis reseptor H2 karena risiko signifikan tanpa manfaat terbukti pada kolik, termasuk peningkatan risiko pneumonia, gastroenteritis, kandidemia, dan enterokolitis nekrotikans 1, 3
- Simethicone memberikan hasil yang bertentangan dan tidak direkomendasikan 4, 5
- Dicyclomine tidak direkomendasikan pada anak di bawah usia enam bulan karena efek samping 5
- Hindari penggunaan agen antikolinergik, antidiare, atau opioid karena dapat menutupi deteriorasi klinis 1
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Jangan meresepkan acid suppressant secara berlebihan, terutama proton pump inhibitor, yang memiliki risiko signifikan tanpa manfaat terbukti pada kolik 1, 3
- Pastikan identifikasi strain yang tepat saat meresepkan probiotik—hanya L. reuteri DSM 17938 atau ATCC 55730 yang menunjukkan efikasi 1, 2
- Jangan meremehkan kondisi ini karena dampak besar pada kehidupan keluarga; konseling orang tua tentang sifat jinak kondisi ini adalah manajemen lini pertama 5
Bukti untuk Lactobacillus reuteri
Meta-analisis terbaru menunjukkan L. reuteri secara signifikan mengurangi waktu menangis harian (perbedaan rata-rata -32.59 menit; 95% CI: -43.23 hingga -21.96) dan kandungan kalprotektin feses 6. Strain ini juga aman dan tidak meningkatkan risiko sepsis pada bayi prematur 2.