Manajemen Petechiae pada Neonatus Usia 0 Hari
Neonatus dengan petechiae pada hari pertama kehidupan memerlukan evaluasi segera untuk menyingkirkan penyebab serius seperti trombositopenia aloimun neonatal, sepsis, atau kelainan hematologi, dengan pemeriksaan darah lengkap dan apusan darah tepi sebagai langkah awal yang esensial.
Evaluasi Awal yang Harus Dilakukan
Penilaian Klinis Segera
- Nilai kondisi umum bayi: apakah bayi tampak sakit, letargi, atau menunjukkan tanda-tanda syok (hipotensi, takikardia, penurunan kesadaran) 1, 2
- Periksa distribusi petechiae: apakah terlokalisir atau generalisata, karena petechiae terlokalisir pada ekstremitas bawah lebih sering benigna 3
- Evaluasi tanda perdarahan lain: pucat, pembengkakan kepala (hematoma subgaleal), atau purpura yang progresif 4
- Periksa hepatosplenomegali atau limfadenopati: dapat mengindikasikan kondisi serius yang mendasari 1
Pemeriksaan Laboratorium Esensial
- Complete blood count (CBC) dengan apusan darah tepi: untuk menilai trombositopenia, leukopenia, atau bandemia 1, 3
- Profil koagulasi: untuk menyingkirkan koagulopati 1, 3
- Kultur darah: jika dicurigai sepsis, namun jangan menunda antibiotik sambil menunggu hasil 2
- Ultrasonografi kranial: HARUS dilakukan pada semua kasus trombositopenia neonatal untuk mendeteksi perdarahan intrakranial, bahkan jika bayi tampak stabil 4
Algoritma Manajemen Berdasarkan Presentasi Klinis
Jika Bayi Tampak Sakit atau Tidak Stabil
- Berikan antibiotik parenteral segera (ceftriaxone) tanpa menunda untuk hasil laboratorium jika dicurigai sepsis atau meningokokemia 1, 2
- Rawat di unit perawatan intensif neonatal dengan pendekatan multidisiplin melibatkan neonatologis, hematologis, dan spesialis infeksi 5
- Transfusi trombosit segera jika trombositopenia berat (<50,000/μL) atau ada perdarahan aktif 4
- Pertimbangkan immunoglobulin intravena (IVIG) jika dicurigai trombositopenia aloimun neonatal 4
Jika Bayi Tampak Sehat dengan Petechiae Terlokalisir
- Observasi ketat selama minimal 4 jam untuk melihat progresi tanda 3
- Lakukan pemeriksaan CBC dan profil koagulasi: meskipun pada bayi yang tampak sehat dengan petechiae terlokalisir, hasil sering normal 3
- Jika tidak ada progresi dan hasil laboratorium normal: bayi dapat dipulangkan dengan instruksi untuk kembali jika ada perburukan 3, 6
- Pertimbangkan fenomena tourniquet (misalnya dari popok) sebagai penyebab benigna pada petechiae bilateral ekstremitas bawah 3
Penyebab Spesifik yang Harus Dipertimbangkan pada Neonatus
Trombositopenia Aloimun Neonatal
- Kondisi serius yang dapat menyebabkan komplikasi fatal seperti perdarahan intrakranial atau subgaleal 4
- Memerlukan transfusi trombosit segera jika trombosit <50,000/μL atau ada perdarahan 4
- IVIG dapat diberikan sebagai terapi tambahan 4
- Ultrasonografi kranial wajib dilakukan bahkan pada bayi asimtomatik karena perdarahan intrakranial dapat terjadi beberapa hari kemudian 4
Sepsis Neonatal
- Jangan menunda antibiotik sambil menunggu konfirmasi laboratorium jika bayi tampak sakit 1, 2
- Petechiae generalisata atau progresif merupakan indikasi rawat inap segera 2
- Kultur darah harus diambil sebelum antibiotik jika memungkinkan, tetapi jangan menunda terapi 2
Penyebab Benigna (Trauma Lahir)
- Petechiae terlokalisir pada wajah atau ekstremitas atas setelah persalinan sulit dapat benigna 3
- Observasi dan reassurance jika bayi stabil dan hasil laboratorium normal 3
Perangkap Klinis yang Harus Dihindari
- JANGAN menunda antibiotik pada bayi yang tampak sakit dengan demam dan petechiae sambil menunggu hasil tes 1, 2
- JANGAN mengabaikan pemeriksaan ultrasonografi kranial pada semua kasus trombositopenia neonatal, karena perdarahan intrakranial dapat asimtomatik 4
- JANGAN menganggap petechiae selalu benigna hanya karena bayi tampak sehat—observasi ketat dan pemeriksaan laboratorium tetap diperlukan 3, 7
- JANGAN melakukan tes laboratorium berlebihan pada bayi yang tampak sehat dengan petechiae sangat terlokalisir—periode observasi 4 jam mungkin cukup 3
- JANGAN mengabaikan riwayat kehamilan: trombositopenia aloimun dapat berulang pada kehamilan berikutnya dan memerlukan konseling 4