Is furosemide (loop diuretic) safe for a 2-month-old exclusively breastfed baby with hyperkalemia?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 21, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Pemberian Furosemid pada Bayi 2 Bulan dengan Hiperkalemia: Tidak Direkomendasikan

Furosemid TIDAK boleh diberikan pada bayi 2 bulan dengan hiperkalemia, karena obat ini tidak efektif untuk menurunkan kalium dan justru dapat meningkatkan mortalitas pada neonatus prematur dengan kondisi kritis. 1, 2

Mengapa Furosemid Kontraindikasi dalam Situasi Ini

Mekanisme yang Kontraproduktif

  • Furosemid memiliki efikasi terbatas pada neonatus karena fungsi ginjal yang belum matang, dengan klirens yang berkurang dan waktu paruh yang diperpanjang 6-20 kali lipat dibandingkan dewasa 3
  • Loop diuretik seperti furosemid dapat menyebabkan alkalosis metabolik, yang justru memperburuk retensi CO2 dan dapat memperparah perpindahan kalium intraseluler 1
  • Alkalosis yang diinduksi furosemid secara paradoks dapat meningkatkan kalium serum dengan menggeser kalium dari ruang intraseluler ke ekstraseluler 1

Bukti Peningkatan Mortalitas

  • Studi TINKER registry menunjukkan bahwa penggunaan furosemid pada neonatus prematur dengan acute kidney injury (AKI) berhubungan dengan peningkatan odds mortalitas 3.30 kali lipat [95% CI: 1.11-9.82; p=0.03] setelah analisis multivariat 2
  • Pada neonatus <37 minggu usia gestasi dengan AKI, odds mortalitas meningkat 3.78 kali lipat [95% CI: 1.60-8.94; p=0.003] pada mereka yang menerima furosemid 2

Risiko Spesifik pada Populasi Neonatal

  • Furosemid dapat menyebabkan hiperkalsuria yang mengarah ke nefrocalcinosis/nefrolitiasis, terutama pada bayi prematur yang menerima dosis ≥2 mg/kg/hari selama ≥12 hari 4, 3
  • Risiko ototoksisitas meningkat ketika furosemid digunakan bersama obat ototoksik lain seperti aminoglikosida, yang sering digunakan pada sepsis neonatal 1, 5
  • Furosemid dapat memperburuk ketidakseimbangan cairan dan elektrolit pada neonatus prematur dan sakit kritis yang sudah memiliki keseimbangan cairan yang tidak stabil 1

Pendekatan Manajemen yang Direkomendasikan untuk Hiperkalemia Neonatal

Terapi Lini Pertama

  • Pemberian kalsium untuk stabilisasi membran jantung adalah pendekatan lini pertama untuk hiperkalemia berat dengan perubahan EKG 1
  • Kalsium glukonat IV (10%): 15-30 mL diberikan selama 2-5 menit untuk menstabilkan membran jantung pada pasien dengan perubahan EKG akibat hiperkalemia 6

Terapi Redistribusi Kalium

  • Terapi insulin-glukosa untuk mendorong kalium masuk ke dalam sel, dengan efek terlihat dalam 30-60 menit 6
  • Inhaled β-agonist dapat mendistribusikan kembali kalium dalam 30-60 menit 6

Pertimbangan Khusus pada Hiperkalemia Terkait Transfusi

  • Transfusi 15 ml/kg RBC mengandung sekitar 0.9 mEq/kg kalium, yang umumnya dapat ditoleransi dengan baik ketika diberikan selama 2-4 jam standar tanpa memerlukan diuretik 1
  • Pemberian darah dengan kecepatan yang sesuai (biasanya 4-5 mL/kg/jam) lebih penting daripada diuretik pasca-transfusi untuk mencegah hiperkalemia 1

Monitoring Ketat

  • Monitor fungsi ginjal dan lakukan ultrasonografi ginjal pada pasien pediatrik yang menerima furosemid, terutama pada bayi prematur 5
  • Periksa elektrolit serum (terutama kalium), CO2, kreatinin, dan BUN secara berkala 5

Peringatan Penting dari FDA

  • FDA menyatakan bahwa pada bayi prematur, furosemid dapat mempresipitasi nefrocalcinosis/nefrolitiasis 5
  • Nefrocalcinosis/nefrolitiasis juga telah diamati pada anak-anak di bawah 4 tahun tanpa riwayat prematuritas yang telah diobati secara kronis dengan furosemid 5
  • Jika furosemid diberikan pada bayi prematur selama minggu-minggu pertama kehidupan, dapat meningkatkan risiko persistensi patent ductus arteriosus 5

Kesimpulan Praktis

Untuk bayi 2 bulan yang menyusui eksklusif dengan hiperkalemia, hindari furosemid sepenuhnya. Fokus pada:

  1. Stabilisasi jantung dengan kalsium jika ada perubahan EKG 1
  2. Terapi redistribusi kalium (insulin-glukosa, β-agonist) 6
  3. Identifikasi dan koreksi penyebab yang mendasari hiperkalemia
  4. Monitoring ketat elektrolit dan fungsi ginjal 5

Jika diuresis diperlukan untuk alasan lain (misalnya, kelebihan cairan yang signifikan dengan tekanan darah adekuat), pertimbangkan alternatif dengan monitoring intensif, tetapi jangan pernah menggunakan furosemid dengan tujuan menurunkan kalium pada populasi ini 1, 2.

References

Guideline

Furosemide Contraindications in Neonatal Hyperkalemia

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Clinical pharmacology of furosemide in neonates: a review.

Pharmaceuticals (Basel, Switzerland), 2013

Guideline

Potassium Supplementation for Hypokalemia

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.