From the Guidelines
Hasil imunohistokimia CD3 positif, CD8 positif, dan Ki67 positif menunjukkan adanya populasi limfosit T dengan proliferasi aktif, yang dapat ditemukan pada limfoma T-sel, terutama limfoma T-sel sitotoksik, tetapi juga dapat ditemukan pada proliferasi T-sel reaktif sebagai respons terhadap infeksi atau inflamasi. Hal ini berdasarkan pada studi terbaru dari NCCN Clinical Practice Guidelines in Oncology (1), yang menyatakan bahwa PTCL-NOS memiliki antigen T-sel yang bervariasi dan biasanya tidak memiliki antigen B-sel. Studi ini juga menyebutkan bahwa CD30 dapat ditemukan pada beberapa kasus limfoma T-sel, tetapi ekspresi CD30 yang kuat lebih umum ditemukan pada ALCL sistemik. Oleh karena itu, interpretasi hasil imunohistokimia ini harus dikorelasikan dengan presentasi klinis, fitur morfologi, dan marker imunohistokimia tambahan untuk menegakkan diagnosis yang pasti. Proliferasi tinggi yang ditunjukkan oleh Ki67 positif mungkin menunjukkan proses penyakit yang lebih agresif jika ini memang merupakan kondisi neoplastik. Evaluasi lebih lanjut oleh hematopatologis dianjurkan untuk menentukan apakah ini merupakan limfoma maligna atau proses reaktif (1). Beberapa penelitian juga menyarankan bahwa analisis molekuler untuk mendeteksi rearanasi gen TCR dan translokasi yang melibatkan gen ALK dapat berguna dalam beberapa kasus (1). Dalam praktek klinis, penting untuk mempertimbangkan hasil imunohistokimia ini dalam konteks yang lebih luas, termasuk presentasi klinis, riwayat penyakit, dan hasil pemeriksaan lainnya, untuk menegakkan diagnosis yang akurat dan menyusun rencana pengobatan yang tepat.
From the Research
Hasil Imunohistokimia
- CD3 positif, CD8 positif, dan Ki67 positif menunjukkan adanya aktivitas imun yang tinggi dan proliferasi sel T yang cepat 2.
- CD8 positif menunjukkan adanya sel T sitotoksik yang berperan dalam menghancurkan sel yang terinfeksi atau sel kanker 3, 4.
- Ki67 positif menunjukkan adanya proliferasi sel yang cepat, yang dapat terjadi pada kondisi inflamasi, infeksi, atau kanker 2.
Sel T Sitotoksik
- Sel T sitotoksik CD8+ berperan dalam menghancurkan sel yang terinfeksi atau sel kanker 3, 4.
- Sel T sitotoksik CD8+ juga dapat berperan dalam menghancurkan sel yang terlibat dalam proses autoimun 5.
Proliferasi Sel
- Proliferasi sel yang cepat dapat terjadi pada kondisi inflamasi, infeksi, atau kanker 2.
- Ki67 positif menunjukkan adanya proliferasi sel yang cepat, yang dapat terjadi pada kondisi tersebut 2.