Manajemen Warfarin pada Pasien DVT dengan INR 3.08
Turunkan dosis warfarin karena INR 3.08 berada di atas rentang terapeutik target 2.0-3.0, yang meningkatkan risiko perdarahan tanpa memberikan manfaat tambahan dalam pencegahan trombosis. 1
Rasional Penurunan Dosis
- Target INR untuk DVT adalah 2.0-3.0 dengan nilai ideal sekitar 2.5, dan INR >3.0 tidak memberikan manfaat terapeutik tambahan tetapi secara signifikan meningkatkan risiko perdarahan 1, 2
- Risiko perdarahan meningkat secara eksponensial ketika INR melebihi 3.0, dan menjadi tidak dapat diterima secara klinis ketika INR >5.0 2
- Pada pasien usia ≥75 tahun dengan DVT, risiko perdarahan gastrointestinal dan intrakranial lebih tinggi, sehingga kontrol INR yang ketat sangat penting 3
Rekomendasi Penyesuaian Dosis
- Turunkan dosis warfarin sebesar 5-15% dari dosis saat ini (dari 4mg menjadi sekitar 3.5mg atau 3mg) 1
- Untuk pasien usia >62 tahun, pertimbangkan target INR yang lebih rendah dalam rentang 2.0-2.5 untuk mengurangi risiko perdarahan mayor 4
- Periksa ulang INR dalam 4-7 hari setelah penyesuaian dosis untuk memastikan INR kembali ke rentang terapeutik 5, 1
Monitoring Lanjutan
- Setelah INR stabil dalam rentang 2.0-3.0, lakukan pemeriksaan INR setiap 1-2 minggu selama 2-3 minggu pertama 5
- Jika INR tetap stabil, interval monitoring dapat diperpanjang menjadi setiap 2-4 minggu 5
- Pada pasien dengan INR yang konsisten stabil, interval dapat diperpanjang hingga 6-12 minggu 5
Pertimbangan Penting
Faktor yang Mempengaruhi INR
- Evaluasi kepatuhan minum obat dan konsistensi asupan makanan yang mengandung vitamin K 6, 1
- Periksa interaksi obat yang dapat meningkatkan efek warfarin, terutama pada pasien dengan penyakit komorbid atau yang menggunakan obat-obatan lain 3, 5
- Pada pasien lansia atau dengan gangguan fungsi hati, dosis pemeliharaan yang lebih rendah sering diperlukan 1
Durasi Terapi
- Untuk DVT episode pertama dengan faktor risiko reversibel: 3 bulan 1, 2
- Untuk DVT idiopatik/unprovoked: minimal 6-12 bulan 1, 2
- Untuk DVT rekuren: pertimbangkan terapi indefinit dengan evaluasi berkala risiko-manfaat 1, 2
Kesalahan yang Harus Dihindari
- Jangan melanjutkan dosis yang sama ketika INR >3.0, karena ini meningkatkan risiko perdarahan mayor tanpa manfaat tambahan 1
- Jangan menurunkan dosis terlalu drastis (>20-25%) karena dapat menyebabkan INR turun di bawah rentang terapeutik dan meningkatkan risiko trombosis rekuren 7
- Jangan mengabaikan edukasi pasien tentang tanda-tanda perdarahan (perdarahan gusi, memar mudah, urin/feses berdarah) dan pentingnya konsistensi diet vitamin K 3, 6
Pemantauan Hasil Klinis
- Nilai tanda dan gejala DVT rekuren pada setiap kunjungan: nyeri betis, pembengkakan, eritema 6
- Evaluasi tanda-tanda perdarahan pada setiap kunjungan, terutama perdarahan gastrointestinal dan intrakranial pada pasien lansia 3, 2
- Pertimbangkan penggunaan stoking kompresi bertingkat (30-40 mmHg) selama 2 tahun untuk mengurangi risiko sindrom post-trombotik 6