Dosis Pencegahan PONV pada Deksametason
Untuk pencegahan mual dan muntah pascaoperasi (PONV), dosis deksametason yang direkomendasikan adalah 4-5 mg intravena, karena dosis ini memberikan efikasi klinis yang setara dengan dosis 8-10 mg berdasarkan meta-analisis terbesar yang melibatkan 6.696 pasien. 1, 2
Rekomendasi Dosis Berdasarkan Pedoman
Pedoman ERAS Society (2022) merekomendasikan deksametason 8 mg intravena yang diberikan 90 menit sebelum induksi anestesi untuk mengurangi PONV dan respons inflamasi. 3
Pedoman Prancis untuk manajemen nyeri pascaoperasi (2019) merekomendasikan deksametason 8 mg pada dewasa dan 0,15 mg/kg pada anak-anak untuk mengurangi nyeri pascaoperasi. 3
Namun, bukti terkini dari meta-analisis menunjukkan bahwa dosis 4-5 mg memiliki efek klinis yang sama dengan dosis 8-10 mg untuk pencegahan PONV. 1, 2
Perbandingan Efikasi Dosis
Meta-analisis dengan 6.696 pasien menunjukkan tidak ada keuntungan klinis dari dosis 8-10 mg dibandingkan dengan dosis 4-5 mg dalam mengurangi insiden mual dan/atau muntah pascaoperasi. 2
Dosis 4-5 mg deksametason mengurangi PONV 24 jam dengan odds ratio 0,31 (95% CI, 0,23-0,41) dan number needed to treat (NNT) 3,7. 2
Dosis 8-10 mg deksametason mengurangi PONV 24 jam dengan odds ratio 0,26 (95% CI, 0,20-0,32) dan NNT 3,8, yang secara klinis tidak berbeda bermakna dari dosis lebih rendah. 2
Waktu Pemberian Optimal
Deksametason harus diberikan secara preoperatif, idealnya 90 menit sebelum induksi anestesi atau segera setelah induksi, untuk efek antiemetik yang optimal. 3, 1
Pemberian preoperatif lebih efektif dibandingkan pemberian pascaoperasi berdasarkan semua uji klinis acak yang menunjukkan manfaat. 4
Pendekatan Multimodal
Kombinasi deksametason dengan antagonis 5-HT3 (seperti ondansetron 4 mg) memberikan efikasi yang secara signifikan lebih besar daripada penggunaan agen tunggal. 1, 5
Untuk pasien dengan faktor risiko PONV (jenis kelamin perempuan, riwayat PONV atau mabuk perjalanan, bukan perokok), gunakan 2-3 antiemetik dari kelas berbeda. 1, 4
Ketika deksametason 4-5 mg digunakan bersama antiemetik kedua, odds ratio untuk PONV 24 jam adalah 0,50 (95% CI, 0,35-0,72) dengan NNT 6. 2
Pertimbangan Khusus untuk Pasien Diabetes
Pada pasien diabetes, gunakan dosis 4 mg deksametason dikombinasikan dengan antiemetik kelas lain (seperti antagonis 5-HT3) daripada dosis lebih tinggi. 4
Deksametason menyebabkan hiperglikemia transien dengan efek tergantung dosis; dosis 8-10 mg menunjukkan peningkatan glukosa darah yang secara signifikan lebih tinggi daripada dosis 4 mg dalam 24 jam pertama. 4, 6
Monitor glukosa darah dan sesuaikan insulin pada pasien diabetes yang menerima deksametason. 4
Peringatan Penting
Deksametason TIDAK efektif untuk mengobati PONV yang sudah terjadi - uji klinis acak gagal menunjukkan efikasi antiemetik dari deksametason 3 mg, 6 mg, atau 12 mg untuk pengobatan PONV yang sudah ada (P = 0,170). 6
Untuk PONV yang sudah terjadi, gunakan kelas antiemetik yang berbeda dari yang digunakan untuk profilaksis (seperti antagonis reseptor dopamin: metoklopramid, proklorperazin, atau haloperidol). 4
Efek samping potensial termasuk hiperglikemia, risiko infeksi, dan penyembuhan luka yang tertunda harus dipantau, meskipun tidak meningkat secara signifikan dalam uji klinis. 3, 4
Algoritma Praktis untuk Dosis
Untuk pasien non-diabetes:
- Gunakan deksametason 4-5 mg IV preoperatif sebagai lini pertama 1, 2
- Tambahkan ondansetron 4 mg jika pasien memiliki ≥2 faktor risiko PONV 1, 5
Untuk pasien diabetes:
- Gunakan deksametason 4 mg IV (bukan dosis lebih tinggi) 4
- Kombinasikan dengan antagonis 5-HT3 4
- Monitor glukosa darah dan sesuaikan insulin 4
Untuk operasi berisiko tinggi (seperti tiroidektomi dengan manipulasi saraf laring):
- Pertimbangkan deksametason 8 mg IV preoperatif untuk manfaat tambahan pada fungsi pita suara dan perlindungan saraf 4