Dosis Metronidazole untuk Pasien
Untuk trikomoniasis, gunakan metronidazole 500 mg oral dua kali sehari selama 7 hari sebagai regimen pilihan utama, karena mencapai tingkat kesembuhan 90-95% yang superior dibandingkan dosis tunggal. 1, 2
Dosis Berdasarkan Indikasi
Trikomoniasis (Infeksi Menular Seksual)
Regimen yang Direkomendasikan:
- Pilihan pertama: Metronidazole 500 mg oral dua kali sehari selama 7 hari 1, 2
- Alternatif: Metronidazole 2 gram oral dosis tunggal 3, 2
Regimen 7 hari menunjukkan tingkat kesembuhan yang lebih tinggi (90-95%) dibandingkan dosis tunggal (86-93.8%) dalam uji klinis terkontrol 2, 4, 5. Studi terbaru tahun 2018 menunjukkan bahwa pasien yang menerima regimen 7 hari memiliki risiko 45% lebih rendah untuk tetap positif T. vaginalis pada follow-up (11% vs 19%, p<0.0001) 4.
Jika Terapi Gagal:
- Kegagalan pertama: Ulangi metronidazole 500 mg dua kali sehari selama 7 hari 3, 1, 2
- Kegagalan kedua: Metronidazole 2 gram sekali sehari selama 3-5 hari 3, 1
Amebiasis
Dewasa:
- Amebiasis intestinal akut: 750 mg oral tiga kali sehari selama 5-10 hari 6
- Abses hati amebik: 500-750 mg oral tiga kali sehari selama 5-10 hari 6
Anak-anak:
- 35-50 mg/kg/24 jam, dibagi dalam 3 dosis, selama 10 hari 6
- Untuk anak di bawah 12 tahun: 20-30 mg/kg berat badan per hari 7
Infeksi Bakteri Anaerob
- Dosis dewasa: 7.5 mg/kg setiap 6 jam (sekitar 500 mg untuk dewasa 70 kg) 6
- Maksimum: 4 gram per 24 jam 6
- Durasi: 7-10 hari untuk sebagian besar infeksi; infeksi tulang, sendi, saluran pernapasan bawah, dan endokardium mungkin memerlukan terapi lebih lama 6
Clostridioides difficile Infection (CDI)
- CDI non-berat (hanya jika vankomisin/fidaksomisin tidak tersedia): 500 mg oral tiga kali sehari selama 10 hari 1
- CDI fulminan: 500 mg intravena setiap 8 jam, harus dikombinasikan dengan vankomisin oral/rektal dosis tinggi 1
Peringatan Penting: Metronidazole tidak boleh digunakan sendiri untuk CDI berat atau fulminan 1
Pertimbangan Populasi Khusus
Kehamilan
- Trimester pertama: Metronidazole dikontraindikasikan 3, 2, 6
- Setelah trimester pertama: Metronidazole 2 gram oral dosis tunggal 3, 1, 2
- Pengobatan penting untuk mencegah persalinan prematur, ketuban pecah dini, dan berat badan lahir rendah 2
- Jangan gunakan regimen 7 hari pada kehamilan karena menghasilkan kadar serum lebih tinggi yang dapat mencapai sirkulasi janin 6
Pasien Lansia
- Farmakokinetik metronidazole dapat berubah pada pasien lansia 6
- Pemantauan kadar serum mungkin diperlukan untuk menyesuaikan dosis 6
Penyakit Hati Berat
- Pasien memetabolisme metronidazole secara lambat, menyebabkan akumulasi 6
- Gunakan dosis di bawah yang biasa direkomendasikan dengan hati-hati 6
- Pemantauan ketat kadar plasma dan toksisitas direkomendasikan 6
Pasien HIV
Pasien Anurik
- Dosis tidak perlu dikurangi secara khusus karena metabolit terakumulasi dapat dihilangkan dengan cepat melalui dialisis 6
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Jangan Gunakan Sediaan Topikal untuk Trikomoniasis
- Gel metronidazole vaginal tidak efektif untuk trikomoniasis 3, 2
- Sediaan topikal mencapai kadar terapeutik yang tidak memadai di uretra dan kelenjar perivaginal 2
- Gel vaginal hanya disetujui untuk vaginosis bakterial, bukan trikomoniasis 3
Selalu Obati Pasangan Seksual
- Semua pasangan seksual harus diobati secara bersamaan, terlepas dari gejala 1, 2
- Hingga 70% pasangan pria dapat terinfeksi meskipun asimtomatik 2
- Pasien harus menghindari aktivitas seksual sampai kedua pasangan menyelesaikan pengobatan dan asimtomatik 3, 1, 2
Hindari Alkohol
- Metronidazole menyebabkan reaksi seperti disulfiram dengan alkohol 1, 2
- Efek samping termasuk mual, muntah, flushing, sakit kepala, dan kram perut 1, 2
- Pasien harus menghindari alkohol selama pengobatan dan setidaknya 24 jam setelah selesai 1, 2
Pemantauan dan Follow-Up
- Follow-up tidak diperlukan untuk pria dan wanita yang menjadi asimtomatik setelah pengobatan 3
- Jika kegagalan berulang terjadi setelah regimen yang direkomendasikan, konsultasikan dengan ahli dan pertimbangkan uji kerentanan T. vaginalis terhadap metronidazole 3
- Untuk kursus berulang, interval 4-6 minggu harus berlalu antara kursus, dengan konfirmasi ulang keberadaan trikomonad 6
- Hitung leukosit total dan diferensial harus dilakukan sebelum dan setelah pengobatan ulang 6