Dosis Metformin pada Gangguan Fungsi Ginjal
Metformin dapat digunakan dengan aman pada pasien dengan eGFR ≥30 mL/min/1.73 m², dengan dosis maksimal 1000 mg/hari untuk eGFR 30-44 mL/min/1.73 m², dan pertimbangan penurunan dosis untuk eGFR 45-59 mL/min/1.73 m² pada pasien dengan risiko tinggi asidosis laktat. 1, 2, 3
Algoritma Penyesuaian Dosis Berdasarkan eGFR
eGFR ≥60 mL/min/1.73 m²
- Gunakan dosis standar metformin hingga maksimal 2550 mg/hari dalam dosis terbagi 3
- Monitor fungsi ginjal minimal setahun sekali 2, 4
eGFR 45-59 mL/min/1.73 m²
- Lanjutkan dosis saat ini pada sebagian besar pasien 1, 2
- Pertimbangkan penurunan dosis jika pasien memiliki faktor risiko tambahan untuk asidosis laktat seperti risiko dehidrasi, penyakit hati, atau gagal jantung 1
- Tingkatkan frekuensi monitoring eGFR menjadi setiap 3-6 bulan 1, 2, 4
- FDA tidak merekomendasikan inisiasi metformin baru pada rentang eGFR ini 3
eGFR 30-44 mL/min/1.73 m²
- Wajib kurangi dosis menjadi maksimal 1000 mg/hari 1, 2, 5, 4
- Monitor eGFR setiap 3-6 bulan 1, 4
- FDA tidak merekomendasikan inisiasi metformin baru pada rentang eGFR ini 3
- Evaluasi ulang rasio manfaat-risiko secara berkala 2, 3
eGFR <30 mL/min/1.73 m²
- Kontraindikasi absolut—hentikan metformin segera 1, 2, 5, 3
- Risiko akumulasi obat dan asidosis laktat meningkat secara substansial 1, 3
Situasi yang Memerlukan Penghentian Sementara
Hentikan metformin sementara pada kondisi berikut: 2, 5, 4, 3
- Penyakit akut yang menyebabkan dehidrasi (sepsis, demam tinggi, diare berat, muntah) 2
- Prosedur bedah dengan pembatasan asupan oral 3
- Prosedur pencitraan dengan kontras iodinasi pada pasien dengan:
- Kondisi hipoksia (gagal jantung akut, infark miokard, syok) 3
Re-evaluasi eGFR 48 jam setelah prosedur kontras sebelum memulai kembali metformin 3
Monitoring yang Diperlukan
- eGFR ≥60: Monitor tahunan 2, 4
- eGFR 45-59: Monitor setiap 3-6 bulan 1, 2, 4
- eGFR 30-44: Monitor setiap 3-6 bulan 1, 4
- Vitamin B12: Periksa jika penggunaan metformin >4 tahun 2, 4
Kekuatan Bukti dan Nuansa
Rekomendasi ini berasal dari konsensus ADA-KDIGO 2022 yang merupakan panduan tertinggi 1, didukung oleh label FDA yang direvisi tahun 2016 3. Bukti menunjukkan bahwa risiko asidosis laktat terkait metformin sangat rendah (3-10 per 100.000 orang-tahun) dan tidak berbeda signifikan dari populasi diabetes umum 6.
Penting: Hampir semua kasus asidosis laktat terkait metformin (97%) terjadi bersamaan dengan faktor risiko independen seperti acute kidney injury, bukan karena metformin itu sendiri 1, 7. Studi populasi menunjukkan bahwa penggunaan metformin pada eGFR 45-60 mL/min/1.73 m² justru dikaitkan dengan penurunan mortalitas dibanding terapi lain 2, 5.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Jangan menggunakan kreatinin serum saja tanpa menghitung eGFR—ini dapat menyebabkan penghentian metformin yang tidak tepat terutama pada pasien lansia atau bertubuh kecil 2
- Jangan gagal menurunkan dosis secara proporsional saat eGFR turun di bawah 45 mL/min/1.73 m²—ini meningkatkan risiko akumulasi 2, 5
- Jangan melanjutkan metformin saat penyakit akut yang dapat mempengaruhi fungsi ginjal 2, 5
Alternatif Jika Metformin Harus Dihentikan
Jika metformin harus dihentikan karena eGFR <30 mL/min/1.73 m², pilihan lini pertama adalah: 2