Dosis Ceftriaxone untuk Demam Tifoid
Untuk demam tifoid, berikan ceftriaxone 2-4 gram IV sekali sehari selama 5-7 hari pada dewasa, atau 50-80 mg/kg/hari (maksimum 2 gram/hari) pada anak-anak. 1
Dosis Berdasarkan Usia Pasien
Dewasa
- Berikan 1-2 gram IV/IM sekali sehari selama 5-7 hari sebagai terapi lini pertama, terutama di daerah dengan resistensi fluoroquinolone tinggi 1
- Studi klinis menunjukkan dosis 3-4 gram sekali sehari sangat efektif, dengan beberapa pasien sembuh hanya dengan 1-2 hari terapi dosis tinggi 2
- Dosis 75 mg/kg (sekitar 4 gram untuk dewasa) selama 5 hari menunjukkan efikasi superior dengan kultur darah negatif lebih cepat dibanding chloramphenicol 3
Anak-anak
- Berikan 50-80 mg/kg/hari IV/IM (maksimum 2 gram/hari) sekali sehari selama 5-7 hari 1
- Dosis sekitar 80 mg/kg/hari selama 5 hari terbukti sama efektif dan aman dengan chloramphenicol konvensional 3 minggu 4
- Untuk anak dengan berat <45 kg, gunakan perhitungan berbasis berat badan, bukan dosis dewasa 5
Neonatus
- Berikan 50 mg/kg/hari setiap 24 jam, meskipun demam tifoid jarang pada kelompok usia ini 1
- Kontraindikasi absolut pada neonatus dengan hiperbilirubinemia karena risiko ensefalopati bilirubin 5
Algoritma Pemilihan Rute dan Durasi
Rute Pemberian
- Untuk kasus berat yang memerlukan rawat inap, mulai dengan pemberian intravena 1
- Setelah perbaikan klinis terjadi, pertimbangkan transisi ke terapi oral (seperti azithromycin) 1
- Pemberian intramuskular dapat digunakan untuk pasien rawat jalan, namun perlu konseling bahwa injeksi IM dapat menyebabkan nyeri 5, 1
Durasi Terapi
- Durasi standar adalah 5-7 hari untuk kasus tanpa komplikasi 1, 3
- Perpanjang durasi pada kasus komplikasi atau respons klinis lambat 1
- Studi menunjukkan bahwa terapi singkat 5 hari sama efektifnya dengan chloramphenicol 14 hari, dengan tingkat relaps <8% 1, 3
Pertimbangan Farmakologis Penting
Keunggulan Ceftriaxone
- Kultur darah menjadi negatif lebih cepat - 0% positif pada hari ke-3 dengan ceftriaxone vs 60% dengan chloramphenicol 3
- Waktu paruh eliminasi 5.2 jam pada pasien demam tifoid memungkinkan pemberian sekali sehari 6
- Konsentrasi minimum (Cmin) 21.7 mcg/ml pada 24 jam masih jauh di atas MIC untuk Salmonella typhi 6
- Tidak ada supresi sumsum tulang seperti pada chloramphenicol 3
Peringatan Klinis Penting
- Beberapa pasien mengalami demam berkepanjangan (hari 9-13) meskipun kultur negatif - ini bukan kegagalan terapi, lanjutkan observasi 3
- Selalu ambil kultur darah sebelum memulai antibiotik jika memungkinkan, karena hasil tertinggi dalam minggu pertama onset gejala 1
- Di daerah dengan resistensi fluoroquinolone >70% (seperti isolat yang diimpor ke UK), ceftriaxone atau azithromycin adalah pilihan empiris terbaik 1
Alternatif dan Situasi Khusus
Pilihan Alternatif
- Azithromycin 20 mg/kg/hari (maksimum 1 gram/hari) selama 7 hari adalah alternatif lini pertama lain di daerah dengan resistensi fluoroquinolone tinggi 1
- Untuk strain yang sepenuhnya sensitif, fluoroquinolone tetap menjadi alternatif efektif 1
Populasi Khusus
- Pasien hamil: Ceftriaxone umumnya dianggap aman dan efektif 1
- Gangguan fungsi hati atau ginjal berat: Pertimbangkan penyesuaian dosis 1
- Pada kasus berat, pertimbangkan penambahan steroid 1
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Jangan gunakan dosis rendah (<50 mg/kg pada anak atau <2 gram pada dewasa) untuk infeksi berat - ini meningkatkan risiko kegagalan terapi 1, 3
- Jangan hentikan terapi terlalu dini hanya karena demam persisten pada hari 5-7, selama kultur darah negatif dan kondisi umum membaik 3
- Jangan abaikan kontraindikasi pada neonatus hiperbilirubinemia - risiko kernicterus sangat serius 5
- Jangan lupa bahwa ceftriaxone tidak mengeradikasi karier orofaring meningokokus kecuali digunakan sebagai agen terapi primer 7