Efek Samping Magnesium Glycinate Dosis 400mg
Magnesium glycinate pada dosis 400 mg umumnya ditoleransi dengan baik dan memiliki risiko efek samping gastrointestinal yang lebih rendah dibandingkan formulasi magnesium lainnya, namun pasien dengan gangguan ginjal berisiko tinggi mengalami hipermagnesemia yang berpotensi fatal.
Efek Samping Gastrointestinal
Magnesium glycinate memiliki profil efek samping yang lebih baik dibandingkan magnesium oksida (MgO):
- Diare minimal: Berbeda dengan MgO yang menciptakan gradien osmotik di saluran cerna, magnesium glycinate memiliki bioavailabilitas lebih baik dan risiko diare lebih rendah 1
- Gangguan pencernaan ringan: Mual, kembung, atau ketidaknyamanan perut dapat terjadi tetapi jarang pada dosis 400 mg 2
- Tidak ada peningkatan signifikan diare: Studi MgO menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna dalam diare yang menyebabkan perubahan dosis dibandingkan plasebo (RR 1.07,95% CI 0.65–1.74) 1
Risiko Hipermagnesemia (Peringatan Kritis)
Ini adalah efek samping paling berbahaya, terutama pada pasien dengan gangguan ginjal:
- Pasien dengan penyakit ginjal kronik: Regulasi magnesium sistemik bergantung pada ekskresi ginjal, sehingga hipermagnesemia lebih mungkin terjadi pada individu dengan gangguan ginjal signifikan 1
- Hindari pada creatinine clearance <20 mg/dL: Suplemen magnesium harus dihindari pada pasien dengan klirens kreatinin di bawah ambang batas ini 1
- Hipermagnesemia berat dapat fatal: Kasus serial menunjukkan empat pasien lanjut usia dengan konstipasi dan hipermagnesemia simptomatik akibat konsumsi MgO, satu di antaranya meninggal 3
- Gejala hipermagnesemia berat: Defek konduksi jantung, efek neuromuskular, dan kelemahan otot 4
Populasi Berisiko Tinggi
Pasien berikut memerlukan monitoring ketat atau penghindaran:
- Lanjut usia dengan disfungsi ginjal: Semua pasien dalam kasus hipermagnesemia fatal berusia >65 tahun dengan disfungsi ginjal 3
- Pasien dengan gangguan motilitas usus: Disfungsi pergerakan usus meningkatkan absorpsi magnesium 3
- Pasien dengan gangguan komunikasi: Mereka yang mengalami stroke atau demensia kesulitan mengekspresikan gejala 3
- Pasien dialisis: Sangat bergantung pada konsentrasi magnesium dialisat untuk menjaga homeostasis magnesium 4
Rekomendasi Monitoring
Untuk pasien berisiko tinggi yang menerima magnesium glycinate 400 mg:
- Periksa kadar magnesium serum: Monitoring diperlukan setelah resep awal atau peningkatan dosis pada pasien dengan penyakit ginjal kronik dan lanjut usia 3
- Pastikan fungsi ginjal adekuat: Fungsi ginjal yang memadai harus dipastikan sebelum memberikan suplementasi magnesium apapun 5
- Hipomagnesemia biasanya asimptomatik: Gejala biasanya tidak muncul sampai konsentrasi magnesium serum turun di bawah 1.2 mg/dL 5
Keunggulan Magnesium Glycinate
Dibandingkan formulasi lain, magnesium glycinate memiliki beberapa keuntungan:
- Bioavailabilitas superior: Formulasi selain MgO (seperti citrate, glycinate, lactate, malate, sulfate) belum dievaluasi dalam RCT untuk konstipasi, namun glycinate dikenal memiliki absorpsi lebih baik 1
- Dosis lebih rendah dari studi: Dosis MgO dalam RCT adalah 1.5 g/hari, sedangkan dosis 400 mg jauh lebih rendah dan lebih aman 1
- Tolerabilitas baik: Magnesium umumnya aman pada pasien terpilih dengan dosis yang sesuai 2
Peringatan Khusus
Hindari atau gunakan dengan sangat hati-hati pada:
- Penyakit ginjal: Magnesium harus digunakan dengan hati-hati pada pasien dengan penyakit ginjal karena diekskresikan melalui ginjal 2
- Dosis tinggi berbahaya: Magnesium dapat menyebabkan efek samping atau kematian pada dosis tinggi 2
- Interaksi obat: Tidak ada interaksi spesifik yang disebutkan untuk glycinate, namun monitoring diperlukan pada pasien dengan multiple medications 6