Ambroxol Tidak Direkomendasikan untuk Anak Usia 2 Tahun 3 Bulan
Ambroxol sebaiknya dihindari pada anak usia 2 tahun 3 bulan dengan batuk dan kongesti karena American Academy of Pediatrics dan FDA merekomendasikan untuk tidak menggunakan semua obat batuk dan pilek over-the-counter pada anak di bawah 4 tahun, termasuk mukolitik seperti ambroxol, karena kurangnya bukti efikasi dan risiko toksisitas yang signifikan. 1, 2
Rekomendasi Berdasarkan Pedoman
Larangan Penggunaan pada Usia Ini
Anak di bawah 4 tahun tidak boleh menggunakan obat batuk dan pilek OTC karena potensi toksisitas dan kurangnya efikasi yang terbukti 1
Antara tahun 1969-2006, terdapat 54 kematian terkait dekongestan dan 69 kematian terkait antihistamin pada anak di bawah 6 tahun, menunjukkan risiko serius obat-obatan respiratori pada kelompok usia ini 1
Pada tahun 2007, produsen besar secara sukarela menarik obat batuk dan pilek untuk anak di bawah 2 tahun dari pasar OTC 1
Mengapa Ambroxol Tidak Direkomendasikan
Meskipun penelitian menunjukkan ambroxol dapat ditoleransi dengan baik pada anak-anak 3, 4, pedoman klinis yang lebih baru dan berwenang mengambil posisi yang lebih hati-hati:
Tidak ada bukti yang cukup kuat bahwa mukolitik seperti ambroxol memberikan manfaat klinis yang signifikan pada batuk akut viral pada anak kecil 2, 5
Risiko kesalahan dosis sangat tinggi pada anak kecil, yang dapat menyebabkan overdosis tidak disengaja dan kejadian merugikan 1
Sebagian besar batuk pada anak usia ini adalah infeksi viral yang self-limiting dan akan sembuh dalam 1-3 minggu tanpa pengobatan spesifik 5
Pendekatan yang Direkomendasikan
Terapi Suportif (Pilihan Utama)
Madu untuk anak di atas 1 tahun adalah satu-satunya pengobatan yang direkomendasikan oleh American Academy of Pediatrics untuk batuk akut, memberikan lebih banyak kelegaan daripada diphenhydramine, plasebo, atau tanpa pengobatan 2, 5
Hidrasi yang adekuat melalui ASI atau susu formula untuk membantu mengencerkan sekret 5
Suction nasal yang lembut untuk membersihkan sekret dan memperbaiki pernapasan 5
Posisi duduk yang didukung saat makan dan istirahat untuk membantu ekspansi paru 5
Asetaminofen berdasarkan berat badan untuk demam dan ketidaknyamanan 5
Kapan Perlu Evaluasi Lebih Lanjut
Tanda bahaya yang memerlukan perhatian medis segera: 5
- Laju napas >70 kali/menit (untuk bayi) atau >50 kali/menit (untuk balita)
- Kesulitan bernapas, grunting, atau sianosis
- Saturasi oksigen <92%
- Makan buruk atau tanda dehidrasi
- Demam tinggi persisten (≥38°C atau ≥39°C selama 3+ hari berturut-turut)
Jika asma dicurigai (batuk berulang dengan mengi dan/atau dispnea yang responsif terhadap bronkodilator), pertimbangkan trial kortikosteroid inhalasi dosis rendah selama 2-4 minggu di bawah bimbingan spesialis 2, 5
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Jangan mengasumsikan bahwa batuk selalu merupakan asma dan mengobati dengan bronkodilator atau mukolitik tanpa bukti obstruksi aliran udara 1, 5
Jangan meresepkan antibiotik untuk infeksi saluran pernapasan atas viral (mayoritas besar batuk dan pilek pada kelompok usia ini) 5
Jangan menggunakan obat dengan potensi bahaya meskipun kurangnya bukti efikasi 1
Hindari pengobatan asma empiris berdasarkan batuk saja tanpa mengi atau dispnea yang terdokumentasi 5
Catatan Penting tentang Bukti Ambroxol
Meskipun penelitian menunjukkan ambroxol efektif dan ditoleransi dengan baik pada anak-anak 3, 6, 4, 7, studi-studi ini dilakukan sebelum pengenalan Good Clinical Practice dan sebelum pedoman keamanan yang lebih ketat dari American Academy of Pediatrics dan FDA 3. Pedoman terbaru mengambil pendekatan yang lebih konservatif dan berbasis bukti yang memprioritaskan keamanan di atas efikasi yang tidak pasti pada kelompok usia ini. 1, 2