What is the meaning of Immunoglobulin G (IgG) Herpes Simplex Virus 1 (HSV-1) and Immunoglobulin M (IgM) Herpes Simplex Virus 2 (HSV-2)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: April 15, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

From the Guidelines

IgG HSV-1 dan IgM HSV-2 merupakan tes antibodi spesifik untuk infeksi virus herpes simplex, di mana IgG HSV-1 menunjukkan infeksi masa lalu atau saat ini dengan virus herpes simplex tipe 1, sedangkan IgM HSV-2 mendeteksi infeksi baru dengan virus herpes simplex tipe 2. Tes IgG HSV-1 menunjukkan bahwa seseorang telah terinfeksi dengan HSV-1 pada suatu waktu dalam hidupnya dan telah mengembangkan antibodi jangka panjang terhadapnya, seperti yang dijelaskan dalam studi terbaru tentang diagnosis dan pengelolaan herpes genital 1. Sementara itu, IgM HSV-2 mendeteksi infeksi baru dengan HSV-2, yang umumnya menyebabkan herpes genital, dan antibodi IgM ini muncul awal dalam infeksi dan biasanya menunjukkan infeksi HSV-2 baru, biasanya dalam beberapa minggu terakhir. Namun, perlu diingat bahwa pengujian antibodi herpes dapat rumit untuk ditafsirkan, karena hasil positif palsu dan negatif palsu dapat terjadi, serta tes IgM kurang dapat diandalkan daripada tes IgG untuk diagnosis herpes karena cross-reaktivitas antara HSV-1 dan HSV-2, seperti yang dibahas dalam studi tentang pengelolaan herpes genital 1. Oleh karena itu, hasil tes ini harus selalu ditafsirkan oleh penyedia layanan kesehatan bersama dengan gejala klinis dan mungkin pengujian tambahan seperti PCR viral selama lesi aktif. Jika Anda telah menerima hasil positif, konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda untuk memahami makna dan langkah-langkah pengobatan atau pencegahan yang diperlukan. Beberapa poin penting yang perlu dipertimbangkan dalam menafsirkan hasil tes IgG HSV-1 dan IgM HSV-2 adalah:

  • IgG HSV-1 menunjukkan infeksi masa lalu atau saat ini dengan HSV-1
  • IgM HSV-2 mendeteksi infeksi baru dengan HSV-2
  • Pengujian antibodi herpes dapat rumit untuk ditafsirkan
  • Tes IgM kurang dapat diandalkan daripada tes IgG untuk diagnosis herpes
  • Hasil tes harus selalu ditafsirkan oleh penyedia layanan kesehatan bersama dengan gejala klinis dan mungkin pengujian tambahan.

From the Research

Pengertian IgG HSV 1 dan IgM HSV 2

  • IgG HSV 1 adalah antibodi yang diproduksi oleh tubuh sebagai respons terhadap infeksi Herpes Simplex Virus tipe 1 (HSV-1) 2, 3.
  • IgM HSV 2 adalah antibodi yang diproduksi oleh tubuh sebagai respons terhadap infeksi Herpes Simplex Virus tipe 2 (HSV-2) 4, 5.

Peran IgG HSV 1 dan IgM HSV 2 dalam Diagnosis

  • IgG HSV 1 dapat digunakan untuk mendeteksi infeksi HSV-1 yang telah ada sebelumnya, tetapi tidak efektif untuk diagnosis infeksi akut 2.
  • IgM HSV 2 dapat digunakan untuk mendeteksi infeksi HSV-2 yang baru, tetapi memiliki sensitivitas yang rendah dan dapat memberikan hasil negatif palsu 4, 5.

Karakteristik IgG HSV 1 dan IgM HSV 2

  • IgG HSV 1 biasanya muncul setelah infeksi HSV-1 dan dapat bertahan seumur hidup 3.
  • IgM HSV 2 biasanya muncul dalam beberapa hari setelah infeksi HSV-2 dan dapat bertahan selama beberapa minggu 5.
  • IgM HSV 2 dapat digunakan sebagai indikator infeksi baru, tetapi hanya jika pasien tidak memiliki antibodi IgG HSV 2 sebelumnya 5.

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.