Can excess fluid in neonates cause edema of the labia and thighs?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 23, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Kelebihan Cairan pada Neonatus dan Edema Labia serta Paha

Ya, kelebihan cairan pada neonatus dapat menyebabkan edema labia dan paha, terutama pada bayi prematur yang memiliki tekanan onkotik plasma lebih rendah dan permeabilitas dinding kapiler yang lebih tinggi, sehingga meningkatkan perpindahan cairan dari ruang intravaskular ke ruang interstisial.

Mekanisme Patofisiologi pada Neonatus

Faktor Risiko Khusus pada Bayi Prematur

  • Bayi prematur memiliki tekanan onkotik plasma yang lebih rendah dan permeabilitas dinding kapiler yang lebih tinggi, yang meningkatkan perpindahan air dari kompartemen intravaskular ke kompartemen interstisial 1.
  • Kondisi ini menempatkan bayi prematur pada risiko edema yang lebih tinggi, terutama dalam kondisi patologis seperti sepsis 1.
  • Bayi dengan berat lahir sangat rendah (VLBW, <1500 g) dan berat lahir sangat sangat rendah (ELBW, <1000 g) memiliki kandungan lemak tubuh yang rendah dan persentase massa tubuh tanpa lemak serta air tubuh yang lebih tinggi, yang berhubungan dengan turnover air yang tinggi 1.

Distribusi Cairan Tubuh Neonatal

  • Air berkontribusi hampir 90% dari berat badan pada janin berusia 24 minggu, sekitar 75% pada bayi cukup bulan, dan sekitar 50% pada orang dewasa 1.
  • Proporsi cairan ekstraseluler (ECF) juga menurun selama masa bayi hingga dewasa 1.
  • Volume darah pada neonatus adalah 85-100 ml/kg berat badan dibandingkan dengan 60-70 ml volume darah/kg berat badan pada remaja dan dewasa 1.

Edema Perifer dari Pemberian Cairan

Bukti dari Pedoman Klinis

  • Baik penggunaan koloid maupun kristaloid disertai dengan terjadinya edema perifer 1.
  • Peningkatan kebocoran koloid ke ruang ekstravaskular dapat mengurangi perbedaan tekanan onkotik melintasi dinding kapiler, membuat edema lebih mungkin terjadi 1.
  • Jika membran alveolo-kapiler rusak, infusi koloid yang bertujuan meningkatkan tekanan onkotik koloid menjadi sia-sia, karena koloid bocor ke interstisium dan bahkan dapat memperbesar edema paru dan perifer 1.

Lokasi Edema

  • Edema perifer dapat terjadi di berbagai lokasi tubuh, termasuk area dengan jaringan subkutan yang longgar seperti labia dan paha 2, 3.
  • Edema umum yang parah pada neonatus ditandai dengan edema jaringan subkutan yang luas dan akumulasi cairan di kompartemen cairan tubuh neonatal 2.

Pertimbangan Klinis Penting

Pemantauan Kelebihan Cairan

  • Diuretik atau continuous renal replacement therapy (CRRT) direkomendasikan pada bayi baru lahir yang mengalami kelebihan cairan 10% dan tidak dapat mencapai keseimbangan cairan dengan output urin/kehilangan ekstrarental native 1.
  • Pantau secara ketat perkembangan hepatomegali, yang menandakan kelebihan cairan dan harus mendorong penghentian bolus kristaloid lebih lanjut 4, 5.

Manajemen Cairan yang Tepat

  • Volume dan kecepatan resusitasi cairan harus ditentukan secara individual berdasarkan tekanan mikrovaskular yang ada, compliance ruang interstisial, dan permeabilitas barier mikrovaskular 1.
  • Pada bayi prematur yang sangat kecil dengan berat lahir 500-800 g, pemantauan intensif keseimbangan cairan sangat penting untuk mengontrol kehilangan cairan yang sangat tinggi akibat evaporasi 6.

Peringatan Khusus

  • Pemberian cairan berlebihan dini dapat meningkatkan risiko displasia bronkopulmoner (BPD), patent ductus arteriosus yang signifikan secara hemodinamik, enterokolitis nekrotikans, dan kebocoran udara pulmoner 6.
  • Edema pulmoner adalah masalah penting pada neonatus prematur dengan defisiensi surfaktan karena akumulasi cairan di interstisium paru dan penurunan output urin 6.

Diagnosis Diferensial

  • Edema umum pada neonatus dapat menjadi gejala pertama dari kondisi yang mendasari seperti Noonan syndrome, sehingga diagnosis diferensial diperlukan untuk bayi yang mengalami edema umum 2.
  • Etiologi dan patogenesis hidrops pada neonatus cukup kompleks dan dapat dibagi menjadi hidrops imun dan non-imun 2.

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Neonatal edema.

Kidney international. Supplement, 1997

Guideline

Management of Neonatal Hemorrhagic Shock from Subgaleal Hemorrhage

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Management of Neonatal Hemorrhagic Shock

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Appropriate fluid regimens to prevent bronchopulmonary dysplasia.

European journal of pediatrics, 1995

Related Questions

What is the appropriate management for edema in infants?
What is the initial treatment approach for a 15-day-old male infant with pulmonary congestion, segmental atelectasis, hyperaeration, and suggestive cardiomegaly?
What causes congenital pedal dorsal edema?
What is the management approach for a neonate with Neonatal Abdominal Lung Fluid (NALF)?
What is the medical term for trigger finger?
How do you differentiate and treat persecutory delusions versus anxiety in an adult patient who presents with symptoms of believing people are out to get them?
Is atorvastatin (lipid-lowering medication) indicated for patients with heart failure, particularly those with a history of myocardial infarction (MI), coronary artery disease (CAD), or hypercholesterolemia (high cholesterol)?
What to consider for an 18-day-old neonate, born at 37 weeks gestation, with a history of neonatal jaundice treated from day 1 to 8, now presenting with persistent hyperbilirubinemia (elevated bilirubin levels) of 18.61 on day 18, despite having a good suck?
What is the management approach for a patient with hyperchloremic metabolic acidosis, characterized by low bicarbonate, normal anion gap, and normal chloride levels, potentially with a history of kidney disease, diabetes, or on medications like acetazolamide?
Can a patient with Type 2 Diabetes, Stage 3B Chronic Kidney Disease, gastritis, duodenitis, Barrett's esophagus, and hyperkalemia, experiencing hypoglycemia, safely consume a natural drink made with water, organic honey, lemon, ginger, turmeric, and propolis to raise their blood sugar level?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.