Dosis Morfin Anak
Untuk pasien pediatrik, dosis morfin intravena yang direkomendasikan bervariasi berdasarkan usia: 50-100 mcg/kg setiap 4-6 jam untuk bayi <3 bulan, 100-150 mcg/kg untuk bayi 3-12 bulan, 150-200 mcg/kg (maksimal 10 mg) untuk anak 1-5 tahun, dan 200-300 mcg/kg per dosis tunggal untuk anak 5-18 tahun, dengan titrasi sesuai respons klinis. 1
Dosis Berdasarkan Usia
Bayi dan Anak Kecil
- Bayi <3 bulan: 50-100 mcg/kg IV setiap 4-6 jam 1
- Bayi 3-12 bulan: 100-150 mcg/kg IV setiap 4-6 jam 1
- Anak 1-5 tahun: 150-200 mcg/kg IV (maksimal 10 mg per dosis) setiap 4-6 jam 1
Anak Lebih Besar
- Anak 5-18 tahun: 200-300 mcg/kg per dosis tunggal IV, disesuaikan dengan respons 1
- Untuk nyeri breakthrough di PACU, gunakan morfin 25-100 mcg/kg IV tergantung usia, titrasi hingga efek tercapai 1
Infusi Kontinyu untuk Pasien Kritis
Untuk analgesia pascaoperasi pada neonatus cukup bulan, bayi, dan anak, infusi kontinyu morfin yang umum digunakan adalah 10-40 mcg/kg/jam 2. Dosis ini telah menjadi praktik standar di seluruh dunia untuk ventilasi mekanik dan manajemen nyeri pascaoperasi 2.
Rute Alternatif
Epidural Kaudal
- 60 mcg/kg morfin bebas pengawet dalam volume total 1 ml/kg (maksimal 20 ml) memberikan analgesia efektif 12-24 jam 3
- Teknik ini aman dan efektif ketika diberikan intraoperatif sebelum pembedahan dimulai 3
- 47% pasien tidak memerlukan analgesik parenteral tambahan selama 12 jam pertama 3
Intratekal
- 0.02 mg/kg (20 mcg/kg) morfin bebas pengawet di ruang lumbar intratekal memberikan analgesia adekuat hingga 15 jam pascaoperasi 4
- Tidak ada pasien yang memerlukan agen analgesik tambahan selama periode 15 jam pertama 4
Oral
- Morfin oral dapat diberikan setiap 4 jam untuk nyeri breakthrough, tidak lebih sering dari setiap 4 jam 1, 5
- Rasio potensi oral-parenteral adalah 1:3, artinya dosis oral harus 3 kali lipat dosis parenteral untuk efek ekuivalen 6
Monitoring Wajib
Semua pasien yang menerima morfin harus dipantau secara kontinyu dengan: 1, 5
- Pulse oximetry kontinyu
- Tanda vital reguler
- Saturasi oksigen
- Laju respirasi dan tingkat sedasi
Persiapan Darurat
- Nalokson harus segera tersedia untuk reversal opioid 5
- Siapkan untuk memberikan dukungan respirasi jika diperlukan 1
- Untuk rute neuraksial (epidural/intratekal), pantau status respirasi selama 24 jam penuh karena depresi respirasi dapat terlambat 4
Pertimbangan Khusus
Variabilitas Individual
- Terdapat variasi interindividual yang tinggi dalam farmakokinetik morfin, sehingga diperlukan monitoring ketat dan penyesuaian dosis 1
- Efek puncak terjadi dalam 15-30 menit setelah pemberian IV, dengan durasi kerja sekitar 4 jam 1
Situasi Khusus
- Nyeri luka bakar: Mungkin diperlukan dosis lebih besar atau lebih sering 1
- Toleransi opioid: Kebutuhan dosis mungkin lebih tinggi 1
- Kombinasi dengan benzodiazepin: Risiko apnea meningkat secara signifikan 1
Efek Samping Umum
- Pelepasan histamin dengan flushing, gatal, dan urtikaria adalah efek samping yang umum 1
- Neonatus tidak tampak lebih rentan terhadap depresi respirasi dibandingkan anak yang lebih besar 7
Re-evaluasi Efek
Efek obat harus dievaluasi ulang berdasarkan waktu paruh obat 2. Satu nilai di luar rentang normal tidak boleh langsung menghasilkan perubahan dosis obat 2. Strategi untuk mengurangi insiden sindrom withdrawal harus dimulai dengan upaya mengurangi dosis benzodiazepin dan/atau opioid untuk mencegah oversedasi 2.