What is the recommended dose of ceftriaxone for a patient with typhoid fever?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 16, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Ceftriaxone untuk Demam Tifoid

Untuk demam tifoid, berikan ceftriaxone 2-4 gram IV sekali sehari selama 5-7 hari pada dewasa, atau 50-80 mg/kg/hari (maksimum 2 gram/hari) pada anak-anak. 1

Dosis Berdasarkan Usia Pasien

Dewasa

  • Berikan 1-2 gram IV/IM sekali sehari selama 5-7 hari sebagai terapi lini pertama, terutama di daerah dengan resistensi fluoroquinolone tinggi 1
  • Studi klinis menunjukkan dosis 3-4 gram sekali sehari sangat efektif, dengan beberapa pasien sembuh hanya dengan 1-2 hari terapi dosis tinggi 2
  • Dosis 75 mg/kg (sekitar 4 gram untuk dewasa) selama 5 hari menunjukkan efikasi superior dengan kultur darah negatif lebih cepat dibanding chloramphenicol 3

Anak-anak

  • Berikan 50-80 mg/kg/hari IV/IM (maksimum 2 gram/hari) sekali sehari selama 5-7 hari 1
  • Dosis sekitar 80 mg/kg/hari selama 5 hari terbukti sama efektif dan aman dengan chloramphenicol konvensional 3 minggu 4
  • Untuk anak dengan berat <45 kg, gunakan perhitungan berbasis berat badan, bukan dosis dewasa 5

Neonatus

  • Berikan 50 mg/kg/hari setiap 24 jam, meskipun demam tifoid jarang pada kelompok usia ini 1
  • Kontraindikasi absolut pada neonatus dengan hiperbilirubinemia karena risiko ensefalopati bilirubin 5

Algoritma Pemilihan Rute dan Durasi

Rute Pemberian

  • Untuk kasus berat yang memerlukan rawat inap, mulai dengan pemberian intravena 1
  • Setelah perbaikan klinis terjadi, pertimbangkan transisi ke terapi oral (seperti azithromycin) 1
  • Pemberian intramuskular dapat digunakan untuk pasien rawat jalan, namun perlu konseling bahwa injeksi IM dapat menyebabkan nyeri 5, 1

Durasi Terapi

  • Durasi standar adalah 5-7 hari untuk kasus tanpa komplikasi 1, 3
  • Perpanjang durasi pada kasus komplikasi atau respons klinis lambat 1
  • Studi menunjukkan bahwa terapi singkat 5 hari sama efektifnya dengan chloramphenicol 14 hari, dengan tingkat relaps <8% 1, 3

Pertimbangan Farmakologis Penting

Keunggulan Ceftriaxone

  • Kultur darah menjadi negatif lebih cepat - 0% positif pada hari ke-3 dengan ceftriaxone vs 60% dengan chloramphenicol 3
  • Waktu paruh eliminasi 5.2 jam pada pasien demam tifoid memungkinkan pemberian sekali sehari 6
  • Konsentrasi minimum (Cmin) 21.7 mcg/ml pada 24 jam masih jauh di atas MIC untuk Salmonella typhi 6
  • Tidak ada supresi sumsum tulang seperti pada chloramphenicol 3

Peringatan Klinis Penting

  • Beberapa pasien mengalami demam berkepanjangan (hari 9-13) meskipun kultur negatif - ini bukan kegagalan terapi, lanjutkan observasi 3
  • Selalu ambil kultur darah sebelum memulai antibiotik jika memungkinkan, karena hasil tertinggi dalam minggu pertama onset gejala 1
  • Di daerah dengan resistensi fluoroquinolone >70% (seperti isolat yang diimpor ke UK), ceftriaxone atau azithromycin adalah pilihan empiris terbaik 1

Alternatif dan Situasi Khusus

Pilihan Alternatif

  • Azithromycin 20 mg/kg/hari (maksimum 1 gram/hari) selama 7 hari adalah alternatif lini pertama lain di daerah dengan resistensi fluoroquinolone tinggi 1
  • Untuk strain yang sepenuhnya sensitif, fluoroquinolone tetap menjadi alternatif efektif 1

Populasi Khusus

  • Pasien hamil: Ceftriaxone umumnya dianggap aman dan efektif 1
  • Gangguan fungsi hati atau ginjal berat: Pertimbangkan penyesuaian dosis 1
  • Pada kasus berat, pertimbangkan penambahan steroid 1

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • Jangan gunakan dosis rendah (<50 mg/kg pada anak atau <2 gram pada dewasa) untuk infeksi berat - ini meningkatkan risiko kegagalan terapi 1, 3
  • Jangan hentikan terapi terlalu dini hanya karena demam persisten pada hari 5-7, selama kultur darah negatif dan kondisi umum membaik 3
  • Jangan abaikan kontraindikasi pada neonatus hiperbilirubinemia - risiko kernicterus sangat serius 5
  • Jangan lupa bahwa ceftriaxone tidak mengeradikasi karier orofaring meningokokus kecuali digunakan sebagai agen terapi primer 7

References

Guideline

Ceftriaxone Treatment for Typhoid Fever

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Pediatric Dosing of Ceftriaxone

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Research

Pharmacokinetics of ceftriaxone in patients with typhoid fever.

Antimicrobial agents and chemotherapy, 1994

Guideline

Ceftriaxone Dosing Recommendations

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.