What is the recommended renal dose adjustment for metformin in a patient with impaired renal function?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 23, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Metformin pada Gangguan Fungsi Ginjal

Metformin dapat digunakan dengan aman pada pasien dengan eGFR ≥30 mL/min/1.73 m², dengan dosis maksimal 1000 mg/hari untuk eGFR 30-44 mL/min/1.73 m², dan pertimbangan penurunan dosis untuk eGFR 45-59 mL/min/1.73 m² pada pasien dengan risiko tinggi asidosis laktat. 1, 2, 3

Algoritma Penyesuaian Dosis Berdasarkan eGFR

eGFR ≥60 mL/min/1.73 m²

  • Gunakan dosis standar metformin hingga maksimal 2550 mg/hari dalam dosis terbagi 3
  • Monitor fungsi ginjal minimal setahun sekali 2, 4

eGFR 45-59 mL/min/1.73 m²

  • Lanjutkan dosis saat ini pada sebagian besar pasien 1, 2
  • Pertimbangkan penurunan dosis jika pasien memiliki faktor risiko tambahan untuk asidosis laktat seperti risiko dehidrasi, penyakit hati, atau gagal jantung 1
  • Tingkatkan frekuensi monitoring eGFR menjadi setiap 3-6 bulan 1, 2, 4
  • FDA tidak merekomendasikan inisiasi metformin baru pada rentang eGFR ini 3

eGFR 30-44 mL/min/1.73 m²

  • Wajib kurangi dosis menjadi maksimal 1000 mg/hari 1, 2, 5, 4
  • Monitor eGFR setiap 3-6 bulan 1, 4
  • FDA tidak merekomendasikan inisiasi metformin baru pada rentang eGFR ini 3
  • Evaluasi ulang rasio manfaat-risiko secara berkala 2, 3

eGFR <30 mL/min/1.73 m²

  • Kontraindikasi absolut—hentikan metformin segera 1, 2, 5, 3
  • Risiko akumulasi obat dan asidosis laktat meningkat secara substansial 1, 3

Situasi yang Memerlukan Penghentian Sementara

Hentikan metformin sementara pada kondisi berikut: 2, 5, 4, 3

  • Penyakit akut yang menyebabkan dehidrasi (sepsis, demam tinggi, diare berat, muntah) 2
  • Prosedur bedah dengan pembatasan asupan oral 3
  • Prosedur pencitraan dengan kontras iodinasi pada pasien dengan:
    • eGFR 30-60 mL/min/1.73 m² 3
    • Riwayat penyakit hati, alkoholisme, atau gagal jantung 2, 3
    • Pemberian kontras intra-arterial 3
  • Kondisi hipoksia (gagal jantung akut, infark miokard, syok) 3

Re-evaluasi eGFR 48 jam setelah prosedur kontras sebelum memulai kembali metformin 3

Monitoring yang Diperlukan

  • eGFR ≥60: Monitor tahunan 2, 4
  • eGFR 45-59: Monitor setiap 3-6 bulan 1, 2, 4
  • eGFR 30-44: Monitor setiap 3-6 bulan 1, 4
  • Vitamin B12: Periksa jika penggunaan metformin >4 tahun 2, 4

Kekuatan Bukti dan Nuansa

Rekomendasi ini berasal dari konsensus ADA-KDIGO 2022 yang merupakan panduan tertinggi 1, didukung oleh label FDA yang direvisi tahun 2016 3. Bukti menunjukkan bahwa risiko asidosis laktat terkait metformin sangat rendah (3-10 per 100.000 orang-tahun) dan tidak berbeda signifikan dari populasi diabetes umum 6.

Penting: Hampir semua kasus asidosis laktat terkait metformin (97%) terjadi bersamaan dengan faktor risiko independen seperti acute kidney injury, bukan karena metformin itu sendiri 1, 7. Studi populasi menunjukkan bahwa penggunaan metformin pada eGFR 45-60 mL/min/1.73 m² justru dikaitkan dengan penurunan mortalitas dibanding terapi lain 2, 5.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • Jangan menggunakan kreatinin serum saja tanpa menghitung eGFR—ini dapat menyebabkan penghentian metformin yang tidak tepat terutama pada pasien lansia atau bertubuh kecil 2
  • Jangan gagal menurunkan dosis secara proporsional saat eGFR turun di bawah 45 mL/min/1.73 m²—ini meningkatkan risiko akumulasi 2, 5
  • Jangan melanjutkan metformin saat penyakit akut yang dapat mempengaruhi fungsi ginjal 2, 5

Alternatif Jika Metformin Harus Dihentikan

Jika metformin harus dihentikan karena eGFR <30 mL/min/1.73 m², pilihan lini pertama adalah: 2

  • GLP-1 receptor agonist kerja panjang (dulaglutide, liraglutide, semaglutide) dengan manfaat kardiovaskular terdokumentasi 2
  • DPP-4 inhibitor dengan penyesuaian dosis renal jika GLP-1 RA tidak dapat digunakan 2
  • Insulin menjadi pilihan utama pada eGFR <30 mL/min/1.73 m² dengan pengurangan dosis 25-50% 2

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Metformin Use in Patients with Reduced Kidney Function

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Metformin Use in Type 2 Diabetes with Renal Considerations

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Metformin Use in Patients with Reduced Renal Function

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Related Questions

What is the recommended dosing of metformin (biguanide) for a patient with type 2 diabetes and impaired renal function?
How should metformin be used in patients with impaired renal function?
How often should the dose of metformin (biguanide) be adjusted based on blood sugar levels in a patient with type 2 diabetes mellitus (T2DM) and impaired renal function?
What is the management plan for an 84-year-old female with type 2 diabetes mellitus, HbA1c of 6.7%, and mild impaired renal function on metformin 500mg bid?
What additional measures for a type 2 diabetes patient with impaired renal function, on Metformin, Jardiance (Empagliflozin), and 70/30 insulin, with A1c 7.4% and eGFR 55?
Can a hypertensive patient post hemicraniectomy (surgical removal of part of the skull) start taking vitamin C with zinc?
What is the recommended treatment and duration of antibiotics for a patient with typhoid salmonella, considering factors such as disease severity, medical history, age, weight, and renal function?
What is the mechanism of rectal bleeding in elderly or critically ill patients with limited mobility and significant medical histories, including potential neurological disorders or post-surgical complications, using Fecal Management Systems (FMS)?
What conditions are considered high-risk for developing infective endocarditis, including prosthetic valves, atrial septal defect, history of infective endocarditis, bypass surgery, and congenital heart disease?
What should be done for an adult patient with a history of urinary tract infections, currently on tazobactam (piperacillin/tazobactam), who develops leukocytosis and has mild pyuria?
What are the differences between atopic dermatitis (eczema) and psoriasis in terms of symptoms, treatment, and patient management?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.